Bitung | Tribuneindonesia.com – Aura kolaborasi mengental di pusat pemerintahan Kota Bitung saat Wali Kota Hengky Honandar, SE, secara resmi menyambut nakhoda baru Korps Adhyaksa Bitung. Jumat (24/04/26).
Kehadiran Erwin Widihantono, S.H., M.H., sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) yang baru, menandai babak baru dalam koordinasi penegakan hukum di wilayah tersebut.
Dalam agenda formal yang berlangsung khidmat tersebut, Wali Kota didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bitung, Ny. Ellen Honandar Sondakh, SE, beserta jajaran unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang hadir memberikan penghormatan bagi pejabat baru tersebut.
Penyambutan ini bukan sekadar seremoni protokoler belaka, melainkan manifestasi dari komitmen Pemerintah Kota Bitung dalam merajut hubungan harmonis dengan instansi vertikal.
Kehadiran para pemangku kepentingan dalam acara tersebut mempertegas dukungan kolektif terhadap penguatan stabilitas di berbagai sektor.
Membuka sambutannya, Wali Kota Hengky Honandar menyampaikan selamat datang yang tulus atas nama pribadi, pemerintah, dan seluruh warga Kota Bitung.
Ia menekankan bahwa kota ini senantiasa terbuka bagi figur-figur yang siap berkontribusi bagi kemajuan daerah.
”Selamat datang kepada Bapak Erwin Widihantono di kota yang kita cintai bersama. Kota ini terus bergerak dinamis dengan semangat harmonisasi menuju Bitung Maju,”
tutur Honandar di hadapan tamu undangan dan jajaran pejabat yang hadir.
Walikota Hengky optimistis bahwa kepemimpinan Erwin Widihantono di Kejaksaan Negeri Bitung akan menjadi suntikan energi baru.
Ia meyakini sinergi antara pemerintah daerah dan penegak hukum akan semakin kokoh, terutama dalam mengawal kebijakan publik agar tetap berada di jalur yang benar.
Lebih lanjut, Wali Kota menggarisbawahi pentingnya transparansi dan keadilan dalam tata kelola pemerintahan.
Menurutnya, kolaborasi lintas sektoral adalah kunci utama untuk menjaga integritas birokrasi sekaligus menciptakan iklim investasi dan pembangunan yang kondusif.
”Kami sangat berharap sinergitas yang sudah berjalan baik selama ini tidak hanya dipertahankan, tetapi juga ditingkatkan. Fokus kita adalah penegakan hukum yang humanis dan berintegritas demi kesejahteraan masyarakat,”
tambah orang nomor satu di Bitung tersebut.
Di pengujung narasinya, Honandar menyisipkan doa dan harapan agar Kajari yang baru diberikan kelancaran dalam mengemban amanah.
Ia berharap bimbingan Tuhan menyertai setiap langkah Erwin Widihantono dalam menuntaskan tugas-tugas penegakan hukum di Kota Bitung.
Acara penyambutan ini ditutup dengan pesan kuat bahwa keselarasan antara eksekutif dan yudikatif adalah pilar utama dalam membangun daerah.
Momentum ini menjadi simbol nyata dari tekad bersama untuk menjadikan Bitung sebagai kota yang aman, tertib, dan berkelanjutan. (∗-kiti)

















