Kadistanpan Pidie: Krisis Air Mengancam Pertanian, Perlu Kepedulian Lintas Sektor

- Editor

Rabu, 23 Juli 2025 - 11:33

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pidie|Tribuneindonesia.com

Sigli- Menyikapi kondisi kekeringan yang mulai melanda beberapa wilayah pertanian di Kabupaten Pidie, Dinas Pertanian dan Pangan (Distanpan) Kabupaten Pidie, di bawah kepemimpinan Hasballah, terus mengambil langkah-langkah konkret untuk menyelamatkan sektor pertanian.

Salah satu upaya cepat yang telah dilakukan adalah pendistribusian mesin pompa air ke seluruh kecamatan terdampak. Namun, upaya ini masih menghadapi tantangan besar, karena sumber air untuk disedot oleh pompa hampir tidak tersedia di banyak titik.

“Pompa sudah kita salurkan ke lapangan, tapi saat ini masalah utamanya adalah sumber air yang minim. Mesin tidak bisa bekerja tanpa air. Ini krisis serius,” jelas Kadistanpan Pidie, Hasballah saat diwawancarai,Rabu,23/7/25

Ia menambahkan bahwa debit air di beberapa sungai utama seperti Sungai Kemala dan Sungai Tiro mengalami penurunan drastis, dan tidak lagi mampu menyuplai air ke areal persawahan secara optimal. Hal ini membuat banyak petani khawatir gagal tanam di musim ini.

Dalam situasi ini, Hasballah menekankan pentingnya sinergi semua pihak, termasuk seluruh Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pidie, untuk lebih peka dan peduli terhadap ancaman krisis air ini.

Baca Juga:  Silaturahmi Tanpa Sekat, Bupati Deli Serdang Puji Kekompakan Alumni PAB Medan Estate

“Kami sangat berharap semua SKPK ikut peduli dan peka. Krisis air ini bukan hanya tanggung jawab sektor pertanian, tapi harus menjadi perhatian lintas sektor,” ujar Hasballah tegas.

Ia juga meminta Balai Wilayah Sungai (BWS) agar turut berpartisipasi aktif dalam merespons situasi darurat ini, baik dalam bentuk teknis penanganan aliran sungai maupun dukungan infrastruktur yang berkelanjutan.

“Kita sangat berharap BWS bisa hadir dan memberikan dukungan, terutama dalam manajemen air dan pemeliharaan jaringan irigasi,” tambahnya.

Lebih lanjut, Kadistanpan juga mengimbau masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga ekosistem lingkungan, terutama kawasan hulu, daerah tangkapan air, dan hutan. Menurutnya, kerusakan lingkungan menjadi salah satu penyebab menurunnya debit air, yang berdampak langsung pada sektor pertanian.

“Kalau kita tidak menjaga lingkungan, kita akan terus menghadapi masalah seperti ini. Mari jaga alam kita bersama-sama agar pertanian tetap hidup,” pungkas Hasballah.

Pemerintah Kabupaten Pidie melalui Distanpan berkomitmen untuk terus mencari solusi, baik jangka pendek seperti sumur bor dan distribusi air darurat, maupun jangka panjang dalam bentuk pembangunan infrastruktur irigasi yang lebih tangguh terhadap perubahan iklim.

Berita Terkait

Job Fair Perdana Deli Serdang Langkah Berani Menekan Pengangguran dan Membuka Masa depan Tenaga kerja Lokal
Hardiknas 2026 Bupati Deli Serdang Bongkar Realita Pendidikan dan Tancap Gas Reformasi Menyeluruh
TPI Paluh Manan Belum Diresmikan, Bupati Deli Serdang Pastikan Fasilitas Lengkap Dari Cold Storage hingga Bantuan Rumah Layak Huni
UMKM Central Deli Serdang Resmi Dibangun Langkah Nyata Menata Ekonomi Rakyat dari Jantung Lubuk Pakam
PWKI Deli Serdang Hadirkan Edukasi Strategis di Desa Sumberjo
Wabup Deli Serdang Hadiri Penutupan Satgas Pemulihan Bencana Aceh, Tegaskan Komitmen Bangkit Bersama
Dari Rumah Reyot ke Harapan Baru Sentuhan hati Bupati Deli Serdang di Hamparan Perak
Deli Serdang Perkuat Perang Melawan Narkoba, Sinergi dengan BNN Didorong hingga Desa
Berita ini 303 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 05:09

Surat Resmi Berubah Jadi Alarm Bahaya ! Dugaan Perampasan Lahan Sawah di Batang Kuis Seret 2  Nama Anggota DPRD

Minggu, 3 Mei 2026 - 03:02

Semangat Hardiknas 2026, SMP Negeri 1 Manyak Payed Teguhkan Komitmen Pendidikan Berkualitas

Minggu, 3 Mei 2026 - 02:09

TAMPERAK dan LHI Soroti Ketidakakuratan Data Desil: Ancaman Serius bagi Kebijakan Publik

Sabtu, 2 Mei 2026 - 02:58

PERWAL : Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Langsa, Antara Gebrakan Awal dan Ujian Bencana

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:17

TAMPERAK : Jika Tak Mampu Tuntaskan Jadup, Plt Kadinsos Aceh Tamiang Sebaiknya Diganti Saja

Kamis, 30 April 2026 - 16:29

Bayi 3 Minggu Diduga Tewas di Tangan Ayah Kandung, Luka Kecil yang Mengguncang Hati Nurani

Kamis, 30 April 2026 - 01:19

Babinsa Hadir Dukung Pendidikan, SMK Magadha 1 Gianyar Siap Cetak Generasi Unggul

Rabu, 29 April 2026 - 14:55

Setengah Abad Mengabdi, Dilepas Tanpa Negara Ketidakpedulian Camat Hamparan Perak dan Kades Bulu Cina Dipertanyakan

Berita Terbaru

Internasional dan Nasional

Hentikan Praktik Sensor dan Swasensor pada Jurnalis dan Media

Senin, 4 Mei 2026 - 04:47

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x