LANGSA | TribuneIndonesia.com – Integritas pelaksanaan Pemilihan Geuchik Langsung (Pilchiksung) kembali menjadi sorotan. Ketua Panitia Pemilihan Geuchik (P2G) Gampong Suka Jadi Kebun Ireng diduga tidak bersikap netral dalam menjalankan tugasnya sebagai penyelenggara pemilihan.
Dugaan tersebut mencuat setelah beredarnya dokumentasi saat proses penetapan nomor urut calon geuchik, di mana ketua P2G terlihat memperagakan simbol dua jari yang identik dengan nomor urut salah satu kandidat yang akan bertarung dalam Pilchiksung.
Tindakan tersebut menuai reaksi dari masyarakat yang menilai sikap tersebut tidak mencerminkan independensi penyelenggara pemilihan. Padahal, panitia pemilihan geuchik diwajibkan menjaga netralitas dan tidak menunjukkan keberpihakan kepada calon mana pun.
“Panitia itu harus netral. Jangan sampai ada tindakan atau gestur yang dapat ditafsirkan sebagai bentuk dukungan kepada salah satu calon. Kalau benar terjadi, tentu ini mencederai kepercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi di gampong,” kata salah seorang warga kepada TribuneIndonesia.com, Kamis (18/6/2026).
Menurutnya, sekecil apa pun tindakan yang berpotensi menunjukkan keberpihakan harus menjadi perhatian serius karena dapat memicu polemik dan menimbulkan kecurigaan di tengah masyarakat.
Warga tersebut meminta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Kota Langsa selaku penanggung jawab pelaksanaan Pilchiksung untuk segera melakukan klarifikasi dan pemeriksaan terhadap dugaan pelanggaran netralitas tersebut.
“Kami meminta DPMG tidak menutup mata. Jika memang terbukti ada pelanggaran kode etik atau ketidaknetralan panitia, maka harus diberikan sanksi sesuai aturan yang berlaku agar menjadi pelajaran bagi penyelenggara lainnya,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa netralitas panitia merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga kredibilitas dan legitimasi hasil pemilihan geuchik. Apabila penyelenggara dianggap berpihak, maka kepercayaan masyarakat terhadap seluruh tahapan pemilihan dapat terganggu.
Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh keterangan resmi dari Ketua P2G Gampong Suka Jadi Kebun Ireng terkait tudingan tersebut. Sementara pihak DPMG Kota Langsa juga belum memberikan tanggapan atas permintaan konfirmasi yang disampaikan media ini.
Masyarakat berharap seluruh tahapan Pilchiksung dapat berjalan jujur, adil, transparan, dan bebas dari segala bentuk keberpihakan demi melahirkan pemimpin gampong yang benar-benar mendapat mandat dari rakyat. (Tim)















