TAMPERAK dan PEPABRI Soroti Drainase Tersumbat Pascabanjir, Warga Aceh Tamiang Keluhkan Genangan Air

- Editor

Selasa, 26 Mei 2026 - 03:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tamiang | TribuneIndonesia.com – Ketua Tameng Perjuangan Rakyat Anti Korupsi (TAMPERAK) bersama Sekretaris Persatuan Purnawirawan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (PEPABRI) Aceh Tamiang, Purnawirawan TNI Zulsyafri, menyoroti kondisi drainase di sejumlah wilayah Kabupaten Aceh Tamiang yang dinilai tidak berfungsi optimal pascabanjir.

Menurut Zulsyafri, masyarakat mengeluhkan saluran drainase yang kini dipenuhi sampah dan endapan lumpur sehingga menyebabkan aliran air tersumbat. Akibatnya, saat hujan turun dalam beberapa pekan terakhir, genangan air kembali melanda sejumlah kawasan permukiman warga.

“Saluran air mengalami penyempitan dan pendangkalan. Bahkan ada drainase sepanjang puluhan hingga ribuan meter yang dipenuhi sampah organik serta lumpur sisa banjir. Jika tidak segera dibersihkan dan dinormalisasi, setiap hujan deras air pasti meluap ke jalan maupun rumah warga,” ujar Zulsyafri.

Ia menilai persoalan tersebut harus segera ditangani secara serius oleh pemerintah daerah bersama instansi terkait sebelum memasuki puncak musim penghujan. Kondisi drainase yang tidak terawat dikhawatirkan akan memperparah risiko banjir di masa mendatang.

Keluhan serupa juga disampaikan sejumlah warga yang mengaku persoalan drainase telah lama luput dari perhatian setelah banjir berlalu. Mereka berharap pemerintah tidak hanya hadir saat bencana terjadi, tetapi juga melakukan langkah pencegahan secara berkelanjutan.
Warga meminta adanya gerakan gotong royong bersama antara pemerintah, instansi terkait, dan masyarakat untuk membersihkan serta menormalisasi saluran air yang ada di lingkungan mereka.

Baca Juga:  Bantuan Rakyat Miskin Diduga Dijadikan Bancakan, Pungli PKH Ratusan Ribu Tercium di Desa Pasirsedang

“Kami sebagai masyarakat Aceh Tamiang siap kapan saja bergotong royong demi menciptakan lingkungan yang sehat dan bersih. Kami berharap ada perhatian serius dari pihak terkait agar persoalan drainase ini segera ditangani,” ujar salah seorang tokoh masyarakat.

Selain persoalan drainase, warga juga mengeluhkan belum adanya kejelasan terkait bantuan pascabanjir, seperti bantuan jadup, perabotan rumah tangga, maupun rehabilitasi rumah terdampak banjir.

“Musim penghujan sudah mulai tiba, sementara bantuan belum ada kepastian. Mau mengadu ke mana lagi kami. Harapan kami saat ini hanya mendengarkan janji-janji yang belum pasti,” ungkap warga dengan penuh harap.

Persoalan drainase kini menjadi sorotan publik di Aceh Tamiang. Warga menilai tanpa adanya perbaikan infrastruktur dan pengawasan yang serius, ancaman banjir akan terus menghantui kehidupan masyarakat setiap musim hujan tiba. (zs)

Berita Terkait

Puncak HUT Ke-103 Negeri Aertembaga Sukses Digelar, Perkuat Sinergi Pesisir Bitung
Peringati HKN ke-62, Dinkes Simeulue Gelar Aksi Bersih Lingkungan dan Kampanye Sanitasi di Pelabuhan Malasin​
Kepala Distrik Waigeo Barat Kepulauan Salurkan Bantuan Presiden 3T, Warga Kampung Jadi Sasaran
Kepala Distrik Waigeo Barat Kepulauan Salurkan Bantuan Presiden untuk Warga 3T
Rumah Mewah anggota Dewan Deli Serdang Jadi Sorotan, GRPK Desak Transparansi PBG dan Sumber Dana
Bobol Rumah Tetangga Saat Terlelap, Pelaku Pencurian Mobil di Bitung Terancam 7 Tahun Penjara
Pelantikan JPT Pratama Simeulue: Masyarakat Berharap Bupati Pilih Pejabat Terbaik dan Berintegritas
YBM PLN UP3 Langsa Hadirkan Kepedulian, Bantu Pengajian Al-Amin dan Usaha Kedai Kopi
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 23:19

Respon Cepat Laporan Warga, Polres Solok Selatan Sikat Dugaan PETI di Sungai Batang Hari

Sabtu, 19 September 2026 - 16:57

Kapolres Bireuen Jenguk Korban yang Diduga Keracunan MBG

Sabtu, 19 September 2026 - 12:02

Habib Bugak, Tokoh Bersejarah Aceh yang Warisannya Mendunia

Sabtu, 19 September 2026 - 11:07

HRD Tinjau Jembatan Baru Kreung Tingkeum Kutablang, Berharap Ekonomi Masyarakat Kembali Normal

Sabtu, 19 September 2026 - 11:02

Ratusan siswa madrasah di Bireuen mengikuti Aksioma

Sabtu, 19 September 2026 - 09:48

Kepala Distrik Waigeo Barat Kepulauan Salurkan Bantuan Presiden 3T, Warga Kampung Jadi Sasaran

Jumat, 18 September 2026 - 19:38

Perebutan Juara Bersama Kategori Warnai GOR Brodjonegoro

Jumat, 18 September 2026 - 15:58

Heboh Penertiban Aset! Bentak Warga, Bupati Diminta Evaluasi

Berita Terbaru