Gelar Konferensi Pers FPSL 2026, Pemkot Bitung Optimistis Pacu Perputaran Ekonomi dan Kreativitas Lokal

- Editor

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:27

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Walikota Bitung, Hengky Honandar, S.E, bersama Dansatrol Kodaeral VIII, Kolonel Laut (P) Marvill Marfel Frits E.D., S.E., M.Tr.Hanla. CRMP. Saat Menjawab pertanyaan para jurnalis di konferensi pers. (ft. talia)

Walikota Bitung, Hengky Honandar, S.E, bersama Dansatrol Kodaeral VIII, Kolonel Laut (P) Marvill Marfel Frits E.D., S.E., M.Tr.Hanla. CRMP. Saat Menjawab pertanyaan para jurnalis di konferensi pers. (ft. talia)

Bitung | Tribuneindonesia.com – Festival Pesona Selat Lembeh (FPSL) 2026 di Kota Bitung resmi dibuka Wali Kota Hengky Honandar, S.E., usai pembukaan, Kegiatan dilanjutkan dengan sesi konferensi pers bersama puluhan awak media, Sabtu (03/10/26).

Kegiatan yang telah berjalan kurang lebihnya satu dekade penyelenggaraan FPSL tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan interaktif.

Sesi tanya jawab antara insan pers dan jajaran pimpinan daerah dilaksanakan tepat di depan deretan stan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Lokasi panggung utama telah ditata rapi, lengkap dengan susunan meja dan kursi praktis yang disiapkan oleh para pelaku usaha lokal untuk menyambut para pengunjung dan tamu undangan.

Pertanyaan pembuka yang dilontarkan oleh salah satu jurnalis berfokus pada transparansi serta besaran anggaran yang digunakan untuk menyelenggarakan perhelatan akbar tahunan tersebut.

Wali Kota Hengky langsung merespons pertanyaan krusial ini secara lugas dan terbuka di hadapan para awak media.
Hengky Honandar menjelaskan bahwa pembiayaan FPSL tahun ini mengusung pola kolaborasi, yakni mengombinasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dengan dana non-APBD yang bersumber dari sponsor perusahaan swasta maupun Badan Usaha Milik Negara (BUMN).


“Memang sumber anggaran kita berasal dari APBD dan non-APBD, termasuk proposal bantuan dari perusahaan-perusahaan sponsor seperti Bank Indonesia, Pelindo, MSM, serta dukungan dari Le Minerale,”


ujar Wali Kota Bitung, Hengky Honandar, S.E.

Ia menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu merasa khawatir mengenai keberlangsungan dan akuntabilitas anggaran agenda nasional ini, meskipun pemerintah daerah tengah menerapkan kebijakan efisiensi anggaran.


“Adanya dukungan penuh dari Bank Indonesia dan para sponsor strategis membuat kita tidak perlu khawatir. Terlebih lagi, jajaran Forkopimda seperti Dansatrol dan Kapolres turut mengawal langsung kolaborasi ini agar berjalan akuntabel,”


tegas Walikota Hengky .

Wali Kota Bitung menambahkan bahwa FPSL merupakan agenda pariwisata berkelas nasional yang telah bertahan selama 10 tahun.

Oleh karena itu, komitmen untuk menyelenggarakannya secara optimal tetap menjadi prioritas utama pemerintah kota demi menjaga harkat dan potensi daerah.

Baca Juga:  Salak Deli dan Jalan Panjang Memangkas Pungli

Selanjutnya, jurnalis Kusmayadi mengajukan pertanyaan kedua mengenai target konkret Pemerintah Kota Bitung agar FPSL 2026 dan Bitung Market of Innovation memberikan dampak ekonomi langsung yang nyata bagi para pelaku UMKM setempat.

‎​Menjawab hal tersebut, Orang nomor satu di kota Bitung ini menegaskan bahwa fokus utama pemerintah adalah menumbuhkan serta memicu kreativitas para pelaku usaha lokal agar tidak hanya menghasilkan produk yang monoton.


‎​”Target kami sangat jelas, yaitu menumbuhkembangkan UMKM Kota Bitung melalui ajang yang mampu memicu kreativitas mereka, sehingga produk yang dihasilkan lebih beragam dan memiliki nilai jual tinggi,”


tutur Hengky Honandar.

