Dumas Desa Aras Kabu Mandek, Warga Kepung Kejaksaan & Inspektorat

- Editor

Sabtu, 21 Februari 2026 - 03:19

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DELI SERDANG | TribuneIndonesia.com Dugaan korupsi Dana Desa di Desa Aras Kabu, Kecamatan Beringin, kembali menyengat. Rabu (18/2/2026), warga bersama tokoh masyarakat Abdul Hadi dan Ilham Syahputra mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri Deli Serdang serta Inspektorat Deli Serdang untuk menuntut kejelasan progres pengaduan masyarakat (Dumas) terkait dugaan mark up dan proyek fiktif Anggaran Dana Desa Aras Kabu.

Di hadapan warga, Ezral, jaksa Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Deli Serdang, mengakui penanganan Dumas masih “menggantung”. Proses disebut tinggal menunggu hasil pemeriksaan Inspektorat. Ia bahkan menunjukkan surat resmi yang telah dilayangkan Kejari kepada Inspektorat sebagai bukti koordinasi. Kejari, katanya, akan bersikap proaktif mengawal laporan warga.

Namun, di sisi lain, Inspektorat Deli Serdang mengonfirmasi pemeriksaan belum menyentuh inti perkara. Tim khusus memang sudah dibentuk, tetapi proses diklaim tertahan lantaran menunggu tenaga ahli dari dinas cipta karya untuk mengurai teknis pekerjaan proyek yang diduga bermasalah. Salah satu anggota tim menyebut, hasil investigasi baru akan dikirim ke Kejari setelah pendalaman teknis rampung. Tim tersebut dibentuk atas arahan Edwin selaku Kepala Inspektorat Deli Serdang.

Baca Juga:  Cipayung Plus Gelar Dialog Publik 100 Hari Kerja Prabowo-Gibran

Situasi ini memantik kegeraman warga. Abdul Hadi menegaskan, masyarakat tidak akan berhenti mengawal Dumas yang dinilai berjalan lamban dan berisiko “dipingpong” antarinstansi. Ia menyebut akan membawa persoalan ini ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara bila Kejari atau Inspektorat dinilai tidak kooperatif, apalagi jika terendus praktik “main mata” dalam penanganan perkara.

“Kami datang bukan untuk basa-basi. Ini uang rakyat. Jika proses terus ditunda, kami pastikan perkara ini naik tingkat. Kami ingin kebenaran, bukan janji,” tegas Abdul Hadi di hadapan warga.

Gelombang desakan publik kini menguat. Warga menuntut transparansi, tenggat waktu yang jelas, serta keberanian aparat membongkar dugaan mark up dan proyek fiktif yang disinyalir merugikan desa. Jika aparat lamban, amarah publik bisa berubah menjadi krisis kepercayaan. Di Aras Kabu, kesabaran warga sudah di ujung tanduk.

Ilham Gondrong

Berita Terkait

Mafia Tanah Dibidik, P2BMI Puji Polresta Deli Serdang
Setahun berlalu, kasus penikaman Abdul Hadi di Batang Kuis belum terungkap
Bantah Tuduhan Surat Palsu, Pihak Desa Pagar Merbau I Tegaskan Dokumen untuk Cagar Budaya
Dumas Proyek Fiktif Desa Aras Kabu memanas! DPW P2BMI Sumut desak Kejari Deli Serdang Serius bongkar dugaan
Dugaan Suap Proyek RSUD Djoelham Binjai, Rp300 Juta Disebut Menguap Tanpa Pekerjaan
Kepala SMA Negeri 2 Lawe Sigala-Gala Membangkang Sidang KIA, Terancam Sanksi Administratif hingga Pidana UU KIP
Korupsi Proyek Waterfront City Danau Toba Meledak, GM BUMN Ikut Ditahan, Negara Rugi Rp13 Miliar
Sekolah Rakyat Berdiri di Tanah Sengketa, Pemko Medan Diduga Abaikan Proses Hukum
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 21 Februari 2026 - 01:41

Reses DPRA Sentuh Akar Persoalan Pendidikan, Ali Basrah Serap Aspirasi Kepala Sekolah di Aceh Tenggara

Jumat, 20 Februari 2026 - 13:50

Tim Sarana Prasarana Revitalisasi Pompa Air Laut TPI PPS Bitung

Jumat, 20 Februari 2026 - 10:38

Refleksi Satu Tahun Pemerintahan, bupati dan wakil bupati blitar . Rijanto dan Beky

Jumat, 20 Februari 2026 - 08:52

Konsisten Kelola Reputasi Strategis, PHE NSO Raih Penghargaan PRIA Awards 2026

Jumat, 20 Februari 2026 - 05:06

Menembus Debu Demi Asa : Satgas TMMD Ke-127 TA 2026 Hadir Menghidupkan Akses dan Harapan di Jeumpa Sikureng

Kamis, 19 Februari 2026 - 22:16

DT Peduli dan Pemkab Bireuen Bangun 45 Hunian Tetap bagi korban Banjir dikecamatan jangka

Kamis, 19 Februari 2026 - 14:05

Kasus Dugaan Mark Up RSUD Muyang Kute Bener Meriah Mandek, Belum Ada Kepastian Hukum

Kamis, 19 Februari 2026 - 13:36

Hadirkan Rasa Nyaman, Personel Polsek Matuari Kawal Pelaksanaan Ibadah Tarawih

Berita Terbaru

Headline news

Diduga Main Mata BBM Subsidi di SPBU 14 203-1103 Batang Kuis

Sabtu, 21 Feb 2026 - 04:19

Feature dan Opini

Media Tanpa Box Redaksi: Ancaman Serius bagi Kredibilitas Pers

Sabtu, 21 Feb 2026 - 02:17

Hukum dan HAM

Mafia Tanah Dibidik, P2BMI Puji Polresta Deli Serdang

Jumat, 20 Feb 2026 - 17:04