BANDA ACEH/Tribuneindonesia.com
Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST, resmi dikukuhkan sebagai Wakil Koordinator Forum Komunikasi Pemerintahan Kabupaten/Kota Se-Aceh (FKKA) Periode 2025–2030. Prosesi pengukuhan Dewan Pimpinan FKKA ini dipimpin langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) RI, Bima Arya Sugiarto, serta disaksikan oleh Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, SE.
Dalam jajaran kepengurusan FKKA, Wali Kota Banda Aceh, Illiza Saaduddin Djamal terpilih sebagai Koordinator FKKA. Pengukuhan jajaran pengurus yang secara keseluruhan berjumlah 23 orang terdiri dari Koordinator, Wakil Koordinator, dan Anggota, diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) oleh Sekretaris Eksekutif FKKA, Bapak Bahagia.
Sebagai Wakil Koordinator, Bupati Bireuen Ir. H. Mukhlis, ST menegaskan kesiapannya untuk memperkuat posisi Kabupaten Bireuen dalam mendorong kolaborasi dan pembangunan daerah antar wilayah di Tanah Rencong.
”Pengukuhan ini merupakan amanah besar untuk memperkuat keterhubungan dan sinergisitas antarkabupaten/kota di Aceh. Melalui FKKA, kita inginkan program lintas daerah berjalan selaras demi kesejahteraan masyarakat Bireuen dan Aceh secara luas,” ujar Ir. H. Mukhlis, ST seusai acara pengukuhan.
Dalam arahannya, Wamendagri, Bima Arya Sugiarto menekankan pentingnya soliditas dan dialog yang konsisten di dalam tubuh forum.
”FKKA harus kompak dan solid terlebih dahulu. Koordinator dan jajaran pimpinan harus aktif membangun dialog dengan seluruh anggota FKKA untuk mempermudah koordinasi, baik dengan Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Pusat. Aceh akan jauh lebih maju jika semua elemen bekerja bersama dan tumbuh bersama,” ujar Bima Arya sekaligus membuka Rapat Kerja (Raker) FKKA. Wamendagri juga berpesan agar sekretariat FKKA dihidupkan secara aktif agar terus melahirkan inspirasi pembangunan daerah.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Gubernur Aceh H. Fadhlullah, SE menyampaikan harapannya agar FKKA menjadi wadah strategis bagi para kepala daerah.
“Forum ini harus menjadi tempat berkonsultasi dan berkoordinasi bagi seluruh kepala daerah demi mengakselerasi kemajuan Aceh,” tutur Wagub Aceh.
Dalam sambutan pembukanya, Koordinator FKKA Illiza Saaduddin Djamal mengingatkan kembali sejarah FKKA yang pertama kali dibentuk pada tahun 2008. Forum ini dirancang sebagai wadah koordinasi dan silaturahmi untuk menciptakan harmoni serta menyukseskan kolaborasi program-program lintas kabupaten/kota.
Rangkaian acara pengukuhan diakhiri dengan penyerahan cinderamata kepada Wakil Menteri Dalam Negeri dan Wakil Gubernur Aceh oleh jajaran Dewan Pimpinan FKKA, yang kemudian dilanjutkan dengan agenda Rapat Kerja (Raker) FKKA Periode 2025–2030.
oleh Wamendagri
BANDA ACEH — Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST, resmi dikukuhkan sebagai Wakil Koordinator Forum Komunikasi Pemerintahan Kabupaten/Kota Se-Aceh (FKKA) Periode 2025–2030. Prosesi pengukuhan Dewan Pimpinan FKKA ini dipimpin langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) RI, Bima Arya Sugiarto, serta disaksikan oleh Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, SE.
Dalam jajaran kepengurusan FKKA, Wali Kota Banda Aceh, Illiza Saaduddin Djamal terpilih sebagai Koordinator FKKA. Pengukuhan jajaran pengurus yang secara keseluruhan berjumlah 23 orang terdiri dari Koordinator, Wakil Koordinator, dan Anggota, diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) oleh Sekretaris Eksekutif FKKA, Bapak Bahagia.
Sebagai Wakil Koordinator, Bupati Bireuen Ir. H. Mukhlis, ST menegaskan kesiapannya untuk memperkuat posisi Kabupaten Bireuen dalam mendorong kolaborasi dan pembangunan daerah antar wilayah di Tanah Rencong.
”Pengukuhan ini merupakan amanah besar untuk memperkuat keterhubungan dan sinergisitas antarkabupaten/kota di Aceh. Melalui FKKA, kita inginkan program lintas daerah berjalan selaras demi kesejahteraan masyarakat Bireuen dan Aceh secara luas,” ujar Ir. H. Mukhlis, ST seusai acara pengukuhan.
Dalam arahannya, Wamendagri, Bima Arya Sugiarto menekankan pentingnya soliditas dan dialog yang konsisten di dalam tubuh forum.
”FKKA harus kompak dan solid terlebih dahulu. Koordinator dan jajaran pimpinan harus aktif membangun dialog dengan seluruh anggota FKKA untuk mempermudah koordinasi, baik dengan Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Pusat. Aceh akan jauh lebih maju jika semua elemen bekerja bersama dan tumbuh bersama,” ujar Bima Arya sekaligus membuka Rapat Kerja (Raker) FKKA. Wamendagri juga berpesan agar sekretariat FKKA dihidupkan secara aktif agar terus melahirkan inspirasi pembangunan daerah.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Gubernur Aceh H. Fadhlullah, SE menyampaikan harapannya agar FKKA menjadi wadah strategis bagi para kepala daerah.
“Forum ini harus menjadi tempat berkonsultasi dan berkoordinasi bagi seluruh kepala daerah demi mengakselerasi kemajuan Aceh,” tutur Wagub Aceh.
Dalam sambutan pembukanya, Koordinator FKKA Illiza Saaduddin Djamal mengingatkan kembali sejarah FKKA yang pertama kali dibentuk pada tahun 2008. Forum ini dirancang sebagai wadah koordinasi dan silaturahmi untuk menciptakan harmoni serta menyukseskan kolaborasi program-program lintas kabupaten/kota.
Rangkaian acara pengukuhan diakhiri dengan penyerahan cinderamata kepada Wakil Menteri Dalam Negeri dan Wakil Gubernur Aceh oleh jajaran Dewan Pimpinan FKKA, yang kemudian dilanjutkan dengan agenda Rapat Kerja (Raker) FKKA Periode 2025–2030.
























