UMKM Tanjung Morawa Direlokasi, Pemkab Siapkan Sentra Baru 5.000 Meter Persegi

- Editor

Jumat, 20 Februari 2026 - 12:37

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Deli Serdang | TribuneIndonesia.com — Pemerintah Kabupaten Deli Serdang menyiapkan langkah strategis menata kawasan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Simpang Limau Manis dan sekitar Alun-Alun Tanjung Morawa. Para pedagang yang selama ini berjualan di pinggir jalan akan direlokasi ke satu sentra terpadu di area eks Gudang Sentral PTPN I Regional 1, Jalan Limau Manis, Pasar XIII, Desa Limau Manis, Kecamatan Tanjung Morawa.

Lahan seluas 5.000 meter persegi itu dinilai memadai untuk menampung aktivitas UMKM sekaligus mengakhiri praktik berjualan di badan jalan yang kerap memicu kemacetan, rawan kecelakaan, dan menurunkan estetika kawasan.

“Kita ingin memanusiakan manusia. UMKM harus mendapatkan tempat yang layak, aman, dan tertib,” tegas Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan, saat meninjau lokasi rencana relokasi, Jumat (20/2/2026).

Menurut Bupati, seluruh UMKM yang selama ini menyebar di pinggiran Jalan Limau Manis hingga depan Alun-Alun Tanjung Morawa akan diarahkan menempati satu kawasan terpusat. Penataan ini bukan semata relokasi, melainkan upaya membangun ekosistem usaha yang lebih manusiawi, tertib, dan berkelanjutan.

Bangunan eks gudang PTPN yang ada di lokasi, kata Bupati, tidak akan dirusak. Revitalisasi dilakukan secara bertahap tanpa mengganggu struktur utama, dengan pemugaran fasilitas pendukung seperti musala, toilet, area parkir, serta ruang dagang yang lebih layak dan representatif.

“Nanti semua UMKM kita letakkan di sini. Lahannya cukup luas dan tidak mengganggu bangunan utama eks gudang PTPN,” ujarnya.

Baca Juga:  Ketua DPW PAN Syafruddin Bantu Anak Yatim dari Batanta Dapatkan Perawatan Medis

Lebih jauh, kawasan sentra UMKM tersebut direncanakan dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) setempat. Skema ini diharapkan menghadirkan tata kelola profesional, memperkuat pendapatan desa, sekaligus memastikan keberlanjutan pengelolaan kawasan.

Proses penataan akan melibatkan kolaborasi lintas perangkat daerah, mulai dari Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (Cikataru), Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan), Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag), hingga Dinas Koperasi dan UKM. Sinergi lintas sektor ini menjadi kunci agar relokasi tidak berhenti pada pemindahan fisik semata, tetapi juga diikuti pembinaan, penguatan usaha, serta peningkatan daya saing UMKM.

Dalam peninjauan lapangan itu turut hadir Kabag Manajemen Aset PTPN I Regional 1 Taufan Sidabalog; Kepala Dinas Koperasi dan UKM Deli Serdang Miska Gewasari; Kepala Dinas Perkimtan Yeti Sembiring; Kepala Dinas Cikataru Rahmadsyah; Kabag Tata Pemerintahan Adi Winarto; serta sejumlah pejabat lainnya.

Relokasi ini diharapkan menjadi titik balik penataan wajah Tanjung Morawa: kawasan lebih tertib, lalu lintas lebih lancar, UMKM naik kelas, dan ruang publik kembali nyaman. Pemerintah daerah menegaskan, penertiban akan dibarengi pendekatan humanis agar para pedagang tidak kehilangan ruang hidup, justru mendapatkan tempat usaha yang lebih layak dan bermartabat.

Ilham Gondrong

 

Berita Terkait

RSUD Raja Ampat Jadi Lokasi Studi Tiru RSUD Oksibil, Dari Papua Pegunungan Belajar ke Papua Laut
Dinas Sosial Langsa Turun Langsung, Berikan Perhatian dan Bantuan kepada Ibu Nur Asiah
Polemik Dokter Spesialis Anak di Raja Ampat Berujung Baik, Direktur RSUD Tekankan Profesionalitas dan Kepentingan Masyarakat
Sembilan Keluarga di Tanjung Morawa Terima Rumah Layak Huni, Bupati Serahkan Kunci
Tutup Latsar CPNS 2026, Hengky Honandar Tegaskan ASN Harus Utamakan Kepentingan Masyarakat
Erosi Sungai Ular Meluas, Relokasi Warga Jadi Pilihan Terakhir
Tiga Kompor Gas Meledak di Kantin RSUD Langsa, Api Berhasil Dipadamkan Tanpa Korban Jiwa, Pelayanan tetap Normal
Hampir Sepekan Berpolemik, Nasib Dokter Laura di RSUD Raja Ampat Temukan Titik Terang
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 02:35

Diduga Catut Nama Anak Sebagai Anak Didik TK Swasta Telege Ceret di Aceh Tengah Disorot

Rabu, 4 November 2026 - 00:43

RSUD Raja Ampat Jadi Lokasi Studi Tiru RSUD Oksibil, Dari Papua Pegunungan Belajar ke Papua Laut

Rabu, 4 November 2026 - 00:31

Berpolitik Serius, Ikutan atau Sekadar Latah?

Selasa, 3 November 2026 - 23:38

Kajari Simeulue Terima Tahap II, 5 Tersangka Korupsi Jalan Simpang Air Dingin-Labuhan Bajau Rp7,6 Miliar Resmi Ditahan

Selasa, 3 November 2026 - 14:17

Gebrakan Ceulangiek: Kembali Pimpin Yayasan Almuslim, Sukses Hadirkan Fakultas Kedokteran dan Gedung Miliaran Rupiah

Selasa, 3 November 2026 - 14:15

Pangdam IX/Udayana Kerahkan Jajaran Tangani Dampak Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah Bali

Selasa, 3 November 2026 - 13:30

Jelang Milad ke-79, Ahmad Syarifudin Ila Boyong Panitia Alkhairat Kunjungi Wali Kota Bitung

Selasa, 3 November 2026 - 12:44

Polemik Dokter Spesialis Anak di Raja Ampat Berujung Baik, Direktur RSUD Tekankan Profesionalitas dan Kepentingan Masyarakat

Berita Terbaru

Feature dan Opini

Berpolitik Serius, Ikutan atau Sekadar Latah?

Rabu, 4 Nov 2026 - 00:31

Pemerintahan dan Berita Daerah

Dinas Sosial Langsa Turun Langsung, Berikan Perhatian dan Bantuan kepada Ibu Nur Asiah

Selasa, 3 Nov 2026 - 19:10