TAMPERAK dan PEPABRI Soroti Stok Menipis, Harga Semen di Aceh Melambung hingga Rp90 Ribu per Zak

- Editor

Selasa, 11 Agustus 2026 - 05:20

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tamiang | TribuneIndonesia.com – Harga semen di sejumlah wilayah Aceh, khususnya Kabupaten Aceh Tamiang, kembali mengalami kenaikan. Kondisi tersebut mendapat sorotan dari Ketua Tameng Perjuangan Rakyat Anti Korupsi (TAMPERAK) dan Sekretaris Persatuan Purnawirawan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (PEPABRI) Aceh Tamiang, Purn TNI Zulsyafri.

Saat ini harga semen di tingkat pasaran mencapai Rp90 ribu per zak. Angka tersebut meningkat dibandingkan harga sebelumnya yang lebih rendah. Kenaikan harga diduga dipicu oleh terbatasnya pasokan semen di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap material bangunan.

Menurut Zulsyafri, kondisi kelangkaan material bangunan, khususnya semen, menjadi persoalan yang kerap terjadi. Padahal Aceh merupakan salah satu daerah yang memiliki industri semen, namun kenyataannya pasokan ke sejumlah daerah masih terbatas sehingga berdampak terhadap harga jual di pasaran.

“Kelangkaan semen ini menjadi perhatian kita. Aceh merupakan daerah penghasil semen, tetapi pasokan ke daerah masih terbatas. Akibatnya harga semen bisa mencapai Rp80 ribu hingga Rp90 ribu per zak,” ujar Zulsyafri.

Ia menyebutkan, saat ini stok semen Andalas di sejumlah tempat masih kosong. Kondisi tersebut membuat masyarakat dan pelaku usaha konstruksi harus mengeluarkan biaya lebih besar untuk mendapatkan kebutuhan material pembangunan.

Baca Juga:  Sidang TP-TGR Raja Ampat: 7 OPD Disidangkan, Batas Pengembalian Ditegaskan 90 Hari

“Pasokan semen Andalas saat ini masih kosong. Kenaikan harga tentu sangat dikeluhkan masyarakat, terutama bagi mereka yang sedang melakukan pembangunan rumah maupun kegiatan konstruksi lainnya,” katanya.

Meski distribusi semen mulai mengalami ketidakstabilan, Zulsyafri mengapresiasi upaya para pemilik toko bangunan yang terus mencari tambahan pasokan agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dan aktivitas pembangunan tidak terhenti.

“Pelaku usaha toko bangunan terus berusaha mencari pasokan tambahan agar kebutuhan masyarakat tetap tersedia. Namun persoalan ini tetap harus mendapat perhatian serius dari pemerintah,” jelasnya.

TAMPERAK dan PEPABRI meminta pemerintah segera melakukan evaluasi terhadap sistem distribusi dan pengiriman pasokan semen dari produsen maupun distributor ke daerah-daerah.

Menurut Zulsyafri, keterbatasan pasokan yang terjadi secara terus-menerus berpotensi membuka ruang terjadinya permainan harga yang pada akhirnya dapat membebani masyarakat dan berdampak terhadap perekonomian daerah.

“Kami berharap pemerintah segera turun tangan memastikan distribusi semen berjalan normal. Jangan sampai kelangkaan ini dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk memainkan harga yang akhirnya merugikan masyarakat,” tegasnya.

Ia menambahkan, pemerintah perlu memastikan ketersediaan material bangunan strategis agar pembangunan di Aceh tetap berjalan dan masyarakat tidak menjadi korban akibat persoalan distribusi. (##)

Berita Terkait

Cak Imin Sentil Kader PKB: Jangan Terlena Kekuasaan, Kuasai Media Sosial dan Hadir untuk Rakyat
Hampir Sepekan Berpolemik, Nasib Dokter Laura di RSUD Raja Ampat Temukan Titik Terang
Tragedi Senin Pagi di Gayo Lues: 22 Rumah, Mushala, dan Balai Adat Ludes Terbakar
Laporan Hotline Kapolda Sumut Berujung Penangkapan, Enam Paket Diduga Sabu Diamankan di Sidodadi
Ruko Toko Roti Rida di Batu Bara Ludes Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Korsleting
Bank Aceh Dorong Perluasan Ekosistem Pembayaran Digital, Merchant QRIS Tembus 25.748
KAL Patola VIII-27 Dikerahkan dalam Operasi SAR Kapal MT Mika Zain Terbakar di Perairan Bitung
Destinasi Wisata Kota Batu Kecamatan Simtim Kabupaten Simeulue Dipadati Wisatawan Lokal Saat Hari Reha
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 19:06

25 Bangunan Terbakar di Telege Jernih, 23 Kepala Keluarga Kehilangan Tempat Tinggal

Senin, 2 November 2026 - 15:18

Melayani Sepenuh Hati, Hutama Karya Ajak Pengguna Jalan Jaga Kebersihan Rest Area demi Kenyamanan Bersama

Senin, 2 November 2026 - 10:44

Hampir Sepekan Berpolemik, Nasib Dokter Laura di RSUD Raja Ampat Temukan Titik Terang

Senin, 2 November 2026 - 10:13

Tragedi Senin Pagi di Gayo Lues: 22 Rumah, Mushala, dan Balai Adat Ludes Terbakar

Senin, 2 November 2026 - 06:54

Gotong Royong Rampung, Jalan Darurat Natam-Darul Hasanah Kembali Bisa Dilalui Kendaraan

Senin, 2 November 2026 - 03:20

Bukan Sekadar Tilang, Polres Bireuen Ajak Warga Jadi Pelopor Keselamatan Lewat Operasi Patuh Seulawah 2026

Senin, 2 November 2026 - 02:07

Kapolres Bireuen Ajak Siswa SMAN 1 Bireuen Jadi Pelopor Kamtibmas dan Keselamatan Berlalu Lintas

Senin, 2 November 2026 - 00:50

Kawal Hak Sipil Warga Keturunan Filipina, Korlap Sartika Manuel Apresiasi Langkah Kemenkumham dan Pemkot Bitung

Berita Terbaru