SOMASI: DPMG Langsa Bikin Kebijakan Tanpa Hitung Dampak, Pilchiksung Terancam Kacau

- Editor

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:08

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Foto Ilustrasi

Caption : Foto Ilustrasi

LANGSA | TribuneIndonesia.com Solidaritas Masyarakat Sipil Kota Langsa (SOMASI) kembali melontarkan kritik keras terhadap Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Kota Langsa terkait perubahan tahapan Pemilihan Geuchik Langsung Serentak (Pilchiksung) yang dinilai dilakukan tanpa mempertimbangkan dampaknya bagi masyarakat maupun para calon geuchik.

Menurut SOMASI, penundaan tahapan Pilchiksung yang dilakukan Pemerintah Kota Langsa melalui DPMG telah mengubah keseluruhan jadwal pelaksanaan. Akibatnya, sejumlah tahapan menjadi sangat singkat dan dinilai tidak realistis untuk dilaksanakan di lapangan.

“DPMG Kota Langsa terkesan membuat aturan sesuka hati tanpa memikirkan dampak dari kebijakan yang mereka keluarkan. Akibat penundaan tersebut, seluruh tahapan menjadi berubah dan justru menimbulkan persoalan baru,” ujar perwakilan SOMASI kepada wartawan.

SOMASI menyoroti masa pemasangan alat peraga kampanye yang, apabila mengacu pada jadwal terbaru, hanya berlangsung sekitar satu minggu. Menurut mereka, waktu tersebut terlalu singkat bagi calon geuchik untuk menyampaikan visi, misi, dan program kerja kepada masyarakat.

“Kalau hanya diberikan waktu satu minggu untuk pemasangan alat peraga, apakah secara akal sehat informasi tentang calon dapat tersampaikan secara maksimal kepada seluruh masyarakat? Bagaimana masyarakat bisa mengenal visi dan misi para kandidat jika ruang sosialisasinya sangat terbatas?” tegasnya.

Selain dianggap merugikan para calon, SOMASI juga menilai jadwal yang disusun DPMG terlalu padat sehingga berpotensi mengganggu kualitas pelaksanaan Pilchiksung.

Baca Juga:  PERWAL : Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Langsa, Antara Gebrakan Awal dan Ujian Bencana

“Kami melihat hampir seluruh tahapan dibuat dalam rentang waktu yang sangat singkat. Kondisi ini justru membuka peluang munculnya berbagai persoalan administrasi maupun teknis di lapangan,” katanya.

Kemudian tahapan sudah dilakukan dan para calon telah resmi dari balon menjadi calon, kita rasa tidak ada masalah bila para balon menyampaikan atau mensosialisasikan dirinya melalui alat peraga.

Atas kondisi tersebut, SOMASI kembali mendesak Pemerintah Kota Langsa untuk melakukan evaluasi terhadap kepemimpinan di DPMG. Menurut mereka, kritik yang sebelumnya disampaikan kini semakin menemukan alasan.

“Dorongan kami agar dilakukan pergantian terhadap Penjabat Kepala DPMG semakin terjawab. Kami menilai diperlukan pejabat yang benar-benar memahami regulasi, mekanisme, dan tahapan Pilchiksung. Jika seluruh tahapan dipaksakan berjalan dengan jadwal yang tidak realistis, maka dikhawatirkan proses demokrasi di tingkat gampong tidak akan berlangsung secara maksimal,” pungkasnya.

Di mana sebelumnya Pj kadis DPMG sudah membuat kegaduhan atas surat yang dikeluarkan untuk aturan calon geuchik yang mengangkanggi peraturan walikota Langsa.

Hingga berita ini diturunkan, pihak DPMG Kota Langsa belum memberikan tanggapan resmi terkait kritik yang disampaikan SOMASI.

Berita Terkait

Apakah Menunggu Ada Korban Jiwa ? Jembatan Yang Menghubungkan Panter dan Dusun Suka Damai Desa Sinabang ini baru ada perbaikan
Wakil Bupati Simeulue Sambut Kedatangan Pangdam Iskandar Muda dan Serahkan Cindera Mata
Hampir Sepekan Padam Listrik Bergilir di Kalimantan, Tapi PLN Tidak Transparan
PT Bintang Sawit Cemerlang Perkuat Akses Warga Lewat Perbaikan Jalan Paya Itik
Dana Stimulan Banjir Menggerakkan Ekonomi Langsa, Daya Beli Warga Mulai Pulih
Infrastruktur JTTS Permai Terjaga, Hutama Karya Beri Kenyamanan Bagi Pengendara
Seret Nama Dirut PLN Darmawan Prasodjo, Re-LUN Ungkap Skema Dugaan Suap US$50 Juta Proyek AMI
GRPK dan BBHAR Satukan Langkah Perkuat Advokasi Hukum, Bongkar Dugaan Persoalan Alsintan Kelompok Tani Rukun Sena
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:02

​Layanan Air Bersih di 19 Wilayah Bitung Terganggu Akibat Kebocoran Pipa Utama

Jumat, 26 Juni 2026 - 06:57

​Wali Kota Bitung Tekan Laju Inflasi Melalui Kolaborasi Strategis di HLM TPID 2026

Jumat, 26 Juni 2026 - 05:10

​Bitung Bukan Tempat Sampah Industri Asing: Warga Tanjung Merah Protes Kiriman Limbah dari Minut

Jumat, 26 Juni 2026 - 04:48

PEMELIHARAAN JALAN DESA DAN PENINGKATAN AKSES WILAYAH DI GAMPONG TANJONG DALAM SELATAN

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:40

Ketum PSSB Bireuen Lepas Tim U-12 ke Banda Aceh, Siap Ikuti Festival Piala Presiden

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:10

​Sinergi TNI-Polri di Bitung: Bersama Donor Darah demi Kemanusiaan di Hari Bhayangkara

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:36

Sejumlah Lomba Hiasi Peringatan Harlah IPARI Ke 3 di Bireuen

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:29

HRD Kembali Serahkan Usulan Pembangunan Gedung Fakultas Kedokteran Umuslim Kepada Menteri PU

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

BPN Bali Gunakan Film Tanah Sengketa untuk Edukasi dan Cegah Praktik Mafia Tanah

Jumat, 26 Jun 2026 - 07:27