Pemerintah Kota Bitung berharap momentum FPSL mampu mendorong laju perputaran roda perekonomian daerah secara signifikan.

Sektor pariwisata dan sektor ekonomi kreatif diharapkan dapat berjalan beriringan untuk memajukan kesejahteraan masyarakat Bitung.


‎​”Kehadiran event ini kami targetkan dapat menambah perputaran uang di Kota Bitung. Sektor pariwisata harus berjalan semaksimal mungkin dengan berdikari bersama kekuatan UMKM kita,”


tambah Wali Kota Bitung.

Pada sesi akhir konferensi pers, perhatian beralih ke pertanyaan seputar penataan tata ruang lokasi acara. Wartawan menanyakan alasan bidang lapangan utama di depan panggung yang tampak kosong tanpa deretan tenda seperti pada penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya.

‎​Komandan Satuan Patroli (Dansatrol) Kodaeral VIII, Kolonel Laut (P) Marvill Marfel Frits E.D., S.E., M.Tr.Hanla. CRMP. yang hadir mendampingi Wali Kota, mengambil alih mikrofon untuk memberikan penjelasan secara mendalam dan rinci.

Dansatrol Marvill menyampaikan bahwa kekosongan area depan panggung utama merupakan bagian dari penataan ulang site plan resmi yang dirancang oleh panitia pelaksana.


“Area lapangan utama sengaja dikosongkan karena posisi stan UMKM telah dialihkan ke bagian belakang. Di lapangan utama tersebut nantinya dibangun panggung megah khusus untuk acara penutupan pada tanggal 10 mendatang,”


jelas Letkol Laut (P) Marvell Frits E.D., menutup sesi wawancara. (kiti)

Berita Terkait

Pesparani I Digelar, 14 Paroki Berebut Tiket ke Sumut
Pemerintah Kota Bitung Perbarui Jajaran Birokrasi, Puluhan Pejabat Resmi Dilantik
Kasatpol PP Raja Ampat Akhirnya Buka Suara, Minta Maaf ke Wartawan dan Pilih Jalan Damai
RSUD Langsa Jadi yang Tertinggi dalam Capaian Pemeriksaan Viral Load se-Aceh
Momentum HUT ke-36 Bitung: Wali Kota dan Rombongan Tabur Bunga di Pusara Tokoh Pendahulu
Kapolres dan Wakapolres Bitung Hadiri Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026 di Dua Lokasi
Suhartini Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Pesan Persatuan Jadi Penekanan
EMPAT QANUN PRIORITAS DISETUJUI, BUPATI MONAS: PERKUAT LANDASAN PEMBANGUNAN DAN PELAYANAN KEPADA MASYARAKAT
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 09:23

Saudagar Aceh Roadshow ke Langsa, Pengurus Baru Dorong Penguatan Jaringan Pengusaha dan Ekonomi Daerah

Selasa, 29 September 2026 - 15:41

BREAKING NEWS! APBD Perubahan Raja Ampat Disahkan, Mansur Shadan: Setiap Rupiah Harus Berdampak ke Rakyat

Selasa, 29 September 2026 - 13:57

Dibantah Kepala Satpol PP, Endi Tetap Bawa Dugaan Ancaman Wartawan ke Polda PBD”.

Senin, 28 September 2026 - 16:33

Demi Keselamatan Raja Ampat, Kepala BPBD Ingatkan Warga Hentikan Pembakaran Lahan

Minggu, 27 September 2026 - 18:38

Puluhan Titik Api Kepung Waisai, Empat Pulau Besar Raja Ampat Mulai Terancam Kebakaran

Minggu, 27 September 2026 - 01:29

Panggil BKPSDM Soal IPDN Dipertanyakan, Warga: Jangan Salah Sasaran!

Sabtu, 26 September 2026 - 16:34

Ketua DPRK Raja Ampat Tegaskan APBD Perubahan 2026 Harus Tepat Sasaran

Jumat, 25 September 2026 - 06:22

21,6 Ton Beras Digelontorkan ke Waisai, 720 Warga Masuk Daftar Penerima

Berita Terbaru