Kades Sena Diduga Biarkan Rangkap Jabatan, P2BMI Resmi Layangkan Surat Pengaduan

- Editor

Jumat, 30 Januari 2026 - 14:42

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batang Kuis I TribuneIndonesia.com Dugaan praktik rangkap jabatan sejumlah pegawai Desa Sena, Kecamatan Batang Kuis, memicu sorotan keras. Dewan Pimpinan Wilayah Perkumpulan Penulis Berita Media Indonesia (DPW P2BMI) Sumatera Utara resmi melayangkan surat pengaduan masyarakat bernomor 0126/DPW P2BMI/SU/1/2026 pada Jumat, 30 Januari 2026. Surat tersebut menyoroti indikasi pembiaran oleh Kepala Desa Sena terhadap aparatur desa yang diduga menjalankan pekerjaan ganda di luar tugas pemerintahan desa.

Langkah ini disebut sebagai bentuk keseriusan P2BMI dalam mengawal tata kelola pemerintahan desa agar berjalan sesuai aturan dan tidak merugikan pelayanan publik.

Dalam isi surat, P2BMI menegaskan bahwa aparatur desa seharusnya fokus menjalankan fungsi pelayanan masyarakat secara maksimal, bukan justru terpecah oleh pekerjaan lain yang berpotensi mengganggu tugas utama.

Sebelum surat resmi dilayangkan, tim investigasi P2BMI lebih dulu melakukan penelusuran lapangan.

Salah satu temuan penting berasal dari hasil konfirmasi dengan Komandan Security yang bertugas di Sport Centre. Dalam keterangannya, komandan tersebut membenarkan bahwa beberapa pegawai Kantor Desa Sena memang bekerja sebagai petugas keamanan dan terdaftar secara resmi.

Ketika ditanya mengenai pengetahuannya soal rangkap jabatan itu, komandan security tersebut mengakui bahwa dirinya mengetahui kondisi tersebut.

Ia bahkan mengaku sudah berulang kali menyarankan agar para pegawai desa yang bekerja sebagai security membuat surat rekomendasi resmi dari Kepala Desa Sena. Namun hingga kini, surat tersebut tidak pernah diterbitkan.

Fakta ini memunculkan dugaan kuat adanya pembiaran dari pimpinan desa. Kepala Desa Sena dinilai tidak tegas mengambil sikap, padahal persoalan rangkap jabatan aparatur desa berpotensi melanggar aturan dan mengganggu kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga:  Kepala Desa Sugiharjo Buktikan Kerja Nyata Parit Tertata, Jalan Bersih, Warga Bahagia

Tim P2BMI juga telah mencoba melakukan konfirmasi langsung kepada Kepala Desa Sena. Namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Kepala desa disebut terkesan bungkam dan enggan memberikan klarifikasi, bahkan dinilai alergi terhadap kehadiran tim investigasi. Sikap ini justru memperkuat kecurigaan publik bahwa ada persoalan serius yang sengaja ditutup-tutupi.

DPW P2BMI menilai persoalan ini bukan sekadar pelanggaran administratif, tetapi menyangkut integritas penyelenggaraan pemerintahan desa. Aparatur desa yang merangkap pekerjaan dikhawatirkan tidak dapat memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat, terlebih jika jam kerja dan tanggung jawab terbagi.

Dalam alinea akhir surat pengaduan tersebut, Ketua DPW P2BMI secara tegas meminta Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumut (Kadispora Sumut), Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), serta Inspektorat Kabupaten Deli Serdang untuk turun tangan melakukan investigasi menyeluruh. P2BMI menuntut adanya tindakan tegas apabila ditemukan pelanggaran.

Permintaan ini merujuk pada Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa serta Permendagri Nomor 67 Tahun 2017, yang menekankan pentingnya profesionalitas, disiplin, dan kepatuhan aparatur desa terhadap aturan.

Kasus ini kini menjadi perhatian publik Batang Kuis. Masyarakat menanti sikap tegas pemerintah daerah. Jika benar terjadi pembiaran, maka persoalan ini bukan hanya soal rangkap jabatan, tetapi menyangkut wibawa hukum dan komitmen pemerintah dalam menjaga tata kelola desa yang bersih dan bertanggung jawab.

Ilham Gondrong

Berita Terkait

Dapur Gizi dan Perburuan Pangan Lokal
Ketua Asrama Raja Ampat di Manado Desak Dinas Pendidikan Segera Bayar Kontrak Asrama
TPP ASN Rp104,5 Miliar Tak Kunjung Cair, Ketua DPRK Raja Ampat Desak Pemda Buka-bukaan
Bedah Rumah dan Saringan Zakat
Amputasi Andri dan Masa Depan yang Dipertaruhkan
UMKM Center dan Hitungan Omzet Pedagang
Jati Merah dan Tobat Ekologis
Johan Jalla Desak Depo Pertamina dan Pemda Simeulue Responsif Atasi Kelangkaan BBM
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 01:18

Perkuat Budaya K3, Pelindo Bitung Gelar Apel Keselamatan Kerja

Senin, 7 September 2026 - 23:28

TPP ASN Rp104,5 Miliar Tak Kunjung Cair, Ketua DPRK Raja Ampat Desak Pemda Buka-bukaan

Senin, 7 September 2026 - 22:15

HRD Desak Pemerintah Pusat Pastikan Dana Otsus Aceh Berlanjut dalam APBN 2027

Senin, 7 September 2026 - 22:14

Polsek Makmur Gencarkan Patroli dan Sosialisasi Cegah Karhutla

Senin, 7 September 2026 - 13:47

Ketua Asrama Raja Ampat di Manado Desak Dinas Pendidikan Segera Bayar Kontrak Asrama

Senin, 7 September 2026 - 08:35

TPP ASN Rp104,5 Miliar Tak Kunjung Cair, Ketua DPRK Raja Ampat Desak Pemda Buka-bukaan

Senin, 7 September 2026 - 06:03

Wakil Bupati Ir. H. Razuardi, M.T. Pimpin Upacara Peringatan Hardikda Aceh ke-67

Senin, 7 September 2026 - 04:14

SKPA di Aceh Diminta Publikasikan Setiap Kegiatan dan Proyek kepada Publik

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Dapur Gizi dan Perburuan Pangan Lokal

Selasa, 8 Sep 2026 - 01:00