Mafia Tanah Dibidik, P2BMI Puji Polresta Deli Serdang

- Editor

Jumat, 20 Februari 2026 - 17:04

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BATANG KUIS | TribuneIndonesia.com Dugaan pemalsuan surat tanah di atas lahan eks PTPN di Kecamatan Batang Kuis mulai menguak praktik mafia tanah yang selama ini diduga kebal hukum. DPW P2BMI Sumatra Utara memberikan apresiasi terhadap kinerja Unit Harta Benda (Harda) Polresta Deli Serdang yang dinilai serius menangani laporan dugaan pemalsuan dokumen tanah.

Jumat, 20 Februari 2026 sekitar pukul 10.00 WIB, tim investigasi P2BMI mendampingi Abdul Hadi menjalani pemeriksaan di Unit Harda Polresta Deli Serdang. Pemeriksaan tersebut terkait dugaan pemalsuan Surat Keterangan Camat dengan nomor 593.83/546/2021, 593.83/545/2021, dan 593.83/547/2021.

Dalam penerbitan surat-surat tersebut, diduga terdapat tanda tangan dua pejabat kecamatan yang hingga kini masih aktif berdinas, masing-masing berinisial J di Deli Serdang dan AW di Kota Binjai. Dugaan ini semakin menguatkan indikasi bahwa praktik mafia tanah tidak berdiri sendiri, melainkan melibatkan oknum pejabat.

Hampir dua jam menjalani pemeriksaan, Abdul Hadi menyampaikan apresiasi atas sikap profesional penyidik Unit Harda yang berkomitmen mengusut tuntas dugaan keterlibatan mafia tanah di Kecamatan Batang Kuis. Ia menegaskan, korban dalam kasus ini merupakan warga Kabupaten Tanah Karo berinisial almarhum NT, yang diduga menjadi sasaran perampasan hak atas tanah melalui dokumen palsu.

Baca Juga:  Jaksa Terima Z dan M Pemilik Barang haram 108KG Ganja Dari Penyidik Mabes Polri

“Ini bukan perkara kecil. Ini soal kejahatan terstruktur yang merampas hak warga. Saya mengapresiasi penyidik Unit Harda Polresta Deli Serdang yang berjanji mengungkap praktik mafia tanah di Batang Kuis,” tegas Abdul Hadi.

Lebih jauh, Abdul Hadi meminta agar laporan pengaduan masyarakat (Dumas) yang ia sampaikan menjadi atensi serius pimpinan Polresta Deli Serdang. Ia mendesak agar pengusutan tidak berhenti pada pelaku lapangan, tetapi menjerat aktor intelektual di balik praktik pemalsuan surat tanah tersebut.

“Kasus ini harus dibongkar sampai ke otaknya. Tidak boleh ada yang kebal hukum di Deli Serdang. Kalau penyidik butuh keterangan tambahan atau alat bukti tambahan, saya siap menghadirkannya demi kelancaran penyelidikan. Kasus ini harus terang benderang,” tegasnya.

P2BMI Sumatra Utara menilai pengungkapan dugaan mafia tanah di Batang Kuis menjadi ujian serius bagi aparat penegak hukum. Publik kini menunggu, apakah Polresta Deli Serdang berani menyentuh oknum pejabat yang diduga terlibat, ataukah kasus ini akan kembali tenggelam seperti perkara-perkara mafia tanah lainnya.

Sorotan tajam kini mengarah ke Unit Harda Polresta Deli Serdang. Masyarakat menuntut keberanian, transparansi, dan ketegasan hukum. Mafia tanah harus dibongkar. Tidak ada ruang bagi kekebalan hukum di bumi Deli Serdang.

Ilham Gondrong

Berita Terkait

Setahun berlalu, kasus penikaman Abdul Hadi di Batang Kuis belum terungkap
Bantah Tuduhan Surat Palsu, Pihak Desa Pagar Merbau I Tegaskan Dokumen untuk Cagar Budaya
Dumas Proyek Fiktif Desa Aras Kabu memanas! DPW P2BMI Sumut desak Kejari Deli Serdang Serius bongkar dugaan
Dugaan Suap Proyek RSUD Djoelham Binjai, Rp300 Juta Disebut Menguap Tanpa Pekerjaan
Kepala SMA Negeri 2 Lawe Sigala-Gala Membangkang Sidang KIA, Terancam Sanksi Administratif hingga Pidana UU KIP
Korupsi Proyek Waterfront City Danau Toba Meledak, GM BUMN Ikut Ditahan, Negara Rugi Rp13 Miliar
Sekolah Rakyat Berdiri di Tanah Sengketa, Pemko Medan Diduga Abaikan Proses Hukum
Kejari Aceh Tenggara Lantik Tiga Pejabat Eselon IV, Kajari Tegaskan Komitmen Kejaksaan Modern dan Profesional
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 20 Februari 2026 - 14:21

Indonesia Siap Terjunkan 8.000 Personel demi Stabilitas Gaza

Jumat, 20 Februari 2026 - 13:50

Tim Sarana Prasarana Revitalisasi Pompa Air Laut TPI PPS Bitung

Jumat, 20 Februari 2026 - 08:52

Konsisten Kelola Reputasi Strategis, PHE NSO Raih Penghargaan PRIA Awards 2026

Jumat, 20 Februari 2026 - 05:06

Menembus Debu Demi Asa : Satgas TMMD Ke-127 TA 2026 Hadir Menghidupkan Akses dan Harapan di Jeumpa Sikureng

Kamis, 19 Februari 2026 - 22:16

DT Peduli dan Pemkab Bireuen Bangun 45 Hunian Tetap bagi korban Banjir dikecamatan jangka

Kamis, 19 Februari 2026 - 14:05

Kasus Dugaan Mark Up RSUD Muyang Kute Bener Meriah Mandek, Belum Ada Kepastian Hukum

Kamis, 19 Februari 2026 - 13:36

Hadirkan Rasa Nyaman, Personel Polsek Matuari Kawal Pelaksanaan Ibadah Tarawih

Kamis, 19 Februari 2026 - 12:42

Cegah Balap Liar, Satlantas Polres Bitung Bubarkan Kerumunan Remaja di Hari Pertama Ramadhan

Berita Terbaru

Hukum dan HAM

Mafia Tanah Dibidik, P2BMI Puji Polresta Deli Serdang

Jumat, 20 Feb 2026 - 17:04

Pemerintahan dan Berita Daerah

UMKM Tanjung Morawa Direlokasi, Pemkab Siapkan Sentra Baru 5.000 Meter Persegi

Jumat, 20 Feb 2026 - 12:37

Pemerintahan dan Berita Daerah

Pemkab Deli Serdang Pastikan Pasokan Pangan Terjaga

Jumat, 20 Feb 2026 - 12:18