Klarifikasi PT Fajar Baizuri Soal Hewan Ternak Warga Mati Diduga akibat Limbah

- Editor

Senin, 23 Maret 2026 - 10:39

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nagan Raya | TribuneIndonesia.com — (23/03/26) Perusahaan Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) PT Fajar Baizuri & Brothers (FBB) membantah tudingan hewan ternak warga dan ikan mati yang diduga akibat meminum air sungai krueng tadu yang diduga tercemari limbah perusahaan.

Bantahan itu disampaikan langsung oleh Areal Managger PT Fajar Baizuri & Brother, Leo Dedi Yanto melalui Humas Ahmad Ema Farma dalam keterangan rilisnya kepada media, Selasa 23 Maret 2026.

“Setelah petugas kami verivikasi dilapangan dan melihat langsung, tudingan itu tidak benar sama sekali,”kata Leo Dedi Yanto melalui Humas Ahmad Ema Farma.

Ia menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan pengelolaan limbah cair dalam IPAL yang sesuai prosedur perizinan yang dimiliki, sesuai batas ambang baku mutu, hingga pemenuhan kewajiban CSR.

“Kami sudah menelusuri sungai dan tidak menemukan hewan ternak warga mati. Bahkan ada warga yang sedang memancing dan dapat ikan,”ucapnya.

Bahkan, warga yang berprofesi sebagai pencari ikan di Sungai Krueng Tadu tidak pernah menemukan hewan ternak warga dan ikan mati diduga akibat limbah perusahaan.

“Jadi kalau ada pihak pihak yang menuding PT Fajar Baizuri mencemari Sungai Krueng Tadu, itu adalah tidak benar,”tegas dia.

Sementara itu, Ketua Pemuda Desa Babah Rot, Alison menyebutkan bahwa kehadiran perusahaan PT Fajar Baizuri telah membawa dampak dan manfaat yang positif bagi pemuda Babah Rot, masyarakat sekitar perusahaan dan daerah.

“Kehadiran PT Fajar Baizuri membawa dampak positif signifikan bagi pemuda, baik dalam hal lapangan kerja bagi pemuda Desa Babah Rot,”kata Alison.

Baca Juga:  Heavenly Donut Gelar Lomba Hias Heavenly Donut untuk Anak 5–10 Tahun di Berbagai Supermarket & Community Partner

Dalam program Corporate Social Responsibility (CSR), lanjut Alison, PT Fajar Baizuri telah menyalurkan modal usaha, sembako, bantuan kesejahteraan, peningkatan ekonomi dan pembangunan infrastruktur dan santunan untuk anak yatim dan masyarakat kurang mampu di lingkungan perusahaan.

Lanjut dia, PT Fajar Baizuri juga telah memberikan dampak nyata bagi daerah dalam hal perbaikan jalan rusak lintas Desa Gunong Geuleugo, Desa Gunong Pungki, dan Desa Babah Rot, pembangunan jembatan, penanganan erosi sungai, penyerahan bantuan bagi korban banjir, penanganan Karhutla dan lain sebagainya.

“Hal ini membuktikan bawa kehadiran PT Fajar Baizuri telah membawa dampak positif bagi daerah,”sebutnya.

Sementara itu, Kepala Desa (Keuchik) Babah Rot, Amran Nur membenarkan bahwa kehadiran perusahaan membawa dampak positif bagi pemuda dan masyarakat di Desa Babah Rot, Kecamatan Tadu Raya, Nagan Raya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Fajar Baizuri & Brothers melalui program CSR-nya untuk warga kami, ini merupakan upaya mengatasi kemiskinan ekstrem di Kabupaten Nagan Raya dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,”ucapnya.

Hal sama juga disampaikan Tuha Peut Desa Babah Rot, Tgk Zulkarnaini menyebutkan bahwa PT Fajar Baizuri telah membawa dampak nyata dan positif dalam peningkatan ekonomi, pembukaan lapangan kerja bagi pemuda dan masyarakat Desa Babah Rot.

“Kehadiran perusahaan PT Fajar Baizuri membawa dampak positif signifikan bagi masyarakat dan daerah melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan ekonomi, serta pembangunan infrastruktur,”demikian kata Tgk Zulkarnaini.(T,J IQBAL,SH)

Berita Terkait

Jelang HUT Ke-19 PPWI di Bandar Lampung, Perwakilan Aceh Tamiang Siap Hadir
Keluarga Inaku-Moputi Gelar Ritual Bale lo Paesa Kenang 40 Hari Wafatnya Indrawati Arsyad
Puluhan Nakes RSUD Raja Ampat Refreshing di Pantai, Direktur Bangun Kekompakan dan Sinergitas
MN KAHMI Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden Prabowo, Singgung Potensi Makar
Polres Jembrana Ajak Generasi Muda Bersatu Cegah Narkoba dan Balapan Liar
PEPABRI dan LSM KPK RI Serukan Jaga Perdamaian Aceh: Jangan Terprovokasi, Bijak Bermedia Sosial!
Hengky Honandar Sabet Penghargaan Kepala Daerah Terbaik Penggerak Ekspor di PWI Sulut Awards 2026
Peringati 40 Hari Wafatnya Pendiri Komunitas Tasumaro, Keluarga Besar Manuel Gelar Doa Bersama di Wangurer Bitung
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 10:50

Jelang HUT Ke-19 PPWI di Bandar Lampung, Perwakilan Aceh Tamiang Siap Hadir

Minggu, 8 November 2026 - 09:09

Keluarga Inaku-Moputi Gelar Ritual Bale lo Paesa Kenang 40 Hari Wafatnya Indrawati Arsyad

Minggu, 8 November 2026 - 05:19

Puluhan Nakes RSUD Raja Ampat Refreshing di Pantai, Direktur Bangun Kekompakan dan Sinergitas

Minggu, 8 November 2026 - 03:45

Polres Jembrana Ajak Generasi Muda Bersatu Cegah Narkoba dan Balapan Liar

Minggu, 8 November 2026 - 03:29

PEPABRI dan LSM KPK RI Serukan Jaga Perdamaian Aceh: Jangan Terprovokasi, Bijak Bermedia Sosial!

Sabtu, 7 November 2026 - 13:20

Hengky Honandar Sabet Penghargaan Kepala Daerah Terbaik Penggerak Ekspor di PWI Sulut Awards 2026

Sabtu, 7 November 2026 - 12:43

Peringati 40 Hari Wafatnya Pendiri Komunitas Tasumaro, Keluarga Besar Manuel Gelar Doa Bersama di Wangurer Bitung

Sabtu, 7 November 2026 - 01:09

PENCURIAN PERANGKAT BTS XL SMART KEMBALI TERULANG! JARINGAN ACEH TAMIANG TERGANGGU, WARGA TERANCAM TERISOLASI KOMUNIKASI

Berita Terbaru

Peristiwa, kecelakaan dan bencana Alam

Tiga Hari Syawaludin Hilang Ditelan Sungai Sena, Pencarian Tim SAR Berpacu dengan Arus Deras

Minggu, 8 Nov 2026 - 06:29