​TNI AL Berhasil Gagalkan Penyelundupan 74 Ton Arang Bakau di Tanjung Priok, Negara Nyaris Rugi Miliaran Rupiah

- Editor

Minggu, 1 Februari 2026 - 07:44

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta | TribuneIndonesia.com

Komitmen TNI Angkatan Laut dalam menjaga kelestarian ekosistem pesisir kembali membuahkan hasil signifikan, Minggu (01/02/26).

Personel TNI AL berhasil mencegat upaya penyelundupan 74 ton arang bakau ilegal yang disembunyikan dalam dua kontainer berukuran 40 kaki di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (28/1).

Penggagalan ini merupakan tindak lanjut dari operasi intelijen yang memantau pergerakan komoditas terlarang tersebut sejak dari titik keberangkatannya di Kalimantan Barat.

​Kronologi operasi bermula saat tim intelijen mengendus aktivitas mencurigakan di Pelabuhan Tirta Ria, Kabupaten Kubu Raya.

Terpantau ada pemindahan sekitar 400 karung arang bakau dari kapal kayu KM Surya Jaya 1 ke dalam dua kontainer di atas kapal Icon James II 13 dengan tujuan Jakarta.

Informasi presisi tersebut langsung direspons dengan pengawasan ketat hingga kapal bersandar di Dermaga 210 Tanjung Priok, di mana petugas gabungan segera melakukan penyergapan.

​Komandan Kodaeral III, Laksda TNI Uki Prasetia, dalam konferensi persnya menegaskan bahwa keberhasilan ini adalah buah sinergi lintas sektoral.

TNI AL bergerak cepat berkoordinasi dengan KP3, Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), Bea Cukai, Pelindo, hingga BKSDA untuk melakukan pembongkaran paksa.

“Setelah diperiksa secara intensif, ditemukan muatan arang bakau seberat 74 ton yang disamarkan dalam kontainer tersebut,”

Ungkap Laksda TNI Uki Prasetia di hadapan media, Jumat (30/1).

Baca Juga:  Korps Marinir Tegaskan Narasi Dukungan 'Papua Merdeka' di Media Sosial Adalah Hoaks

Ditinjau dari sisi ekonomi dan ekologi, dampak kerusakan yang ditimbulkan sangatlah masif.

Dengan estimasi harga pasar ekspor mencapai Rp23.500 per kilogram, kerugian negara ditaksir menyentuh angka Rp1,7 miliar.

Namun, kerugian lingkungan jauh lebih mengkhawatirkan; produksi arang sebanyak itu diperkirakan telah melenyapkan sekitar 1.400 hingga 1.500 pohon bakau dewasa.

Kerusakan hutan mangrove ini secara langsung mengancam wilayah pesisir dengan risiko abrasi dan hilangnya habitat perikanan yang menjadi tumpuan hidup nelayan.

​Langkah tegas ini selaras dengan instruksi Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal). Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali yang menekankan penguatan kedaulatan hukum di wilayah perairan.

TNI AL menegaskan tidak akan memberi ruang bagi praktik ilegal yang merusak ekosistem laut dan mengancam keberlanjutan ekonomi masyarakat pesisir.

Saat ini, barang bukti telah diamankan guna proses hukum lebih lanjut demi memberikan efek jera bagi para pelaku kejahatan lingkungan. (Talia)

Berita Terkait

Korban Bencana Masih di Tenda : Pemkab Bireuen Gagal Penuhi Hak-Hak Korban Banjir
Kecelakaan Tunggal Truk Kontainer Menghebohkan Kawasan Plaza Bitung
HRD Serap Aspirasi Masyarakat Aceh Utara
Personil Koramil 02/Simeulue Tengah Karya Bakti Renovasi Musholla Makam Teuku Diujung Bersama Masyarakat.
​Kabag Ops Polres Bitung Pantau Pengamanan Voli Pelajar di Sagerat
Dankodaeral VIII Hadiri Upacara Hardiknas 2026, Gubernur Yulius: Pendidikan Harus Adaptif
​Miris, Dua Pelajar di Bitung Terjaring Tim Tarsius Saat Hendak Tawuran Antar Kampung
Rayakan Hari Buruh Internasional, Pelindo Regional 4 Bitung Komitmen Melangkah Maju Bersama Pekerja
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:11

Korban Bencana Masih di Tenda : Pemkab Bireuen Gagal Penuhi Hak-Hak Korban Banjir

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:01

Kecelakaan Tunggal Truk Kontainer Menghebohkan Kawasan Plaza Bitung

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:04

HRD Serap Aspirasi Masyarakat Aceh Utara

Minggu, 3 Mei 2026 - 02:00

​Kabag Ops Polres Bitung Pantau Pengamanan Voli Pelajar di Sagerat

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:55

Dankodaeral VIII Hadiri Upacara Hardiknas 2026, Gubernur Yulius: Pendidikan Harus Adaptif

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:24

​Miris, Dua Pelajar di Bitung Terjaring Tim Tarsius Saat Hendak Tawuran Antar Kampung

Sabtu, 2 Mei 2026 - 06:59

Rayakan Hari Buruh Internasional, Pelindo Regional 4 Bitung Komitmen Melangkah Maju Bersama Pekerja

Sabtu, 2 Mei 2026 - 04:59

Semangat Hardiknas 2026, Pengurus PGRI Bireuen Ajak Wujudkan Generasi Cerdas dan Berakhlak Mulia

Berita Terbaru

Sosial

HRD Serap Aspirasi Masyarakat Aceh Utara

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:04