KELUARGA 8 TERDAKWA KASUS DUGAAN PEMALSUAN STNK DAN MOTOR BODONG DI SIMEULUE DESAK PENEGAKAN ASAS PERSAMAAN HUKUM*

- Editor

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:58

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SIMEULUE Tribune Indonesia.com Sejumlah keluarga dari 8 orang tersangka perkara dugaan pemalsuan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan “motor bodong” di wilayah hukum Polres Simeulue menyampaikan media ini prihal permohonan keadilan kepada Kapolres Simeulue. Mereka telah ditahan di Lapas Kelas III Simeulue selama lebih kurang 2 bulan. Para keluarga meminta agar proses hukum dapat berjalan secara adil, transparan, akuntabel, dan tidak membeda-bedakan.

Dalam keterangannya, pihak keluarga menyampaikan bahwa saat ini 8 orang tersangka dari unsur masyarakat sipil masih menjalani penahanan. Sementara 2 orang tersangka lainnya yang disebut berinisial SM merupakan oknum ASN dan AF merupakan oknum anggota Polri telah mendapatkan penangguhan penahanan. Hal inilah yang menjadi perhatian utama pihak keluarga.

Keluarga menilai adanya perbedaan perlakuan tersebut berpotensi menimbulkan persepsi tidak setara di tengah masyarakat. Padahal menurut mereka, semua yang ditetapkan sebagai tersangka berada dalam satu perkara yang sama dan seharusnya mendapatkan perlakuan hukum yang sama.

Lebih lanjut, keluarga menegaskan bahwa asas persamaan kedudukan di hadapan hukum wajib ditegakkan. Hal ini telah dijamin dalam *Pasal 27 ayat (1) UUD 1945* yang berbunyi _”Segala warga negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum dan pemerintahan dan wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya”_. Selain itu juga sesuai *Pasal 4 UU No. 48 Tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman* yang menyatakan bahwa _”Peradilan dilakukan dengan sederhana, cepat, dan biaya ringan”_ serta asas perlakuan yang sama bagi setiap orang di muka hukum.

Baca Juga:  Pagelaran Wayang Kulit Meriahkan Malam 10 Muharram di Desa Tumpatan Nibung, Lestarikan Warisan Leluhur Lewat Seni Budaya

“Asas keseteraan dihadapan hukum” (Equality before the law) ini yang diharapkan oleh 8 keluarga tersangka kepada Kapolres Simeulue, Kapolda Aceh, Kapolri, dan pimpinan penegak hukum lainnya agar memberikan perhatian dan pengawasan terhadap proses penanganan perkara ini. Mereka berharap seluruh tahapan hukum dilakukan secara profesional, sesuai *KUHAP* dan peraturan yang berlaku, sehingga integritas lembaga penegak hukum tetap terjaga dan kepercayaan masyarakat tidak menurun.

Di akhir penyampaiannya, pihak keluarga menyatakan menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Mereka hanya berharap keadilan dan kepastian hukum dapat dirasakan oleh semua pihak tanpa terkecuali, agar tidak ada lagi kesan “tebang pilih” dalam penegakan hukum di Kabupaten Simeulue.

Pemberitaan ini disusun berdasarkan keterangan dari pihak keluarga. Proses hukum selanjutnya sepenuhnya menjadi kewenangan aparat penegak hukum sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku . Sampai berita ini di terbitkan belum ada klarifikasi resmi dari pihak polres simeulue.(*)

Berita Terkait

*.H. M.Ust HATTA BULKAINI, SKD. S Hl. MONITORING TKA SERENTAK DAN SERAP POKIR DI SMA NEGERI 2 KUTACANE*
Anak Ulau Fun Run 2026″ Perdana Di Pulau Simeulue Bersama GEKRAFS
PT SPP Diduga Kerjakan Proyek Manajemen Building PLN Berpagu Rp68 M Lewat Penunjukan Langsung, Isu Anak Emas Wadirut Mencuat
Gelar Operasi Patuh Seulawah 2026, Polres Simeulue Gandeng TNI dan Pemkab Wujudkan Budaya Tertib Berlalu Lintas
Pimpin Operasi Patuh Seulawah 2026, IPTU Sentosa Barus Kedepankan Tindakan Humanis dan Penegakan Hukum Terukur
Tanda Tangan Camat di Tanah Eks PTPN, Arsip Pembatalan SK Dipertanyakan
IKHTIAR KEMANUSIAAN UNTUK SITI MUNAWAROH, MUSTAKIM DATANG DARI JAUH UNTUK DONOR DARAH, KELUARGA MENUNGGU HASIL PEMERIKSAAN UTD
Hampir 120 Hari, LHP Kasus Alsintan Belum Sampai ke Kejari Deli Serdang
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:38

*.H. M.Ust HATTA BULKAINI, SKD. S Hl. MONITORING TKA SERENTAK DAN SERAP POKIR DI SMA NEGERI 2 KUTACANE*

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:22

Bentengi Generasi Muda dari Kejahatan Siber, Polres Bireuen Edukasi Pelajar Terkait Bahaya Judi Online

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:58

MTsN 5 Bireuen Siap Gelar Peringatan Maulid Nabi 1448 H, Padukan Kegiatan Religius dan Edukatif

Selasa, 27 Oktober 2026 - 03:26

PT SPP Diduga Kerjakan Proyek Manajemen Building PLN Berpagu Rp68 M Lewat Penunjukan Langsung, Isu Anak Emas Wadirut Mencuat

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:34

Lahan Sempat Gagal Tanam, Pemilik Kebun Sawit di Alur Selebu Klarifikasi Program PSR dan Pemberitaan

Senin, 26 Oktober 2026 - 06:45

Polisi Peduli Pendidikan, Polres Bireuen Edukasi Pelajar SMPN 1 tentang Bahaya Narkoba dan Kenakalan Remaja

Senin, 26 Oktober 2026 - 05:40

Cegah Karhutla, Polsek Pandrah Patroli Kawasan Rawan dan Sosialisasikan Maklumat Kapolda Aceh

Senin, 26 Oktober 2026 - 03:29

Wujudkan Jalan Raya Aman, Polres Bireuen Resmi Memulai Operasi Patuh Seulawah 2026

Berita Terbaru