Syamsul Bahri Ketua GWI Banten kecam oknum Pelaksana Proyek Di Kampung Bayur Desa Kresek Yang Intimidasi Jurnalis.

- Editor

Jumat, 30 Mei 2025 - 03:51

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang | TribuneIndonesia.com

Kegiatan Proyek betonisasi dan Jembatan Penghubung yang diduga sarat penyimpangan,dan Berada Di Kampung Bayur RT 015/RW 005, Desa Kresek, Kecamatan Kresek kabupaten Tangerang,yang diduga tidak bertuan dan tanpa pengawasan yang jelas. Kamis Sore (29/05/2025).

Adapun Proyek tersebut tampak mencurigakan,karena tidak adanya papan informasi publik, sebagaimana diwajibkan oleh regulasi. Proyek tersebut seharusnya mencantumkan detail seperti sumber anggaran, nilai proyek, pelaksana proyek, dan imformasi pelaksanaan dimulai.

Maka dengan ketiadaan papan informasi tersebut memicu dugaan bahwa proyek ini dijadikan ajang “bacakan” anggaran,istilah yang biasa digunakan untuk menggambarkan praktik pemborosan atau penggelapan dana proyek oleh oknum pelaksana nakal,demi keuntungan pribadi atau kelompok tertentu.

Ketertutupan informasi dan minimnya pengawasan publik, membuka celah besar bagi praktik korupsi serta pelanggaran hukum lainnya.

Bagaimana dengan Masyarakat Sekitar, akankah peroyek tersebut bertahan lama, karena proyek yang seharusnya membawa manfaat bisa jadi tidak sesuai spesifikasi atau bahkan tak maksimal..

Pantauan awak media dilokasi proyek, HS yang diduga pelaksana kegiatan mengintimidasi wartawan, bahkan seolah-olah menantang. “Dengan sesumbar mengatakan kepada awak media,silahkan laporkan saja ke dinas, saya gak takut. Ujar HS lantang terkait proyek betonisasi yang berada di desa Sidoko, yang juga pernah tayang di salah satu media online Banten.

Baca Juga:  Lubang dan Gelombang di Pantai Labu Warga Menanti Aksi Pemkab Deli Serdang

“Menurut HS,kenapa tayang berita. kenapa tidak konfirmasi dulu, ujar HS dengan nada kasar kepada wartawan.”

Padahal sebelumnya wartawan Media online tersebut sudah mengkonfirmasi kepada HS,tetapi tidak di respon, dan dengan arogan nya HS Sebagai pelaksana tersebut seakan-akan menantang wartawan.

Menyikapi hal tersebut, Syamsul Bahri ketua Gabungnya Wartawan Indonesia (GWI) Provinsi Banten, Mengecam keras tindakan oknum pelaksana proyek yang telah mengintimidasi wartawan dilapangan.

Syamsul menambahkan, seharusnya pihak pelaksana proyek jika keberatan dengan adanya berita, Silahkan tuangkan hak jawab di media tersebut jangan mengintimidasi awak media,dan seolah-olah menantang serta mengintimidasi wartawan,ujarnya.

Wartawan itu pilar ke 4 Demokrasi dan kegiatannya di lindungi oleh undang-undang no 40 tentang Pers. Jangan mengintimidasi Jurnalis. Ujar Syamsul Bahri,geram. (Tim)

Berita Terkait

Bantuan Banjir Belum Cair, Warga Aceh Tamiang Pertanyakan Kepastian
Sinergi Kuat di Balik Layar Pemerintahan: Bupati Deli Serdang Gandeng IGB dan GRPK Kawal Program Rakyat
Mubes II IKA FH Unsam 2026″*Merajut Kenangan,Menyongsong Harapan*”
Surat Resmi Berubah Jadi Alarm Bahaya ! Dugaan Perampasan Lahan Sawah di Batang Kuis Seret 2  Nama Anggota DPRD
Semangat Hardiknas 2026, SMP Negeri 1 Manyak Payed Teguhkan Komitmen Pendidikan Berkualitas
TAMPERAK dan LHI Soroti Ketidakakuratan Data Desil: Ancaman Serius bagi Kebijakan Publik
PERWAL : Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Langsa, Antara Gebrakan Awal dan Ujian Bencana
Resahkan Masyarakat Kota Gunungsitoli, Polres Nias Gulung Terduga Pelaku Penjambretan
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 05:01

Digagalkan: Satresnarkoba Polres Bitung Ringkus Dua Pemuda di Matuari

Rabu, 6 Mei 2026 - 01:11

Wali Kota Bitung Beri Apresiasi Tinggi, STIE Petra Jadi Motor Penggerak Ekonomi Digital Lewat Petra Expo 2026

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:09

Enam Bulan Pasca Banjir, SD Negeri 5 Tanah Jambo Aye Masih Belum Pulih Sepenuhnya

Selasa, 5 Mei 2026 - 16:06

​Apresiasi Dedikasi, Pelindo Bitung Ganjar 10 Karyawan Predikat Pegawai Terbaik 2025

Selasa, 5 Mei 2026 - 12:05

BALIK “AMAN-AMAN SAJA”: Dugaan Pelanggaran Sertifikasi dan Status Honorer di SMPN 4 Kutacane Kian Menguat

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:23

SKANDAL SERTIFIKASI MENGUAT: Pernyataan “Aman-Aman Saja” di SMP Negeri 4 Kutacane Diduga Abaikan Aturan Negara

Selasa, 5 Mei 2026 - 09:57

​Sasar Warga Kasawari, Pegadaian Edukasi Strategi Investasi Emas dan Optimalisasi ‘Aset Tidur’

Selasa, 5 Mei 2026 - 06:32

GURU “SILUMAN” DI SD NEGERI 1 SEMADAM, ACEH TENGGARA: TIGA NAMA MASUK RADAR PENYELIDIKAN, KEPSEK DAN DINAS DIDUGA TUTUP RAPAT INFORMASI

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x