BITUNG – PT Pegadaian Area Manado 2 menggelar sosialisasi literasi keuangan yang bertempat di Aula Kantor Kelurahan Kasawari, Kecamatan Aertembaga, Selasa (5/05/26).
Kegiatan ini merupakan bagian dari mandat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mendorong masyarakat lebih bijak dalam mengelola keuangan keluarga.
Marketing Bisnis Senior PT Pegadaian Area Manado 2, Jimly Jonas Stefan Wingida, hadir langsung memberikan edukasi mengenai pentingnya mengalihkan gaya hidup konsumtif ke investasi jangka panjang, khususnya melalui instrumen emas.

”Kami hadir di Kelurahan Kasawari untuk memastikan masyarakat paham cara mengoptimalisasikan aset. Dibandingkan uang habis untuk kebutuhan yang tidak mendesak, lebih baik dijadikan modal masa depan melalui tabungan atau cicil emas,”
ujar Jimly di hadapan warga yang hadir.
Dalam sesi tersebut, Jimly memaparkan solusi cerdas bagi warga yang memiliki perhiasan rusak, seperti cincin patah atau anting yang tinggal sebelah.
Daripada hanya disimpan di rumah tanpa nilai tambah, barang tersebut bisa dibawa ke Pegadaian untuk dikonversi menjadi aset produktif.
”Emas yang rusak atau tidak terpakai bisa digadaikan. Dana hasil gadai tersebut kemudian dapat digunakan warga untuk membayar uang muka (DP) cicilan emas batangan dengan gramasi yang lebih besar. Jadi, asetnya tidak hilang, malah bertambah,”
jelasnya.
Selain fokus pada emas, sosialisasi ini juga membuka wawasan warga Kasawari mengenai berbagai produk pembiayaan yang kini tersedia di Pegadaian, antara lain:
- Kredit Usaha Rakyat (KUR): Solusi modal usaha bagi pelaku UMKM.
- Kupedes dan Kreasi Multiguna: Untuk kebutuhan produktif masyarakat.
- Cicilan Kendaraan: Pembiayaan motor atau mobil dengan bunga yang relatif rendah.
Selain itu, Jimly menambahkan bahwa sosialisasi serupa akan terus dilakukan secara masif di wilayah kerja Area Manado 2.
Saat ini, wilayah tersebut membawahi 9 kantor cabang yang tersebar mulai dari Kota Bitung (Cabang Bitung dan Girian), Airmadidi, Tomohon, Minahasa Raya, hingga tiga cabang di Ternate.
Dengan adanya edukasi langsung di tingkat kelurahan seperti ini, diharapkan warga Kecamatan Aertembaga, khususnya di Kasawari, dapat memanfaatkan produk layanan jasa keuangan yang resmi dan terhindar dari praktik investasi ilegal.
kegiatan berakhir pada pukul 12.30 Wita, diakhiri dengan pembagian minyak goreng kepada warga yang hadir dalam sosialisasi. (kiti)















