Ketua P2G Suka Jadi Kebun Ireng Diduga Tak Netral, Tunjukkan Simbol Nomor Urut Calon Saat Penetapan Nomor Kandidat

- Editor

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:36

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LANGSA | TribuneIndonesia.com – Integritas pelaksanaan Pemilihan Geuchik Langsung (Pilchiksung) kembali menjadi sorotan. Ketua Panitia Pemilihan Geuchik (P2G) Gampong Suka Jadi Kebun Ireng diduga tidak bersikap netral dalam menjalankan tugasnya sebagai penyelenggara pemilihan.

Dugaan tersebut mencuat setelah beredarnya dokumentasi saat proses penetapan nomor urut calon geuchik, di mana ketua P2G terlihat memperagakan simbol dua jari yang identik dengan nomor urut salah satu kandidat yang akan bertarung dalam Pilchiksung.

Tindakan tersebut menuai reaksi dari masyarakat yang menilai sikap tersebut tidak mencerminkan independensi penyelenggara pemilihan. Padahal, panitia pemilihan geuchik diwajibkan menjaga netralitas dan tidak menunjukkan keberpihakan kepada calon mana pun.

“Panitia itu harus netral. Jangan sampai ada tindakan atau gestur yang dapat ditafsirkan sebagai bentuk dukungan kepada salah satu calon. Kalau benar terjadi, tentu ini mencederai kepercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi di gampong,” kata salah seorang warga kepada TribuneIndonesia.com, Kamis (18/6/2026).

Menurutnya, sekecil apa pun tindakan yang berpotensi menunjukkan keberpihakan harus menjadi perhatian serius karena dapat memicu polemik dan menimbulkan kecurigaan di tengah masyarakat.

Baca Juga:  Dua Balon Geuchik Gampong Tualang Teungoh Mulai Ambil Formulir Pendaftaran

Warga tersebut meminta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Kota Langsa selaku penanggung jawab pelaksanaan Pilchiksung untuk segera melakukan klarifikasi dan pemeriksaan terhadap dugaan pelanggaran netralitas tersebut.

“Kami meminta DPMG tidak menutup mata. Jika memang terbukti ada pelanggaran kode etik atau ketidaknetralan panitia, maka harus diberikan sanksi sesuai aturan yang berlaku agar menjadi pelajaran bagi penyelenggara lainnya,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa netralitas panitia merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga kredibilitas dan legitimasi hasil pemilihan geuchik. Apabila penyelenggara dianggap berpihak, maka kepercayaan masyarakat terhadap seluruh tahapan pemilihan dapat terganggu.

Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh keterangan resmi dari Ketua P2G Gampong Suka Jadi Kebun Ireng terkait tudingan tersebut. Sementara pihak DPMG Kota Langsa juga belum memberikan tanggapan atas permintaan konfirmasi yang disampaikan media ini.

Masyarakat berharap seluruh tahapan Pilchiksung dapat berjalan jujur, adil, transparan, dan bebas dari segala bentuk keberpihakan demi melahirkan pemimpin gampong yang benar-benar mendapat mandat dari rakyat. (Tim)

Berita Terkait

Darurat Bom Ikan di Raja Ampat, Tozie Saleo Tantang BLUD Libatkan 117 Kampung Jadi Mata dan Telinga Laut
Dulu Hanya Duduk Menyaksikan Pendeta Berkhotbah, kini Ia Berdiri Di Mimbar Yang Sama.”
Pengawasan Kawasan Konservasi Raja Ampat Disorot, Tokoh Pemuda Dorong Masyarakat Adat Dilibatkan
Bupati H. M. Salim Fakhry Hadiri Pemusnahan Knalpot Brong di Mapolres Aceh Tenggara, Tegaskan Sinergi Lintas Sektor Jaga Ketertiban Umum
Prabowo Resmikan LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai, Proyek Rp 12,1 T
Pocil Binaan Polres Bireuen Ikuti Lomba Polisi Cilik Tingkat Jajaran Polda Aceh Sambut Hari Lalulintas Bhayangkara KE-71
Semarak Open Tournament Bola Basket Piala Panglima TNI 2026 
DPRK dan Polres Raja Ampat Perkuat Sinergitas, Taufik Sarasa: Kerja Sama Harus Berdampak bagi Masyarakat
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 10:39

Darurat Bom Ikan di Raja Ampat, Tozie Saleo Tantang BLUD Libatkan 117 Kampung Jadi Mata dan Telinga Laut

Kamis, 17 September 2026 - 10:25

Polda Bali-UNDSS Perkuat Kemitraan, Keamanan Bali dan Kelestarian Lingkungan Jadi Perhatian Bersama

Kamis, 17 September 2026 - 08:20

Pengawasan Kawasan Konservasi Raja Ampat Disorot, Tokoh Pemuda Dorong Masyarakat Adat Dilibatkan

Kamis, 17 September 2026 - 07:18

Perkuat Fasilitas Kesehatan, Pangdam IX/Udayana Resmikan Ruang Rawat Inap Sandat Rumkit Tk. II Udayana

Rabu, 16 September 2026 - 15:09

DPRK dan Polres Raja Ampat Perkuat Sinergitas, Taufik Sarasa: Kerja Sama Harus Berdampak bagi Masyarakat

Selasa, 15 September 2026 - 08:34

Polisi Ringkus Terduga Pelaku Pencurian Kabel PT Mark Dynamics di Tanjung Morawa

Selasa, 15 September 2026 - 07:06

ANTISIPASI KECELAKAAN DAN PELANGGARAN LALU LINTAS, POLRES BIREUEN GELAR PATROLI DAN PAM DI JEMBATAN KUTA BLANG

Senin, 14 September 2026 - 12:42

Masyarakat Raja Ampat Kecam Dugaan Penangkapan Penyu oleh WNA Menggunakan Senapan

Berita Terbaru