Kajati Sulut Pimpin Peringatan Hari Pahlawan 2025, Nilai Kesabaran dan Pengabdian Jadi Sorotan Utama

- Editor

Selasa, 11 November 2025 - 01:34

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Manado,Sulut|Tribuneindonesia.com

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Utara (Sulut) menggelar upacara peringatan Hari Pahlawan tahun 2025 dengan khidmat, Selasa (11/11/25).

Diketahui, Kepala Kejaksaan Tinggi Sulut, Jacob Hendrik Pattipeilohy, S.H., M.H., bertindak sebagai inspektur upacara dalam kegiatan yang dipusatkan di Halaman Kantor Kejati Sulut, pada Senin (10/11).

Peringatan ini dihadiri oleh jajaran pegawai dari Kejati Sulut dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Manado, termasuk Kepala Kejari Manado, para Asisten, Koordinator, serta Kepala Bagian Tata Usaha (TU).

​Dalam kesempatan tersebut, Kajati Sulut membacakan amanat resmi dari Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf.

Amanat tersebut memberikan penekanan bahwa para pahlawan bangsa disamakan dengan “cahaya” yang terus menerangi perjalanan bangsa.

Perjuangan mereka tidak hanya untuk kepentingan pribadi, melainkan demi masa depan generasi yang bahkan belum mereka kenal, sebuah warisan abadi yang harus dijaga.

Secara khusus, Jacob Hendrik Pattipeilohy menyoroti tiga keteladanan mendasar dari para pejuang kemerdekaan yang relevan untuk diterapkan di masa kini.

Poin pertama adalah kesabaran; kemerdekaan dinilai lahir dari perpaduan kesabaran, keberanian, kejujuran, kebersamaan, dan keikhlasan mulai dari sabar menempuh ilmu, menyusun strategi, hingga membangun solidaritas di tengah segala keterbatasan.

Baca Juga:  Kejaksaan Negeri Bitung Kawal Pemusnahan BMN Hasil Penindakan Cukai dan Kepabeanan

Kedua, adalah semangat mengutamakan kepentingan bangsa, terbukti dari sikap mereka yang tidak berebut kekuasaan atau harta setelah proklamasi, tetapi justru kembali mengabdi sebagai guru, petani, dan pembangun, membuktikan bahwa kehormatan sejati tidak terletak pada jabatan.

​Selain itu, ia juga menekankan poin ketiga, yakni pandangan yang jauh ke depan (visioner), di mana perjuangan para pahlawan dilakukan untuk generasi mendatang dan dinilai sebagai bagian dari ibadah.

Komitmen suci tersebut menjadi landasan kokoh yang menjadikan setiap tetes darah dan air mata mereka sebagai doa yang terus hidup.

Ketiga nilai ini disajikan sebagai cerminan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Kejaksaan.

​Mengakhiri pidatonya, Kajati Sulut menyerukan kepada seluruh peserta upacara untuk mentransformasi semangat kepahlawanan dalam bentuk yang berbeda.

“Perjuangan tidak lagi menggunakan bambu runcing,”

tegasnya. Ia mengajak seluruh jajaran untuk mengganti alat perjuangan tersebut dengan “ilmu, empati, dan pengabdian” yang tulus dalam melaksanakan tugas dan fungsi Kejaksaan, sebagai bentuk pengorbanan modern bagi bangsa dan negara. (Talia)

Berita Terkait

Gema Keadilan dari Mimbar Agung: Pesan Menyentuh Ustadz Jufri Naki di Hari Buruh
Bantuan Kemanusiaan 1 Juta Rupiah untuk Warga Seuneubok Saboh, Harapan Masyarakat Terpenuhi
Ketua TP-PKK Ny. Sadriah, S.K.M., M.K.M Tekankan Peran Imunisasi Anak
Langkah Strategis Dalam Memperkuat Sinergi, Kejaksaan Bireuen Tanda Tangani MoU Dengan RSUD DR.Fauziah Bireuen
Pelindo Resmi Terapkan Sistem Terintegrasi di Pelabuhan Bitung demi Efisiensi Global
PT Jasa Raharja melaksanakan Program Intensifikasi Keselamatan Transportasi Berbasis Domisili Korban
Pastikan Kamtibmas Kondusif, Kapolsek Matuari Pimpin Pengamanan Kompetisi Olahraga di Kota Bitung
Diduga Gunakan Material Galian C Ilegal, Proyek PT HK Disorot Tajam: Bupati Aceh Tenggara Diminta Jangan Jadi Penonton
Berita ini 10 kali dibaca
Tag :

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 02:12

Waspada El Niño ! Ancaman Panas Ekstrem Mengintai, Masyarakat Diminta Siaga Sejak Dini

Selasa, 21 April 2026 - 13:12

Perempuan Tidak Boleh Lagi Diam: Wajib Berpendidikan, Mandiri, dan Berani Melawan Ketidakadilan

Selasa, 14 April 2026 - 05:39

Kemitraan  atau Penjinakan? Saat Media Dipaksa Tunduk, Pemerintah Abai pada Keadilan

Kamis, 9 April 2026 - 21:49

Pemkab Aceh Tenggara Terapkan WFH Setiap Jumat, Ini Aturan Lengkapnya

Minggu, 5 April 2026 - 05:43

Kesalahan Terindah

Jumat, 3 April 2026 - 08:33

Rutin Konsumsi Bawang Merah Setiap Hari, Ini Manfaat dan Risikonya bagi Kesehatan

Selasa, 31 Maret 2026 - 06:30

Lalat di Minuman Antara Hadits, Sains, dan Kesehatan Modern

Sabtu, 28 Maret 2026 - 04:51

Peta Tubuh di Telapak Kaki Antara Mitos, Terapi, dan Fakta Medis

Berita Terbaru