Panen Raya Cabai Beringin, Bupati Asri Ludin Tegaskan Komitmen Besar untuk Petani

- Editor

Jumat, 19 September 2025 - 00:50

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Deli Serdang | TribuneIndonesia.com
Hamparan hijau berpadu merah menyala cabai di Desa Pasar V Kebun Kelapa, Kecamatan Beringin, menyuguhkan pemandangan luar biasa pada Kamis sore. Di atas lahan seluas 51 hektare milik Kelompok Tani Wonogiri, enam hektare di antaranya ditanami cabai. Dari ribuan batang yang tumbuh subur, setiap batangnya diperkirakan mampu menghasilkan delapan ons hingga satu kilogram cabai, sebuah capaian yang membanggakan dan memberi harapan bagi petani sekaligus masyarakat.

Panen raya ini tak hanya menjadi momen kebahagiaan bagi para petani, tetapi juga simbol kuat hadirnya pemerintah di tengah mereka. Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan, bersama Wakil Bupati Lom Lom Suwondo SS, datang langsung menyapa para petani. Dalam suasana penuh semangat, Bupati menegaskan bahwa petani adalah ujung tombak ketahanan pangan dan pemerintah akan selalu mendukung penuh perjuangan mereka.

“Petani adalah ujung tombak ketahanan pangan. Pemerintah akan terus hadir mendukung, baik melalui infrastruktur pertanian, penyediaan alat, maupun kepastian pasar,” tegas Bupati disambut tepuk tangan para petani yang hadir.

Asri Ludin juga mengingat kembali kunjungannya tiga bulan lalu ke lahan yang sama. Ia menegaskan bahwa setiap aspirasi petani akan diperjuangkan, termasuk permintaan alat pertanian baru yang akan diupayakan masuk dalam anggaran berikutnya.

Lebih jauh, ia memberikan arahan penting terkait distribusi cabai hasil panen. “Penyerapan hasil panen harus diprioritaskan untuk masyarakat sekitar. Jangan sampai hanya menguntungkan segelintir orang. Nanti Koperasi Merah Putih akan menjadi penyangga distribusi, sehingga ketika masyarakat sudah cukup, hasil panen bisa langsung disalurkan ke koperasi,” imbaunya.

Baca Juga:  Masyarakat Pejuang Keadilan di Pidie Menolak atas Kehadiran Batalyon Baru di Aceh

Selain menjadi momentum syukur, panen raya ini juga dianggap sebagai langkah nyata pengendalian harga cabai yang selama ini menjadi salah satu komoditas penyumbang inflasi. Dengan ketersediaan hasil panen yang melimpah dan distribusi yang tepat, masyarakat diharapkan bisa mendapatkan harga yang lebih stabil dan terjangkau.

Ketua Kelompok Tani Wonogiri, Heriyanto, tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya atas hasil yang menggembirakan ini. “Kami berterima kasih kepada Pak Bupati yang selalu mendampingi sejak proses tanam hingga panen. Bulan Oktober nanti kami akan kembali menanam cabai. Namun, kami masih membutuhkan alat pencacah tanah agar proses pengolahan lebih cepat,” ungkapnya dengan penuh harapan.

Heriyanto juga menyampaikan bahwa kelompoknya pernah mendapat bantuan irigasi berupa 24 titik sumur bor. Meski sangat membantu, masih ada tantangan pada sistem pembuangan air yang perlu segera diperbaiki agar lahan bisa lebih optimal dalam jangka panjang.

Di tengah suasana penuh semangat itu, wajah para petani tampak berseri. Mereka bukan sekadar merayakan panen, tetapi juga merayakan hadirnya sebuah harapan baru. Dengan dukungan pemerintah dan kerja keras yang tak pernah padam, para petani Deli Serdang yakin mampu terus menjaga ketahanan pangan dan mengangkat kesejahteraan keluarga mereka.

Ilhan Gondrong

Berita Terkait

Rumah Datuk Ong Menuju Cagar Budaya, P2BMI Audiensi dengan Bupati Deli Serdang
Kades Sena Diduga Biarkan Rangkap Jabatan, P2BMI Resmi Layangkan Surat Pengaduan
Pustu Direhabilitasi Tapi Tak Berfungsi, Ketua LKGSAI Desak APH Bongkar Tabir di Dinkes Aceh Tenggara
Sinergi Seni dan Pemerintahan, Papa-kini Apresiasi Kinerja Wakil Bupati Pidie
Sekjen LKGSAI Jamal.B: Pustu Direhab Tapi Tak Dihuni Bidan, Ini Bentuk Pembiaran dan Kegagalan Pemerintah Daerah
Ketua LSM PPKMA M. Jenen, SE: Pustu Direhab Tapi Kosong, Ini Pemborosan Anggaran dan Pengkhianatan Hak Rakyat
RDP Batal, Tiga Dinas Bungkam, DPRD Deli Serdang Ikut “Masuk Angin”? Jeritan Ibu Rumah Tangga Korban Pagar Ambruk Kian Diabaikan
RSUD di Aceh Tenggara Gunakan Teknologi Kolonoskopi, Perkuat Deteksi Dini Penyakit Dalam
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 11:39

​Identitas Terungkap: Staf Khusus Gubernur Sulut Diduga Lecehkan Perempuan di Warung Makan Manado

Minggu, 1 Februari 2026 - 11:04

Sulut di Ambang Kolaps Ekologis: Obral Izin Tambang Kepung Ruang Hidup

Minggu, 1 Februari 2026 - 07:44

​TNI AL Berhasil Gagalkan Penyelundupan 74 Ton Arang Bakau di Tanjung Priok, Negara Nyaris Rugi Miliaran Rupiah

Sabtu, 31 Januari 2026 - 13:15

Aplikasi SIGNAL Corporate, Rapat Koordinasi Bersama Stakeholders Digelar di Jasa Raharja Kanwil DKI Jakarta

Sabtu, 31 Januari 2026 - 10:20

Warga Lawe Berigin Horas Tolak Hasil Audit Inspektorat, Desak Kejaksaan Audit Ulang Dana Desa

Sabtu, 31 Januari 2026 - 03:57

Dinas Pendidikan Provinsi Aceh Kunjungi Sekolah SMA dan SMK di Aceh Tenggara

Jumat, 30 Januari 2026 - 16:37

TNI dan Masyarakat Terus Membantu Membersihkan Rumah Warga Pasca Banjir dan Tanah Longsor

Jumat, 30 Januari 2026 - 16:32

Enam Bulan Absen Masuk Kantor, ASN Di Dinas LHK Agara Dilaporkan.

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x