IPARI Kabupaten Bireuen melaksanakan kegiatan GAPIT 1 Tahun 2026 Kecamatan Pandrah

- Editor

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:09

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bireuen/Tribuneindonesia.com

Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Bireuen sukses melaksanakan kegiatan GAPIT (Gampong penyuluhan IPARI terpadu). Penyuluhan Agama Islam Terpadu (GAPIT) 1 Tahun 2026. Kegiatan tersebut dipusatkan di Gampong Alue Igeuh, Kecamatan Pandrah, pada Kamis (18/6/2026).

Kegiatan ini merupakan langkah strategis IPARI dalam meningkatkan pemahaman keagamaan serta kesadaran masyarakat terhadap isu-isu sosial kemasyarakatan melalui pendekatan penyuluhan terpadu. Berbagai materi krusial disampaikan dalam lintas sektor ini, mulai dari edukasi wakaf, sertifikasi produk halal, pembinaan keluarga sakinah, penguatan moderasi beragama, Keluarga Berencana (KB), pencegahan stunting, hingga penyuluhan bagi remaja.Keluarga

Acara tersebut dihadiri oleh Pelaksana Harian (Plh) Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam, Zulfan SE, yang hadir mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bireuen. Turut hadir Kepala KUA Pandrah Drs Syafruddin, Sekretaris Camat Pandrah Iskandar, Keuchik Gampong Alue Igeuh Heriyadi,juga kepala puskesmas pandrah dan penyuluh KB kec.pandrah, Ketua Pengurus Daerah (PD) IPARI Bireuen Drs Muzakir, serta Seluruh penyuluh agama / anggota IPARI daerah Bireuen

Sekretaris Camat Pandrah, Iskandar, yang membuka kegiatan secara resmi, menyampaikan harapan besar agar para penyuluh agama semakin aktif bergerak di tingkat akar rumput (gampong). Ia berharap kehadiran penyuluh dapat terus ditingkatkan agar manfaatnya semakin dirasakan secara nyata oleh masyarakat luas.

“Kami berharap para penyuluh agama dapat terus meningkatkan aktivitas penyuluhan di tengah masyarakat. Terus terang, secara pribadi saya sendiri masih belum begitu memahami secara utuh peran penyuluh agama, sehingga ke depan diharapkan kehadiran penyuluh semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ungkap Iskandar.

Apresiasi senada juga datang dari Keuchik Gampong Alue Igeuh, Heriyadi. Ia menilai kehadiran tim penyuluh dari IPARI sangat membantu warganya dalam menyerap informasi-informasi penting yang dibutuhkan oleh masyarakat gampong.

Baca Juga:  FKLL Jakarta Selatan Perkuat Sinergi Tangani Titik Rawan Kecelakaan di Jalan Ciputat Raya Kebayoran Lama

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan GAPIT ini. Kehadiran para penyuluh agama memberikan pengetahuan yang sangat dibutuhkan masyarakat, khususnya dalam memahami ajaran agama secara lebih baik dan menyeluruh,” ujarnya.

Dalam arahannya, Plh Kasi Bimas Islam, Zulfan SE, menekankan pentingnya pengamanan aset keagamaan, khususnya terkait legalitas dan pemanfaatan harta wakaf agar tidak memicu konflik di kemudian hari sekaligus mendorongnya ke arah yang lebih bernilai ekonomi.
“Harta wakaf harus kita jaga bersama agar tidak disalahgunakan. Bahkan ke depan, kita dorong agar wakaf tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga bisa dikelola secara produktif untuk kemaslahatan umat,” tegas Zulfan.Ekonomi

Sementara itu, Ketua PD IPARI Bireuen, Drs Muzakir, menekankan bahwa GAPIT merupakan program unggulan yang dirancang sebagai instrumen berkelanjutan guna memperkuat peran penyuluh sebagai garda terdepan pembinaan umat di tingkat bawah. Meski menghadapi beberapa tantangan sektoral, ia memastikan gerakan ini akan tetap konsisten berjalan.

“Untuk tahun ini, kita akan melaksanakan kegiatan GAPIT setiap empat bulan sekali dan dalam tiga wilayah saja. Hal ini mengingat akan keterbatasan anggaran serta berbagai kendala rekan-rekan penyuluh di lapangan. Namun kita upayakan GAPIT yang sudah berjalan selama dua tahun terakhir akan kita lanjutkan secara kontinu,” pungkas Muzakir.

Sebagai keberlanjutan dari program terpadu ini, PD IPARI Bireuen kini mulai mempersiapkan agenda berikutnya. Kegiatan GAPIT kedua dijadwalkan akan dilaksanakan di wilayah tengah Kabupaten Bireuen yang diagendakan pada awal Agustus mendatang.

Berita Terkait

BREAKING NEWS! Api Lahap Tebing Lonobi, BPBD–Polres Raja Ampat Turun Langsung, Medan Ekstrem Jadi Kendala
Dua Jalan Jembatan Darurat Mbarung Dan Natam Putus Dua Kecamatan Terisolir
BERJUANG SENDIRI, TAPI TIDAK HARUS MENUTUP DIRI
Polsek Gandapura Gencarkan Patroli KRYD Cegah Karhutla, Imbau Warga Tak Bakar Lahan
Carles Imbir Ajak Rakyat Raja Ampat Kawal DPRK: Pastikan Berjalan Sesuai Aturan dan Aspirasi
Ketua DPRK Raja Ampat Tegaskan APBD Perubahan 2026 Harus Tepat Sasaran
FKLL Jakarta Selatan Perkuat Sinergi Tangani Titik Rawan Kecelakaan di Jalan Ciputat Raya Kebayoran Lama
Kapolres Aceh Timur Silaturahmi ke Abu Paya Pasi, Perkuat Sinergi Polri dan Ulama
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 12:50

BREAKING NEWS! Api Lahap Tebing Lonobi, BPBD–Polres Raja Ampat Turun Langsung, Medan Ekstrem Jadi Kendala

Minggu, 27 September 2026 - 12:21

Piagam Rabies dan Target Bebas 2030

Minggu, 27 September 2026 - 04:48

Carles Imbir Ajak Rakyat Raja Ampat Kawal DPRK: Pastikan Berjalan Sesuai Aturan dan Aspirasi

Minggu, 27 September 2026 - 01:29

Panggil BKPSDM Soal IPDN Dipertanyakan, Warga: Jangan Salah Sasaran!

Sabtu, 26 September 2026 - 16:34

Ketua DPRK Raja Ampat Tegaskan APBD Perubahan 2026 Harus Tepat Sasaran

Sabtu, 26 September 2026 - 15:56

Pengawasan APIP Ungkap Temuan Rp2,17 Miliar pada 8 Desa Dalam Kabupaten Simeulue

Sabtu, 26 September 2026 - 10:50

KUA-PPAS Perubahan 2026: Fraksi Demokrat Raja Ampat Beri Catatan Keras untuk Pemerintah Daerah

Sabtu, 26 September 2026 - 10:41

Fraksi Demokrat Bongkar 10 Catatan APBD-P 2026, Desak Bupati Nonaktifkan Kepala Kampung yang Terkena LHP

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Piagam Rabies dan Target Bebas 2030

Minggu, 27 Sep 2026 - 12:21