Kodam IX/Udayana Gelar Doa Bersama Lintas Agama untuk Keselamatan dan Pemulihan Pascagempa NTT

- Editor

Rabu, 19 Agustus 2026 - 23:46

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Denpasar – |Tribuneindonesia.com Di tengah keprihatinan atas bencana gempa bumi yang melanda sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT), Kodam IX/Udayana menggelar Doa Bersama Lintas Agama dalam rangka Memohon Keselamatan dan Pemulihan Pascabencana Gempa Bumi, Rabu (19/8/2026). Kegiatan yang dipimpin langsung Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto tersebut berlangsung di Lapangan Makorem 163/Wira Satya dan diikuti seluruh personel militer serta PNS se-Garnisun Denpasar.

Pangdam IX/Udayana menyampaikan bahwa doa bersama tersebut memiliki makna yang sangat mendalam. Kegiatan ini bukan sekadar agenda keagamaan, melainkan momentum untuk menyatukan hati dan doa sebagai wujud kepedulian serta solidaritas terhadap masyarakat NTT yang tengah menghadapi musibah.

“Kita berkumpul bukan sekadar untuk melaksanakan kegiatan keagamaan, tetapi untuk menyatukan hati, pikiran, dan doa sebagai wujud kepedulian serta solidaritas terhadap saudara-saudara kita yang sedang menghadapi musibah bencana alam di wilayah Nusa Tenggara Timur,” ujar Pangdam.

Menurut Pangdam, perbedaan agama, keyakinan, dan latar belakang bukanlah penghalang untuk bersatu dalam kemanusiaan. Musibah yang dialami masyarakat NTT merupakan keprihatinan seluruh bangsa Indonesia.

“Di tengah perbedaan agama, keyakinan, dan latar belakang, kita menunjukkan bahwa rasa kemanusiaan dan semangat persaudaraan tetap menjadi kekuatan yang mempersatukan kita sebagai satu bangsa,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Pangdam mengajak seluruh peserta memanjatkan doa bagi masyarakat terdampak agar senantiasa diberikan keselamatan, perlindungan, kesehatan, kekuatan, dan ketabahan. Doa juga dipanjatkan bagi para korban meninggal dunia agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan.

Bagi Kodam IX/Udayana, kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana merupakan bagian dari pengabdian TNI. Kehadiran prajurit harus mampu memberikan rasa aman, meringankan beban, serta menghadirkan harapan bagi masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan.

Baca Juga:  PANGKORMAR DAMPINGI KASAL TERIMA KUNJUNGAN KEHORMATAN ADVISER TO THE PRESIDENT OF RUSSIAN FEDERATION

Ia juga mengajak pemerintah daerah, seluruh komponen bangsa, tokoh agama, dan masyarakat untuk terus memperkuat sinergi dalam penanganan dan pemulihan pascabencana. Kebersamaan dan semangat gotong royong menjadi kekuatan penting agar masyarakat terdampak dapat segera bangkit dan menata kembali kehidupannya.

Sementara itu, Ketua NU Provinsi Bali H. Mahrusun dalam ceramah kebangsaan mengajak seluruh peserta untuk bersama-sama mendoakan masyarakat NTT yang terdampak bencana. “Mereka adalah saudara kita dan warga bangsa Indonesia. Mari kita doakan agar diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah ini,” ujarnya.

H. Mahrusun juga mengajak seluruh peserta mendoakan prajurit TNI dan Polri, tenaga medis, serta para relawan yang bertugas di wilayah terdampak. Ia berharap seluruh petugas senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, kekuatan, dan perlindungan selama menjalankan tugas kemanusiaan.

Selanjutnya, doa bersama dipandu secara bergantian oleh tokoh agama Islam, Katolik, Protestan, dan Hindu. Rangkaian doa lintas agama tersebut menjadi simbol persatuan dan kebersamaan dalam memberikan dukungan moral dan spiritual kepada masyarakat NTT yang tengah menghadapi musibah.

Sementara itu, Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution menegaskan bahwa doa bersama tersebut merupakan wujud solidaritas keluarga besar Kodam IX/Udayana terhadap masyarakat NTT. Menurutnya, kepedulian terhadap korban bencana tidak hanya diwujudkan melalui bantuan dan kehadiran personel di lapangan, tetapi juga melalui dukungan moral dan doa.

“Saudara-saudara kita di NTT tidak sendiri. Keluarga besar Kodam IX/Udayana terus menunjukkan kepedulian, baik melalui aksi nyata di lapangan maupun dukungan moral. Semoga masyarakat terdampak diberikan kekuatan untuk melewati masa sulit, segera bangkit, dan kembali menata kehidupan mereka,” tegasnya. (red)

Berita Terkait

Polres Bireuen Sukseskan Jalannya Pawai Karnaval Semarak HUT Ke-81 RI Dipusat Kota Juang
Kapolres Bireuen Mengikuti Upacara Penurunan Bendera Merah Putih HUT Ke-81 RI
​Momentum HUT ke-81 RI: Satrol Kodaeral VIII dan Pemkot Bitung Galang Semangat Gotong Royong
Kapolres Bireuen Mengikuti Upacara HUT RI Ke-81
Srikandi Polres Bitung Pimpin Komando Upacara HUT ke-81 RI di Hadapan Kapolres dan Forkopimda
Kapolres Bireuen Pimpin Upacara Ziarah Nasional HUT Ke-81 Republik Indonesia
Polda Aceh Pastikan Situasi Usai Zikir Peringatan HDA Ke-21 Kondusif
​Dukung Pengibar Merah Putih, Kapolres Bitung Bersama Jajaran PJU dan Kapolsek Hadiri Pengukuhan Paskibraka 2026
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:45

Konfrontir yang Mendadak Batal ! kejari Deli Serdang Tak tau malu

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:44

Hadir di Penyerahan Remisi Bebas Narapidana, Wali Kota Bitung Apresiasi Pembinaan Warga Binaan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 12:49

Ungkap Kasus Curanmor dalam Hitungan Jam, Polres Bitung Meringkus Pelaku di Madidir dan Pusat Kota

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:48

​Tepis Isu Berita Miring, Kuasa Hukum Tegaskan Perkara Wizz Baker Tinggal Menunggu SP3

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:34

Resmi Disumpah sebagai Advokat, Dedi Kurniawan Memulai Perjalanan Membela Keadilan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 03:07

Korban Penganiayaan Tak Punya Biaya Visum, Harapan Keadilan Syahril Seakan Terhenti

Kamis, 13 Agustus 2026 - 02:10

RDPU Komisi III DPR RI Bongkar Sejumlah Kejanggalan Kematian Winda Lorenza Gowasa

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:58

KELUARGA 8 TERDAKWA KASUS DUGAAN PEMALSUAN STNK DAN MOTOR BODONG DI SIMEULUE DESAK PENEGAKAN ASAS PERSAMAAN HUKUM*

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Digitalisasi Adminduk, Calo Masih Mengintai

Rabu, 19 Agu 2026 - 15:43