Bhayangkara di Garis Pengabdian: Menjaga Negeri tak kenal waktu

- Editor

Kamis, 5 Maret 2026 - 15:15

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Deli Serdang I TribuneIndonesia.com-Di bawah terik matahari siang dan terpaan angin malam, mereka tetap berdiri tegak. Seragam cokelat yang melekat di tubuh menjadi simbol pengabdian yang tak mengenal waktu. Di persimpangan jalan, di tengah arus kendaraan yang tak pernah sepi, para Bhayangkara hadir memastikan perjalanan masyarakat tetap aman dan tertib.

Menjelang arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah, tugas para personel Polri justru semakin berat. Ketika sebagian besar masyarakat bersiap pulang kampung untuk berkumpul bersama keluarga, para anggota kepolisian justru harus meninggalkan keluarga mereka demi menjalankan tanggung jawab negara.

Di berbagai titik jalan raya, mereka tampak mengatur lalu lintas, membantu pengendara yang mengalami kendala, hingga memastikan arus kendaraan tetap lancar. Dalam situasi padat dan penuh risiko, mereka berdiri tanpa keluh, menjaga keselamatan jutaan pemudik yang melintas.

Pengasuh Pondok Pesantren Putri Tahfidzul Qur’an Ummahatul Mukminin Batangkuis, Zulfan Nababan, menilai pengabdian para Bhayangkara tersebut sebagai bentuk pengorbanan yang patut dihargai oleh masyarakat.

Menurutnya, di saat banyak orang menikmati kebersamaan dengan keluarga, para anggota kepolisian justru berada di jalanan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat.

“Mereka adalah penjaga peradaban. Ketika masyarakat berkumpul dengan keluarga di rumah, para Bhayangkara justru berdiri di jalan, menghadapi panas, dingin, dan lelah demi memastikan perjalanan masyarakat tetap aman,” ujar Zulfan.

Ia menambahkan, dalam perspektif nilai-nilai keislaman, pengorbanan semacam ini merupakan wujud nyata dari sikap mendahulukan kepentingan orang lain di atas kepentingan pribadi.

Baca Juga:  Perwakilan DPD PPBMI Sumut Hadiri Pertemuan Akbar Umat Islam di Lampung

Tidak hanya mengatur arus lalu lintas, para anggota Polri juga menjadi garda terdepan dalam berbagai situasi darurat. Mulai dari membantu korban kecelakaan, mengevakuasi pengendara yang mengalami gangguan kendaraan, hingga mengamankan berbagai kegiatan masyarakat selama momentum hari besar keagamaan.

Di tengah kondisi cuaca yang tak menentu serta volume kendaraan yang meningkat tajam, kehadiran mereka memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan jauh.

Zulfan Nababan bahkan mengutip firman Allah dalam Al-Qur’an Surat Al-Ankabut ayat 69 yang berbunyi, “Allah bersama orang-orang yang berbuat baik.” Menurutnya, pengabdian yang dilakukan para Bhayangkara bukan sekadar tugas negara, tetapi juga memiliki nilai ibadah yang tinggi.

Ia berharap seluruh personel kepolisian yang bertugas di lapangan senantiasa diberi kesehatan, kekuatan, serta perlindungan dalam menjalankan amanah mereka.

Di balik sorot lampu lalu lintas, peluit yang berbunyi, dan sirene kendaraan patroli yang melintas, tersimpan pengorbanan yang sering kali tidak terlihat oleh banyak orang.

Nama mereka mungkin tidak dikenal satu per satu oleh masyarakat, tetapi jejak pengabdian mereka tertanam dalam setiap perjalanan aman para pemudik.

Di setiap ruas jalan, di tengah lautan kendaraan yang bergerak menuju kampung halaman, ada satu kepastian yang dirasakan masyarakat:

Polri selalu hadir — menjaga, melindungi, dan mengayomi tanpa henti.

Ilham Gondrong

Zulfan Nababan

Aktivis Dakwah

Berita Terkait

Selamat Hari Kemerdekaan ke-81 Bangsa Indonesia
Mengapa Bangsa Ini Tidak Maju?
Pemimpin yang Membangun, Pemimpin yang Menghancurkan
Kemerdekaan yang Tak Selesai di Atas Kertas
Jangan Jadi Pemimpin Ambisius — Peradaban Bangsa Dibangun oleh Guru
Maju ke Listrik, Tetapi Jangan Hilangkan Minyak Sebelum Siap
Janji Manis Tanpa Bukti — Kesejahteraan Guru yang Selalu Ditunda
Transisi Energi: Yang Listrik Silakan, Yang Minyak Tetap Berjalan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 15:10

Proyek Siluman Irigasi Rp199 Juta di Aceh Tenggara: Dinas PUPR dan CV Jambu Lele Service Diduga Kongkalikong, LSM KPK RI Desak Penegak Hukum Tangkap Pemilik Perusahaan!

Rabu, 2 September 2026 - 08:38

Dipimpin Kades Novian, SE, Pemerintah Desa Sinabang Tetapkan Prioritas Pembangunan 2027 Melalui Musyawarah RKPDesa

Rabu, 2 September 2026 - 02:18

Kasus BPBD Simeulue  Jadi Pelajaran Berharga  : Evaluasi Menyeluruh Terhadap Tata Kelola Proyek !

Rabu, 2 September 2026 - 00:33

Tiga Besar PPD 2026, Asri Ludin Adu Data Pembangunan

Selasa, 1 September 2026 - 00:32

Dua Tahap untuk Sekolah Unggulan Galang

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:30

Anggaran, Kemiskinan, dan Ujian Program Nasional

Senin, 31 Agustus 2026 - 10:03

Bapenda Kota Bitung Jemput Bola di 8 Kecamatan, Layanan PBB-P2 Kini Lebih Dekat dan Praktis

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:58

​Kajati Sulut Kukuhkan Pengurus Jaga Desa Bitung, Tegaskan Pentingnya Pencegahan Hukum dari Tingkat Kelurahan

Berita Terbaru