Aset Desa Kuta Buluh Raib? Ketua LSM WGAB Syamsul Bahri Desak Audit Total, Warga Pertanyakan Ke Mana Inventaris Desa

- Editor

Senin, 1 Juni 2026 - 09:45

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 TRIBUNEINDONESIA | Aceh Tenggara | Senin, 1 Juni 2026 — Dugaan hilangnya sejumlah inventaris milik Desa Kuta Buluh, Kecamatan Bambel, Kabupaten Aceh Tenggara, kini menjadi sorotan masyarakat. Berbagai aset yang dibeli menggunakan anggaran publik disebut sudah tidak lagi berada di desa dan memunculkan pertanyaan besar mengenai pengelolaan serta administrasinya.

Sejumlah aset yang dipersoalkan antara lain alat PKK, becak motor, jektor hingga bak perontok padi. Munculnya berbagai keluhan masyarakat akhirnya sampai kepada Ketua LSM WGAB, Syamsul Bahri, yang kemudian melakukan penelusuran langsung terhadap persoalan tersebut.

Menurut Syamsul Bahri, dirinya bersama sejumlah perangkat desa sempat melakukan konfirmasi kepada mantan Penjabat Kepala Desa Kuta Buluh pada Jumat (29/05/2026). Dalam pertemuan tersebut, disebutkan bahwa sebagian inventaris memang sudah tidak lagi berada di desa.

Sorotan semakin menguat ketika salah satu aset berupa jektor disebut telah dijual. Dari keterangan yang diterima, hasil penjualan digunakan untuk membeli pompa air (sanyo) serta tong air guna kebutuhan MCK desa.

“Jektor itu memang dijual, dan uangnya digunakan untuk membeli sanyo serta tong air untuk MCK desa,” ujar mantan Pj Kepala Desa saat dikonfirmasi.

Pernyataan tersebut memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai apakah proses pengalihan aset dilakukan sesuai prosedur, memiliki dokumen resmi, serta tercatat dalam administrasi pemerintahan desa.

Baca Juga:  Kadis BPKD Klarifikasi TPK Tahun 2024, Sejumlah Nakes Akan Laporkan Kepala Dinkes

Ketua LSM WGAB Syamsul Bahri menegaskan bahwa aset desa merupakan barang milik publik yang wajib dipertanggungjawabkan secara terbuka.

“Kalau benar aset sudah tidak ada, masyarakat berhak tahu ke mana perginya, bagaimana prosesnya, siapa yang bertanggung jawab, dan di mana administrasinya. Jangan sampai aset publik hilang sementara masyarakat hanya menerima jawaban bahwa barang tersebut sudah tidak ada,” tegasnya.

Syamsul Bahri mendesak Inspektorat Kabupaten Aceh Tenggara segera turun melakukan audit menyeluruh terhadap seluruh inventaris Desa Kuta Buluh, termasuk memeriksa buku inventaris, berita acara serah terima jabatan, hingga dokumen pengelolaan aset lainnya.

Selain itu, pihaknya juga meminta instansi terkait melakukan pemeriksaan administrasi agar persoalan ini menjadi terang dan tidak terus memunculkan spekulasi di tengah masyarakat.

“Jika ditemukan pelanggaran administrasi maupun dugaan kerugian negara, maka harus diproses sesuai aturan yang berlaku. Jangan sampai aset desa hilang tanpa kejelasan sementara masyarakat terus bertanya-tanya,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, masyarakat masih menunggu langkah resmi pemerintah desa maupun instansi terkait guna memastikan seluruh aset desa benar-benar tercatat, terdata, dan dapat dipertanggungjawabkan secara transparan. ***.

Berita Terkait

Rumah Hampir Rampung, PBG di Percut Sei Tuan Dipertanyakan
Tragedi Kebakaran Melanda Rumah Makan Rusni di Jantung Kota Bitung
IWO Bali Soroti Keluhan Warga soal Perbaikan Jalan Gajah Mada, Nyoman Suyasa Sentil Lemahnya Koordinasi PU dan PDAM
Dikawal Paguyuban Driver, Perda Angkutan Sewa Khusus Bali Akhirnya Kantongi Nomor Register
Nelayan Meosmanggra Temukan Dugaan Bom Ikan di Waigeo Barat, Ketua HMNI Desak Aparat Bertindak
Satgas PRR Kemendagri dan Pemko Langsa Perkuat Koordinasi Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi
Pemkot Bitung Dukung Program KBK Keuskupan Manado, Fungsikan Lahan Tidur untuk Tekan Inflasi
Beri Kepastian Hukum, Kemenkumham Sulut Tuntaskan Dokumen Kewarganegaraan Ratusan Warga Keturunan Filipina
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:40

Rumah Hampir Rampung, PBG di Percut Sei Tuan Dipertanyakan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:49

Tragedi Kebakaran Melanda Rumah Makan Rusni di Jantung Kota Bitung

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:29

Operasi Patuh Klabat 2026: Polres Bitung Padukan Ketegasan Hukum dan Kepedulian Pendidikan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:43

IWO Bali Soroti Keluhan Warga soal Perbaikan Jalan Gajah Mada, Nyoman Suyasa Sentil Lemahnya Koordinasi PU dan PDAM

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:30

Dikawal Paguyuban Driver, Perda Angkutan Sewa Khusus Bali Akhirnya Kantongi Nomor Register

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:33

Satgas PRR Kemendagri dan Pemko Langsa Perkuat Koordinasi Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:15

Pemkot Bitung Dukung Program KBK Keuskupan Manado, Fungsikan Lahan Tidur untuk Tekan Inflasi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:10

Setahun Kasus Kecelakaan Laut Tewaskan Dua Orang di Muna Tak Jelas, Kuasa Hukum Soroti Kinerja Penyidik Polres

Berita Terbaru

Headline news

Rumah Hampir Rampung, PBG di Percut Sei Tuan Dipertanyakan

Jumat, 30 Okt 2026 - 22:40