Bitung | Tribuneindonesia.com – Sinergitas Polres Bitung memperkuat kolaborasi lintas instansi di Mako Polres Bitung, sebuah langkah krusial guna memastikan akurasi basis data pembangunan daerah yang dimulai dari meja kerja Kapolres, Senin (11/05/26).
Kapolres Bitung AKBP Albert Zai, S.I.K., M.H., menerima kunjungan silaturahmi Kepala BPS Kota Bitung di ruang kerjanya pada Senin (11/5), menandai dimulainya babak baru koordinasi intensif menjelang perhelatan besar statistik nasional.
Kepala BPS Kota Bitung Carlos Erickson, S.S.T., M.Si., membawa rombongan jajaran pimpinan untuk berdiskusi di Bitung tepat pukul 11.00 WITA, guna menyelaraskan persepsi mengenai teknis pengumpulan data di lapangan yang kerap menghadapi tantangan keamanan.
Persiapan Sensus Ekonomi 2026 menjadi agenda utama pembicaraan di Kota Bitung, di mana keakuratan informasi dari pelaku usaha sangat bergantung pada iklim keamanan yang kondusif selama proses pendataan berlangsung.
Dukungan penuh kepolisian dinyatakan secara tegas oleh AKBP Albert Zai di wilayah hukum Polres Bitung, sebagai bentuk tanggung jawab institusi dalam menjaga kelancaran program strategis nasional yang berbasis data primer.
Keamanan petugas sensus menjadi prioritas yang dibahas secara mendalam di Bitung, mengingat interaksi langsung dengan masyarakat dan pelaku industri memerlukan jaminan rasa aman agar data yang dihasilkan benar-benar objektif.
Partisipasi pelaku usaha ditekankan sebagai kunci keberhasilan dalam imbauan Kapolres di Kota Bitung, di mana kejujuran responden dalam memberikan informasi akan menentukan kualitas kebijakan ekonomi pemerintah di masa depan.
Kebijakan ekonomi tepat sasaran diharapkan lahir dari kolaborasi ini di Bitung, dengan harapan data yang komprehensif dapat meminimalkan kesalahan perencanaan pembangunan yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat luas.
Apresiasi tinggi BPS disampaikan oleh Carlos Erickson kepada pihak kepolisian di Markas Polres, mengingat sambutan hangat dan komitmen pengawalan ini menjadi suntikan energi positif bagi para petugas di lapangan nantinya.
Energi positif kolaborasi ini diharapkan mampu meredam potensi kendala komunikasi antara petugas dan pengusaha di seluruh pelosok Bitung, menciptakan suasana pendataan yang edukatif dan jauh dari kesan intimidatif.
Tata kelola pembangunan yang lebih responsif kini menjadi visi bersama di Kota Bitung, menutup pertemuan tersebut dengan optimisme bahwa integrasi antara keamanan dan statistik adalah fondasi utama kemajuan ekonomi berkelanjutan. (kiti)
















