Jeritan Mahasiswa di Medan: Empat Kegiatan Fiktif Dinas Pendidikan Labura Harus Diusut! Kejatisu Diminta Bertindak Tegas!

- Editor

Senin, 26 Mei 2025 - 14:07

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan I Tribuneindonesia.com

Suasana mencekam menyelimuti halaman Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) ketika puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Forum Komunikasi Pemuda dan Mahasiswa Indonesia (FKPMI) menggelar aksi unjuk rasa damai. Mereka datang membawa satu tuntutan tegas: usut tuntas dugaan korupsi empat kegiatan fiktif di Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura).

Dengan suara lantang dan penuh semangat, Koordinator Aksi, Indra Hakim, menyuarakan kegelisahan mereka di hadapan aparat penegak hukum.

“Wahai Bapak Kejaksaan! Kedatangan kami ke sini bukan untuk basa-basi. Kami menuntut keadilan! Empat kegiatan di Dinas Pendidikan Labura yang diduga fiktif harus diusut tuntas! Jangan biarkan pendidikan dijadikan ladang bancakan!” teriak Indra dalam orasinya.

Empat kegiatan yang dimaksud yakni:

Sosialisasi Kenaikan Pangkat Tingkat SMP

Sosialisasi SKP Tingkat SMP

Sosialisasi Kompetensi Dasar Muatan Lokal SD

Kompetensi Dasar Muatan Lokal SMP

Keempat kegiatan tersebut disebut tidak pernah dilaksanakan, namun anggarannya diduga telah dicairkan—membuka dugaan praktik korupsi berjemaah di tubuh Dinas Pendidikan Labura.

Baca Juga:  Pohon Tumbang Hantam Mobil di Jalan Batang Kuis–Tanjung Morawa, Satu Unit Kendaraan Rusak Parah

Lebih mengerikan lagi, para mahasiswa mengungkap bahwa temuan ini bukan isapan jempol. Berdasarkan laporan resmi dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) serta pengakuan dari PPTK dan sejumlah peserta kegiatan, seluruh kegiatan tersebut dinyatakan tidak terlaksana.

“Bukti sudah ada. Temuan BPK sudah jelas. Kami minta Kejatisu segera panggil dan periksa Kepala Dinas Pendidikan dan Kabid Dikdas Labura. Jangan biarkan kasus ini menguap!” desak Indra.

Mahasiswa juga menuntut transparansi penuh dalam proses penyidikan. Mereka tidak ingin kasus ini berujung di meja pendingin, apalagi ditutup-tutupi.

Aksi ini menjadi penegasan bahwa generasi muda tidak tinggal diam melihat anggaran negara yang seharusnya untuk pendidikan digarong secara keji. Seruan mereka menggema, menembus dinding-dinding institusi hukum: “Bongkar! Tangkap! Adili!”

Ilham Tribuneindonesia.com

 

Berita Terkait

Bantuan Banjir Belum Cair, Warga Aceh Tamiang Pertanyakan Kepastian
Sinergi Kuat di Balik Layar Pemerintahan: Bupati Deli Serdang Gandeng IGB dan GRPK Kawal Program Rakyat
Mubes II IKA FH Unsam 2026″*Merajut Kenangan,Menyongsong Harapan*”
Surat Resmi Berubah Jadi Alarm Bahaya ! Dugaan Perampasan Lahan Sawah di Batang Kuis Seret 2  Nama Anggota DPRD
Semangat Hardiknas 2026, SMP Negeri 1 Manyak Payed Teguhkan Komitmen Pendidikan Berkualitas
TAMPERAK dan LHI Soroti Ketidakakuratan Data Desil: Ancaman Serius bagi Kebijakan Publik
PERWAL : Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Langsa, Antara Gebrakan Awal dan Ujian Bencana
Resahkan Masyarakat Kota Gunungsitoli, Polres Nias Gulung Terduga Pelaku Penjambretan
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 05:01

Digagalkan: Satresnarkoba Polres Bitung Ringkus Dua Pemuda di Matuari

Rabu, 6 Mei 2026 - 01:11

Wali Kota Bitung Beri Apresiasi Tinggi, STIE Petra Jadi Motor Penggerak Ekonomi Digital Lewat Petra Expo 2026

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:09

Enam Bulan Pasca Banjir, SD Negeri 5 Tanah Jambo Aye Masih Belum Pulih Sepenuhnya

Selasa, 5 Mei 2026 - 16:06

​Apresiasi Dedikasi, Pelindo Bitung Ganjar 10 Karyawan Predikat Pegawai Terbaik 2025

Selasa, 5 Mei 2026 - 12:05

BALIK “AMAN-AMAN SAJA”: Dugaan Pelanggaran Sertifikasi dan Status Honorer di SMPN 4 Kutacane Kian Menguat

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:23

SKANDAL SERTIFIKASI MENGUAT: Pernyataan “Aman-Aman Saja” di SMP Negeri 4 Kutacane Diduga Abaikan Aturan Negara

Selasa, 5 Mei 2026 - 09:57

​Sasar Warga Kasawari, Pegadaian Edukasi Strategi Investasi Emas dan Optimalisasi ‘Aset Tidur’

Selasa, 5 Mei 2026 - 06:32

GURU “SILUMAN” DI SD NEGERI 1 SEMADAM, ACEH TENGGARA: TIGA NAMA MASUK RADAR PENYELIDIKAN, KEPSEK DAN DINAS DIDUGA TUTUP RAPAT INFORMASI

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x