Apakah Menunggu Ada Korban Jiwa ? Jembatan Yang Menghubungkan Panter dan Dusun Suka Damai Desa Sinabang ini baru ada perbaikan

- Editor

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:20

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SIMEULUE Tribune Indonesia.com Warga Desa Kota Sinabang, Kecamatan Simeulue Timur, kembali mempertanyakan tindak lanjut perbaikan jembatan kayu yang menghubungkan kawasan Panter dengan Dusun Suka Damai desa Sinabang.

Meski sebelumnya telah menjadi perhatian publik dan sempat ditinjau oleh Ketua DPRK Simeulue beberapa bulan lalu, hingga kini jembatan tersebut belum juga mendapatkan penanganan.

Tokoh masyarakat Kota Sinabang, ada suhelmi, mengungkapkan kekecewaannya terhadap lambannya respons pemerintah terkait kondisi jembatan yang dinilai semakin parah dan  memprihatinkan.

“Kondisi jembatan ini sudah lama kami keluhkan. Bahkan sudah pernah diberitakan dan ditinjau oleh Ketua DPRK Simeulue, tetapi sampai sekarang belum juga diperbaiki. Kami khawatir jangan sampai harus menunggu adanya korban jiwa baru dilakukan penanganan,” ujar suhelmi Jumat (26/6/2026).

Menurut warga, jembatan tersebut merupakan akses vital yang setiap hari digunakan masyarakat untuk berbagai aktivitas, mulai dari menuju permukiman hingga mendukung kegiatan ekonomi warga. Namun, kondisi kayu yang mulai lapuk dan struktur jembatan yang terus menurun membuat pengguna merasa waswas saat melintas.

Baca Juga:  Bupati Bireun Kukuhkan Pengurus KADIN Masa Bakti 2025 s/d 2030.

Kepala Desa Kota Sinabang, Novian, membenarkan bahwa kondisi jembatan tersebut sudah sangat membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah.

“Benar, kondisi jembatan kayu yang menghubungkan Panter dan Dusun Suka Damai saat ini sudah cukup memprihatinkan dan membutuhkan penanganan segera,” kata Novian.

Warga berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki jembatan tersebut.

Selain demi keselamatan masyarakat, perbaikan jembatan juga dinilai penting untuk menjaga kelancaran mobilitas dan aktivitas ekonomi warga di wilayah tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, masyarakat masih menunggu kepastian terkait rencana perbaikan jembatan yang telah lama menjadi keluhan warga tersebut.(*)

Berita Terkait

Wamenag RI Soroti Kasus Dugaan Penistaan Agama di The Sounds Project: Jangan Jadikan Agama Komoditas
Tinjau Sekolah Rakyat DKI Jakarta, Menteri PU Apresiasi Hutama Karya
DPC PKB Kota Langsa Buka Peluang Warga Jadi Pengurus DPAC dan Tingkat Gampong
​Semarak HUT RI ke-81: Wali Kota Bitung Lepas Peserta Gerak Jalan SKPD dan Umum
​Mempererat Sinergi di Malam Doa: Pemkot Bitung dan TNI Gaungkan Spirit Kemerdekaan di Girian Bawah
​Genjot PAD Rp104 Miliar, Wali Kota Bitung Dorong Perubahan Budaya Transaksi Lewat QRIS
TAMPERAK dan PEPABRI Soroti Stok Menipis, Harga Semen di Aceh Melambung hingga Rp90 Ribu per Zak
Mengangkat Rasa Nusantara, Menghidupkan Kuta: Gerakan Baru Industri F&B Bali
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 04:17

Wamenag RI Soroti Kasus Dugaan Penistaan Agama di The Sounds Project: Jangan Jadikan Agama Komoditas

Rabu, 12 Agustus 2026 - 04:10

Tinjau Sekolah Rakyat DKI Jakarta, Menteri PU Apresiasi Hutama Karya

Rabu, 12 Agustus 2026 - 03:07

​Semarak HUT RI ke-81: Wali Kota Bitung Lepas Peserta Gerak Jalan SKPD dan Umum

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:17

​Mempererat Sinergi di Malam Doa: Pemkot Bitung dan TNI Gaungkan Spirit Kemerdekaan di Girian Bawah

Selasa, 11 Agustus 2026 - 05:33

​Genjot PAD Rp104 Miliar, Wali Kota Bitung Dorong Perubahan Budaya Transaksi Lewat QRIS

Selasa, 11 Agustus 2026 - 05:20

TAMPERAK dan PEPABRI Soroti Stok Menipis, Harga Semen di Aceh Melambung hingga Rp90 Ribu per Zak

Selasa, 11 Agustus 2026 - 01:03

Mengangkat Rasa Nusantara, Menghidupkan Kuta: Gerakan Baru Industri F&B Bali

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:06

BUPATI SIMEULUE SAMPAIKAN PESAN KEPADA MAHASISWA BARU UTU KAMPUS PAHLAWAN NASIONAL

Berita Terbaru