Edi Syahputra, ST Ketua MPC PP Aceh Tamiang : “Perpanjangan Status Transisi Darurat Menjadi Alarm Keras Lambannya Pemulihan Pascabencana”

- Editor

Sabtu, 30 Mei 2026 - 07:38

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karang Baru | TribuneIndonesia.com – – Edi Syahputra,ST KetuaM PC Pemuda Pancasila Kabupaten Aceh Tamiang, menilai terbitnya Keputusan Bupati Aceh Tamiang Nomor 100.3.3.2/445/2026 tentang Perpanjangan Masa Transisi Darurat ke Pemulihan Pascabencana Hidrometeorologi merupakan “sinyal” serius bahwa proses pemulihan pasca banjir di Kabupaten Aceh Tamiang belum berjalan optimal. Dan belum mampu mengembalikan kondisi masyarakat ke situasi normal.

Adapun perpanjangan status selama 90 hari ke depan, bukan sekadar administrasi pemerintahan. Tetapi merupakan pengakuan resmi bahwa dampak bencana masih menimbulkan gangguan besar terhadap kehidupan sosial, ekonomi, dan keberlangsungan hidup masyarakat. Khususnya masyarakat Aceh Tamiang.
Edi menilai,ada beberapa persoalan mendasar yang harus dievaluasi secara terbuka :

1. Lambannya percepatan pemulihan di lapangan. Masyarakat masih menghadapi persoalan hunian, infrastruktur rusak, ketidakpastian bantuan, serta lemahnya kepastian program rehabilitasi.
2. Minimnya transparansi progres pemulihan. Publik berhak mengetahui sejauh mana realisasi anggaran penanganan bencana, capaian rehabilitasi, serta kendala yang menyebabkan status harus kembali diperpanjang.
3. Potensi ketidakpercayaan masyarakat terhadap tata kelola penanganan bencana. Apabila status terus diperpanjang tanpa indikator keberhasilan yang jelas, maka masyarakat akan menilai pemerintah berjalan tanpa peta jalan pemulihan yang terukur.
4. Lemahnya koordinasi lintas sektor. Penanganan pascabencana seharusnya melibatkan integrasi kuat antara pemerintah daerah, provinsi, pusat, BPBD, instansi teknis, hingga pengawasan DPR-K agar pemulihan tidak berjalan parsial.

Baca Juga:  LPP Suara Rakyat: Pendukung Paslon Harus Ikhlas Terima Hasil Pilkada 2024

MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Aceh Tamiang menegaskan, terkait status transisi darurat tidak boleh hanya menjadi legitimasi administratif untuk memperpanjang penggunaan anggaran, tetapi harus benar-benar diikuti aksi percepatan nyata di lapangan.
Karena itu, kami mendesak :

1. Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang membuka secara transparan, progres pemulihan pascabencana kepada publik.
2. Segera dilakukan audit dan evaluasi menyeluruh terhadap efektivitas penanganan bencana selama masa transisi sebelumnya.
3. Pemerintah segera menyusun roadmap pemulihan yang jelas, terukur, dan dapat diawasi publik;
4. DPR-K Aceh Tamiang menjalankan fungsi pengawasan secara aktif terhadap penggunaan anggaran,dan pelaksanaan program pemulihan.
5. Pemerintah pusat dan Pemerintah Aceh segera meningkatkan dukungan konkret, agar pemulihan tidak berjalan lambat dan berlarut-larut.
6.
Selanjutnya MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Aceh Tamiang menegaskan,bahwa masyarakat korban bencana tidak boleh menjadi penonton dari lambannya birokrasi. Negara harus hadir secara nyata, cepat, dan terukur.
Bencana tidak boleh berubah menjadi krisis kepercayaan publik, akibat lemahnya tata kelola pemulihan. Ungkap
Edi Syahputra. ST. Karangbaru 30/05/2026. (AR)

Berita Terkait

Puncak HUT Ke-103 Negeri Aertembaga Sukses Digelar, Perkuat Sinergi Pesisir Bitung
Peringati HKN ke-62, Dinkes Simeulue Gelar Aksi Bersih Lingkungan dan Kampanye Sanitasi di Pelabuhan Malasin​
Kepala Distrik Waigeo Barat Kepulauan Salurkan Bantuan Presiden 3T, Warga Kampung Jadi Sasaran
Kepala Distrik Waigeo Barat Kepulauan Salurkan Bantuan Presiden untuk Warga 3T
Rumah Mewah anggota Dewan Deli Serdang Jadi Sorotan, GRPK Desak Transparansi PBG dan Sumber Dana
Bobol Rumah Tetangga Saat Terlelap, Pelaku Pencurian Mobil di Bitung Terancam 7 Tahun Penjara
Pelantikan JPT Pratama Simeulue: Masyarakat Berharap Bupati Pilih Pejabat Terbaik dan Berintegritas
YBM PLN UP3 Langsa Hadirkan Kepedulian, Bantu Pengajian Al-Amin dan Usaha Kedai Kopi
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 23:19

Respon Cepat Laporan Warga, Polres Solok Selatan Sikat Dugaan PETI di Sungai Batang Hari

Sabtu, 19 September 2026 - 16:57

Kapolres Bireuen Jenguk Korban yang Diduga Keracunan MBG

Sabtu, 19 September 2026 - 12:02

Habib Bugak, Tokoh Bersejarah Aceh yang Warisannya Mendunia

Sabtu, 19 September 2026 - 11:07

HRD Tinjau Jembatan Baru Kreung Tingkeum Kutablang, Berharap Ekonomi Masyarakat Kembali Normal

Sabtu, 19 September 2026 - 11:02

Ratusan siswa madrasah di Bireuen mengikuti Aksioma

Sabtu, 19 September 2026 - 09:48

Kepala Distrik Waigeo Barat Kepulauan Salurkan Bantuan Presiden 3T, Warga Kampung Jadi Sasaran

Jumat, 18 September 2026 - 19:38

Perebutan Juara Bersama Kategori Warnai GOR Brodjonegoro

Jumat, 18 September 2026 - 15:58

Heboh Penertiban Aset! Bentak Warga, Bupati Diminta Evaluasi

Berita Terbaru