Mantan Bupati Aceh Tamiang, Hamdan Sati Gabung ke PKB

- Editor

Jumat, 24 April 2026 - 14:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TAMIANG/Tribuneindonesia.com

Bupati Aceh Tamiang periode 2012-2017, Hamdan Sati resmi bergabung ke Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Keputusan tersebut dikatakan Hamdan Sati dalam pertemuan Konsolidasi PKB Aceh Tamiang dengan Ketua DPW PKB Aceh, H Ruslan Daud (HRD), di The Best Coffee Aceh Tamiang, Jumat (24/4/2026).

Dalam konsolidasi partai tersebut, Hamdan Sati hadir bersama sejumlah tokoh masyarakat, kader, dan simpatisan. Ini menunjukkan sinyal kuat bahwa PKB semakin menjadi magnet bagi tokoh-tokoh berpengaruh di daerah.

Beliau mengaku siap memperkuat barisan PKB, baik di Kabupaten Aceh Tamiang maupun secara umum di tingkat Provinsi Aceh.

Hamdan Sati mengungkapkan bahwa keputusannya bergabung ke PKB bukanlah langkah yang diambil secara tiba-tiba. Ia mengaku telah melakukan komunikasi intensif, termasuk dua kali pertemuan langsung dengan HRD.

Dari pertemuan tersebut, Hamdan mengaku mendapatkan kesan mendalam terhadap kepemimpinan dan visi besar yang diusung PKB.

“Saya melihat keseriusan dan ketulusan dalam membangun Aceh melalui PKB. Sosok Haji Ruslan M Daud memperlihatkan kepemimpinan yang kuat, inklusif, dan berorientasi pada kemaslahatan masyarakat luas. Ini yang membuat saya tertarik untuk ikut bergabung dan berkontribusi,” ujar Hamdan Sati.

Ia juga menambahkan bahwa PKB saat ini memiliki arah politik yang jelas dan mengusung politik kehadiran, dengan pendekatan yang merangkul berbagai elemen masyarakat, mulai dari ulama, tokoh agama, pemuda, petani, nelayan, hingga kalangan profesional. Menurutnya, hal ini sejalan dengan kebutuhan Aceh ke depan yang membutuhkan kekuatan politik yang solid, inklusif, dan berakar pada aspirasi rakyat.

Kawan Lama, Bertemu Kembali di Panggung Politik

Menariknya, hubungan antara Hamdan Sati dan HRD bukanlah hubungan baru. Keduanya merupakan kawan lama yang pernah sama-sama menjabat sebagai kepala daerah pada periode yang sama, yakni 2012–2017.

Baca Juga:  Wagub Aceh Ambil Alih Kendali, Polemik Huntara Bireuen Resmi Diakhiri

Kesamaan perjalanan kepemimpinan itu menjadi salah satu faktor kedekatan dan kesamaan visi di antara keduanya. Kini, pertemuan kembali dalam satu barisan politik di bawah naungan PKB menjadi momentum penting yang sarat makna—bukan sekadar reuni politik, tetapi juga penyatuan pengalaman dan jejaring untuk memperkuat perjuangan bersama di Aceh.

Hamdan Sati merupakan tokoh senior yang memiliki pengaruh kuat di tengah masyarakat Tamiang. Sosoknya dikenal luas sebagai figur berpengalaman, serta memiliki jejaring sosial-politik yang solid dan loyalitas basis massa yang signifikan.

Selain dikenal sebagai pemimpin yang dekat dengan masyarakat, Hamdan juga memiliki reputasi sebagai figur yang mampu menjaga stabilitas sosial dan politik di daerahnya.

Pengamat menilai, bergabungnya Hamdan Sati ke PKB bukan hanya memperkuat struktur partai, tetapi juga memberikan efek elektoral yang signifikan. Basis dukungan yang dimilikinya diyakini dapat memperluas penetrasi PKB di wilayah Aceh Tamiang dan sekitarnya.

“PKB terbuka bagi siapa saja yang memiliki niat baik untuk membangun daerah. Bergabungnya Bapak Hamdan Sati adalah kehormatan bagi kami. Ini menunjukkan bahwa PKB semakin dipercaya sebagai rumah perjuangan bersama,” ungkap HRD.

Dengan bergabungnya Hamdan Sati, PKB Aceh kini semakin menunjukkan konsolidasi yang kuat dan inklusif. Partai ini terus memperluas basis dukungan dengan merangkul tokoh-tokoh strategis di berbagai daerah, sebagai bagian dari upaya membangun kekuatan politik yang solid dan berkelanjutan di Aceh.

Langkah ini sekaligus menegaskan bahwa dinamika politik Aceh menjelang agenda-agenda besar ke depan semakin menarik, dengan PKB tampil sebagai salah satu kekuatan yang diperhitungkan. (*)

Berita Terkait

Dugaan Dana BOS SMAN 2 Lawe Sigala-Gala Aceh Tenggara diduga Banyaknya olah
Hangatnya Penyambutan Erwin Widihantono: Babak Baru Kolaborasi Pemkot Bitung dan Kejaksaan
Gugatan Informasi Desa: Komisi Informasi Aceh Sidangkan 9 Desa kabupaten aceh tenggara dalam Satu Hari
Dandim 1310/Bitung: Semangat Kartini Adalah Pilar Ketangguhan Bangsa
Menanti Jembatan Perintis Garuda: Harapan Baru Warga Rap-Rap Memutus Isolasi Akses
Performa Gemilang Disnaker Bitung: Baru Kuartal Pertama, Capaian Retribusi Sudah Lewati Separuh Target
Komunitas Ojol, Korlantas Polri dan Jasa Raharja Dorong Peran Aktif Pengemudi dalam Menekan Risiko Kecelakaan
Dana ZIS Agara Pengalihan Sudah menjurus Keranah Hukum
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 14:40

Dugaan Dana BOS SMAN 2 Lawe Sigala-Gala Aceh Tenggara diduga Banyaknya olah

Jumat, 24 April 2026 - 14:35

Mantan Bupati Aceh Tamiang, Hamdan Sati Gabung ke PKB

Jumat, 24 April 2026 - 13:04

Hangatnya Penyambutan Erwin Widihantono: Babak Baru Kolaborasi Pemkot Bitung dan Kejaksaan

Jumat, 24 April 2026 - 10:10

Gugatan Informasi Desa: Komisi Informasi Aceh Sidangkan 9 Desa kabupaten aceh tenggara dalam Satu Hari

Jumat, 24 April 2026 - 08:46

Menanti Jembatan Perintis Garuda: Harapan Baru Warga Rap-Rap Memutus Isolasi Akses

Jumat, 24 April 2026 - 04:57

Performa Gemilang Disnaker Bitung: Baru Kuartal Pertama, Capaian Retribusi Sudah Lewati Separuh Target

Kamis, 23 April 2026 - 16:14

Komunitas Ojol, Korlantas Polri dan Jasa Raharja Dorong Peran Aktif Pengemudi dalam Menekan Risiko Kecelakaan

Kamis, 23 April 2026 - 13:12

Dana ZIS Agara Pengalihan Sudah menjurus Keranah Hukum

Berita Terbaru