Diduga Tipu Warga Malaysia, Ketua PWI Bekasi Gunakan KTA PPWI Palsu

- Editor

Senin, 12 Januari 2026 - 13:03

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA|Tribuneindonesia.com

Kasus dugaan penipuan lintas negara kembali mencuat setelah seorang warga Malaysia, Nor Hafiz bin Nor Hazam, melaporkan tindak pidana penipuan yang diduga kuat dilakukan oleh seorang warga Indonesia bernama Ade Muksin, S.H., yang diketahui menjabat sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bekasi. Laporan tersebut diterima oleh Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Wilson Lalengke, pada Senin, 12 Januari 2026, di Sekretariat Nasional PPWI.

Nor Hafiz menyampaikan bahwa dirinya diminta mentransfer uang sebesar 500 Ringgit Malaysia ke rekening Bank BRI Nomor: 016001090432502, atas nama Kemas Fathir Destwo, oleh orang yang mengaku bernama Ade Muksin, S.H. Permintaan tersebut disampaikan melalui pesan WhatsApp yang mengatasnamakan staf media PWI. Dalam pesan itu, pelaku mengirimkan kartu tanda anggota (KTA) yang tampak seperti milik PWI. Namun setelah ditelusuri, kartu tersebut ternyata merupakan KTA PPWI atas nama Ridhal yang telah dimodifikasi.

Modus yang digunakan cukup canggih. KTA PPWI asli dicrop bagian kiri dan kanan sehingga huruf “PPWI” tampak seperti “PWI”. Foto asli pemilik kartu diganti dengan foto Ade Muksin, lengkap dengan latar belakang spanduk berlogo PWI. Tak hanya itu, masa berlaku kartu yang seharusnya berakhir pada 2023 diubah menjadi 2027, seolah-olah kartu tersebut masih sah digunakan.

Selain KTA palsu, Nor Hafiz juga menerima pesan dari nomor yang mengaku sebagai Ade Muksin. Dalam pesan tersebut, pelaku mengklaim berasal dari “media PWI pusat Jakarta” dan menyebut telah menerima video serta data pribadi Nor Hafiz. Pelaku mengancam akan mempublikasikan video tersebut sehingga menjadi viral, kecuali korban memberikan keterangan dan mentransfer sejumlah uang. Dengan dalih “menyelamatkan marwah” korban dan keluarganya, pelaku berusaha meyakinkan Nor Hafiz untuk segera mengirimkan dana.

Baca Juga:  Kapolresta Deli Serdang Dapat Apresiasi atas Respons Cepat Tangani Dugaan Penyimpangan Dana APBD

Wilson Lalengke, setelah menerima laporan, segera meminta nomor kontak pelaku. Dari tangkapan layar yang dikirim korban, terlihat nomor 085177421007 dengan foto profil berlogo PWI. Namun setelah pihak PPWI mencoba menghubungi, nomor tersebut sempat aktif lalu tiba-tiba terblokir, dan logo PWI menghilang dari profil.

Untuk memastikan identitas pelaku, tim media melakukan penelusuran melalui Google dengan kata kunci “Ade Muksin”. Hasil pencarian menunjukkan bahwa benar Ade Muksin adalah Ketua PWI Bekasi yang dikukuhkan sejak April 2024. Foto yang ditemukan identik dengan foto yang ditempelkan pada KTA PPWI milik Ridhal, memperkuat dugaan bahwa pelaku adalah orang yang sama.

Wilson Lalengke menegaskan bahwa pelaku bukan anggota PPWI dan mengecam keras tindakan pencatutan identitas organisasi. Ia juga mengingatkan masyarakat, khususnya warga Malaysia, agar berhati-hati terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan organisasi wartawan. Menurutnya, tindakan seperti ini merusak citra profesi jurnalis dan mencederai kepercayaan publik.

Lebih lanjut, Wilson Lalengke menyerukan agar pimpinan PWI melakukan pengawasan ketat terhadap anggotanya. Ia menekankan pentingnya pembinaan dan pemberian sanksi tegas bagi anggota yang terbukti melakukan tindak kriminal. Hal ini, katanya, untuk mencegah wartawan menggunakan profesinya sebagai kedok melakukan penipuan, korupsi, penggelapan, atau tindak pidana lainnya.

Sementara itu, pihak PPWI tengah mempertimbangkan langkah hukum atas kasus ini. Dugaan pemalsuan KTA dan penipuan lintas negara dianggap sebagai tindak pidana serius yang mencoreng nama baik organisasi PPWI, bangsa, dan negara Indonesia. PPWI berkomitmen untuk menindaklanjuti kasus ini demi menjaga integritas dan melindungi masyarakat dari kejahatan serupa berulang di masa depan. (Tim/red)

Berita Terkait

BREAKING NEWS! APBD Perubahan Raja Ampat Disahkan, Mansur Shadan: Setiap Rupiah Harus Berdampak ke Rakyat
Kodaeral VIII dan Tim Gabungan Gagalkan Penyelundupan 6,75 Ton Sianida Ilegal di Tiga Wilayah
Dibantah Kepala Satpol PP, Endi Tetap Bawa Dugaan Ancaman Wartawan ke Polda PBD”.
Target Pendapatan Naik, Saparuda IB Soroti Kemampuan Keuangan RSUD Datu Beru
JALAN NASIONAL DESA KUNING I ACEH TENGGARA HANCUR LEBUR BAK KUBANGAN KERBAU, LSM KPK-RI SEMPROT TEGAS KINERJA BPJN
Pasca Bencana, Anggaran Setdakab Aceh Tengah Bertambah Rp4,3 Miliar, Abdan Sakura Soroti Sejumlah Pos Belanja
GEGER! Kantor Desa Paya Metah Karang Baru Diduga Numpang di Rumah Pribadi Datok, Dana Sewa Kemana?
Selamat datang Peserta Pendidikan dan Pelatihan Laskar Gerindra Kabupaten Simeulue Tahun 2026.
Berita ini 90 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 11:06

Miras Ilegal Diduga Marak di Waisai, Penertiban Dipertanyakan

Sabtu, 5 September 2026 - 09:51

Kepling Pantai Burung di Balik Pod Getar

Selasa, 1 September 2026 - 21:08

Coba Kelabuhi Petugas Lewat Alas Kaki, Pengunjung Lapas Bitung Ditangkap Bersama Barang Bukti

Selasa, 28 Juli 2026 - 01:43

7 Kilogram Sabu Dikubur di Tanah dan Kebun Sawit, Ditresnarkoba Polda Riau Tangkap Tiga Tersangka

Sabtu, 25 Juli 2026 - 04:54

Gagal Lolos X-Ray! Kurir Asal Aceh Bawa 2 Kg Sabu Ditangkap, Polisi Telusuri Asal Barang

Jumat, 24 Juli 2026 - 05:54

Gudang Narkoba di Pekanbaru Dibongkar, Polisi Sita 4 Kg Sabu dan Buru Pengendali Jaringan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 10:24

Sinergi Makin Solid, Kajari Subulussalam Andie Saputra SH Ajak Jajaran Kejaksaan dan PN Singkil Perkuat Kebersamaan Lewat Tennis Persahabatan

Kamis, 11 Juni 2026 - 05:03

Tak Lupakan Jasa Senior, Polres Subulussalam Gelar Anjangsana Penuh Haru Sambut Hari Bhayangkara ke-80

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Job Fair 2026. Lowongan Terbuka, Kompetensi Masih Jadi Soal

Selasa, 29 Sep 2026 - 12:20