Disiksa Abang Beradik, Andi Pranoto

- Editor

Selasa, 13 Januari 2026 - 01:23

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pantai Labu I TribuneIndonesia.comPerbuatan sadis dan keji dilakukan dua pria abang beradik terhadap Andi Pranoto, 35 tahun, warga Desa Sugiharjo, Kecamatan Batang Kuis. Korban disiksa secara brutal hingga sekarat, dimasukkan ke dalam karung, lalu dibuang ke kawasan Sungai Ular, Jumat sore, 9 Januari 2026.

Kejadian bermula saat korban tengah tertidur pulas di sebuah rumah. Tiba-tiba dua pelaku MR X yang merupakan abang dan adik datang membangunkan korban dan menuduhnya mencuri kayu broti milik mereka.

Korban membantah tuduhan tersebut dan menyatakan tidak pernah mengambil kayu yang dimaksud. Namun bantahan itu justru memicu amarah pelaku. Dalam kondisi emosi, kedua pelaku langsung melakukan penganiayaan secara membabi buta.

Korban dipukuli menggunakan batu koral dan kayu, dicambuk dengan ekor pari, serta dibacok berulang kali di sekujur tubuh dan kepala. Aksi brutal tersebut terjadi di hadapan sejumlah warga sekitar. Namun tidak satu pun warga berani melerai karena pelaku bertindak sangat beringas.

Akibat penganiayaan itu, Andi Pranoto mengalami luka parah dan tidak sadarkan diri. Mengira korban telah meninggal dunia, kedua pelaku kemudian memasukkan tubuh korban ke dalam karung. Korban lalu dinaikkan ke atas sepeda motor dengan posisi dibonceng bersama salah satu pelaku.

Baca Juga:  Digerebek di Markas Sabu! Pengedar Ditangkap Satres Narkoba Polrestabes Medan di Gang Sidomulyo, Helvetia

Keduanya membawa korban menuju kawasan Sungai Ular dan membuang karung berisi tubuh korban di pinggir sungai.

Namun tak lama berselang, tim dari Polresta Deli Serdang yang sedang melintas di lokasi melihat kejanggalan berupa sebuah karung mencurigakan. Saat karung tersebut dibuka, petugas terkejut karena di dalamnya terdapat seorang pria dalam kondisi sekarat.

Polisi segera memberikan pertolongan. Proses penanganan sempat terkendala karena korban tidak membawa identitas diri. Beberapa saat kemudian, korban mulai sadar dan mampu menceritakan kejadian yang dialaminya, termasuk menyebutkan bahwa dirinya dianiaya oleh dua pelaku abang beradik warga Desa Rantau Panjang.

Setelah memperoleh keterangan awal, pihak kepolisian mengantarkan korban ke rumahnya di Desa Sugiharjo. Setibanya di rumah, warga bersama keluarga segera membawa korban ke Rumah Sakit Sari Mutiara untuk mendapatkan perawatan medis.

Setelah kondisi korban memungkinkan untuk berbicara, pihak keluarga membuat laporan resmi ke Polresta Deli Serdang.

Korban juga menjalani visum di Rumah Sakit Amri Tambunan, Lubuk Pakam, sebagai bagian dari proses hukum.

Hingga kini, kasus penganiayaan sadis tersebut telah ditangani pihak kepolisian dan pelaku dalam proses penyelidikan lebih lanjut.

Ilham Gondrong

 

Berita Terkait

Bayu Anugerah Gugat Otto Hasibuan dan Presiden RI, Kepatuhan Putusan MK Jadi Sorotan
Jasa Raharja DKI Gelar FGD FKLL, Bersama Stakeholder Petakan Strategi Tekan Kecelakaan di Jakarta Utara
PESAN KEBENARAN DAN KEKUATAN
Dana Desa Dipotong, Koperasi Belum Terbentuk: Keresahan Masyarakat Aceh Tenggara Mulai Menguat
Gerebek Gubuk Maut di Pancur Ido! Pengedar Sabu Dibekuk Saat Racik Paket Haram, Polisi Sita 2 Gram Narkotika
Bobol Mess Polda Aceh di Medan, Dua Pelaku Dibekuk Polsek Medan Kota Kerugian Capai Rp200 Juta
Tim Cobra Polres Binjai Ringkus Dua Begal Sadis, Aksi Cepat Aparat Redam Kemarahan Warga
Miris, Bocah 11 Tahun Diduga Dianiaya Dua Perempuan Dewasa di Pidie
Berita ini 132 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:09

IPARI Kabupaten Bireuen melaksanakan kegiatan GAPIT 1 Tahun 2026 Kecamatan Pandrah

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:36

Ketua P2G Suka Jadi Kebun Ireng Diduga Tak Netral, Tunjukkan Simbol Nomor Urut Calon Saat Penetapan Nomor Kandidat

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:15

Optimalkan Peran Babinpotmar, Dankodaeral VIII Terima Paparan Rencana Pembekalan

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:37

​Jadilah Responden Pertama, Wali Kota Bitung Mengawali Sensus Ekonomi 2026

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:22

​Fokus Jaga NKRI, Wali Kota Hengky Honandar Sambut Kembalinya Personel Pengamanan RI-PNG di Bitung

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:01

​Sengketa Lahan di Bitung, Puluhan Penggarap Nekat Cabut Plang Penyitaan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:01

Oknum Pj Pengulu Kute Penampaan (AD) Agara Diduga Manipulasi Dana Ketahanan pangan

Kamis, 18 Juni 2026 - 07:13

FIFGROUP: Jangan Bangun Opini Publik dengan Asumsi, Buktikan Tuduhan dengan Fakta

Berita Terbaru