ACEH | TribuneIndonesia.com
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Provinsi Aceh memastikan diri akan hadir penuh dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) DPP PJS Tahun 2026 yang akan digelar di Jakarta pada 12 Mei mendatang. Kehadiran DPD PJS Aceh disebut bukan sekadar memenuhi agenda organisasi, melainkan membawa semangat besar untuk mendorong perubahan dan penguatan marwah jurnalisme siber nasional.
Ketua DPD PJS Aceh, Chaidir Toweren, menegaskan Rapimnas 2026 menjadi momentum penting dalam menyatukan visi seluruh pengurus PJS se-Indonesia di tengah tantangan dunia pers yang semakin kompleks.
“Rapimnas ini bukan sekadar pertemuan seremonial. Ini adalah forum konsolidasi nasional untuk memperkuat organisasi, meningkatkan kualitas wartawan, serta memastikan PJS tetap menjadi garda terdepan dalam menjaga profesionalisme pers di Indonesia,” tegas Chaidir, Sabtu (9/5/2026).
Chaidir menyampaikan, dirinya bersama Sekretaris DPD PJS Aceh, Drs. M. Isa Alima, siap hadir dan memberikan kontribusi nyata demi kemajuan organisasi.
“Insya Allah kami hadir membawa semangat perubahan, soliditas, dan komitmen kuat untuk membesarkan PJS. Aceh siap menjadi bagian penting dalam penguatan organisasi dari daerah untuk Indonesia,” ujarnya.
Rapimnas DPP PJS 2026 akan berlangsung di Kampus Universitas Prof. Dr. Moestopo, Jakarta Selatan, dan dihadiri pengurus DPD PJS dari seluruh provinsi di Indonesia.
Forum nasional tersebut akan membahas sejumlah agenda strategis, mulai dari evaluasi kinerja DPD, pendataan anggota secara nasional, dan penandatanganan nota kesepahaman (MoU).
Tidak hanya itu, DPP PJS juga dijadwalkan meluncurkan website resmi organisasi sebagai simbol transformasi digital PJS menuju organisasi pers yang modern, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi.
Agenda penting lainnya adalah pemaparan pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Tahun 2026 yang dinilai menjadi langkah serius PJS dalam meningkatkan kualitas serta daya saing wartawan siber di tengah derasnya arus informasi digital.
Rapimnas juga akan menjadi ruang diskusi terbuka antara pengurus pusat dan daerah guna merumuskan arah baru organisasi, termasuk strategi menghadapi tantangan media masa kini yang menuntut wartawan semakin profesional, kritis, dan independen.
Chaidir berharap Rapimnas 2026 mampu melahirkan keputusan-keputusan besar yang berdampak nyata bagi kemajuan organisasi dan peningkatan kualitas wartawan di seluruh Indonesia.
“PJS harus tampil sebagai organisasi pers yang kuat, solid, dan berwibawa. Wartawan hari ini dituntut bukan hanya cepat memberitakan, tetapi juga mampu menjaga integritas, kompetensi, dan kepercayaan publik,” pungkasnya. (075)














