Jangan Jadi Pemimpin Ambisius — Peradaban Bangsa Dibangun oleh Guru

- Editor

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 03:11

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEKASI/Tribuneindonesia.com

Janganlah kita menjadi pemimpin yang munafik. Janganlah menjadi pemimpin yang ambisius tanpa melihat konsep dan jalan bangsa dengan baik. Peradaban bangsa itu tidak dibangun dengan ambisi semata. Dan peradaban bangsa itu juga tidak dibangun hanya karena ada orang-orang yang duduk di kursi dewan, di lembaga-lembaga negara. Sabtu 15 Agustus 2026

Almarhum Abdurrahman Wahid, atau yang dikenal sebagai Gus Dur, pernah berkata dengan jujur dan tajam: “Kita tidak akan pernah menjadi bangsa besar kalau kita tidak menghormati dan mensejahterakan guru. Orang bisa duduk di kursi mana pun, bisa berpidato seindah apa pun — tetapi kalau guru masih menderita, semua itu hanyalah sandiwara.”

Peradaban bangsa dibangun karena adanya senjata yang paling besar dan paling kuat — yaitu guru. Merekalah kehidupan terakhir bagi bangsa dan negeri ini. Kita tidak bisa memungkiri — itulah fakta yang berdiri sendiri. Jika negeri ini tidak membangun kesejahteraan guru, jika tidak memberikan gaji yang besar dan layak, maka janganlah berharap disebut bangsa yang berperadaban. Itu keputusan yang mutlak, tidak bisa digugat, dan tidak bisa ditawar.

Janganlah berbicara dengan kata-kata yang kosong. Janganlah dikatakan bahwa eksekutif, legislatif, dan yudikatif sudah bekerja keras lalu kelelahan — kelelahan mereka tidak ada bandingannya dengan kelelahan sang guru. Guru adalah pahlawan yang menyinari bukan hanya satu bangsa, melainkan seluruh dunia.

Baca Juga:  Bupati Deli Serdang dr H. Asri Ludin TambunanTinjau Tempat Pelelangan Ikan TPI Bagan Percut

Lihatlah Israel — negeri yang kecil, tetapi peradabannya diakui dunia. Di sana guru dihormati, disejahterakan, dan ditempatkan di posisi terhormat. Lihatlah China — negeri yang luasnya jauh melebihi Indonesia, tetapi mereka tahu fondasi kemajuan ada di tangan pendidik. Lihatlah Hongkong — yang dahulu dijajah, kini berdiri luar biasa karena mereka membangun kesejahteraan pengajar terlebih dahulu.

Kita tidak meniru mereka, tetapi kita belajar dari kebenaran mereka. Itulah pemimpin yang luar biasa — yang menciptakan peradaban bagi bangsanya, sehingga bangsanya maju dan sejajar dengan bangsa-bangsa di dunia. Dan pemimpin yang demikian tahu: bahwa kemajuan tidak lahir dari gedung-gedung mewah atau janji-janji indah — kemajuan lahir dari kelas-kelas, lahir dari guru yang sejahtera, lahir dari generasi yang dididik dengan baik.

Maka jangan menutup mata. Kesejahteraan guru adalah jalan tunggal menuju peradaban. Dan itu mutlak — tidak bisa ditunda, tidak bisa ditawar, tidak bisa diabaikan lagi.

Berita Terkait

Maju ke Listrik, Tetapi Jangan Hilangkan Minyak Sebelum Siap
Janji Manis Tanpa Bukti — Kesejahteraan Guru yang Selalu Ditunda
Transisi Energi: Yang Listrik Silakan, Yang Minyak Tetap Berjalan
Jangan Paksa Rakyat Pilihan Kendaraan, Bangunlah Kemandirian dan Pilihan yang Adil
Bangunlah Transportasi Umum yang Memadai, Bukan Memaksa Rakyat Mengganti Kendaraan
Kelangkaan Semen di Aceh, Pemerintah Jangan Biarkan Masyarakat Berjuang Sendiri
Saling Sandera di Cipete: Ketika Hukum Jadi Alat Barter
Nekat Tulis Nama Lengkap Terduga Pelaku? Media dan Wartawan Bisa Digugat, Kebebasan Pers Bukan Kebal Hukum
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 02:36

Tes Urine ASN dan Agenda Perang Narkoba

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:35

45 Paskibraka dan Amanah Merah Putih

Jumat, 14 Agustus 2026 - 08:18

Pas Pula, Jalan Keluar bagi Pasien Tanpa Jaminan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:31

Wali Kota Bitung Apresiasi Baksos Rumah Lukaku, Utus Asisten III Pastikan Warga Dapatkan Layanan Kesehatan Gratis

Jumat, 14 Agustus 2026 - 06:05

Dampingi Gubernur Sulut di Dermaga Satrol, Wali Kota Bitung Hengky Honandar Hadiri Peringatan HUT Kodaeral VIII

Jumat, 14 Agustus 2026 - 03:57

Dapur MBG dan Peta yang Belum Tuntas

Jumat, 14 Agustus 2026 - 02:07

Jembatan Merah Putih dan Jejak Proyek Desa

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:06

Pergantian Dandim dan Ujian Jejaring Kekuasaan

Berita Terbaru

Feature dan Opini

Jangan Jadi Pemimpin Ambisius — Peradaban Bangsa Dibangun oleh Guru

Sabtu, 15 Agu 2026 - 03:11

Pemerintahan dan Berita Daerah

Tes Urine ASN dan Agenda Perang Narkoba

Sabtu, 15 Agu 2026 - 02:36

Feature dan Opini

Maju ke Listrik, Tetapi Jangan Hilangkan Minyak Sebelum Siap

Sabtu, 15 Agu 2026 - 01:51

Feature dan Opini

Janji Manis Tanpa Bukti — Kesejahteraan Guru yang Selalu Ditunda

Sabtu, 15 Agu 2026 - 01:49