GMNI Apresiasi Polres Bener Meriah Ungkap Pembunuhan Pasutri dalam Waktu Kurang dari 24 Jam

- Editor

Selasa, 6 Januari 2026 - 13:10

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polres Bener Meriah Berhasil Tangkap Pelaku Pembunuhan Pasangan Suami Istri (Foto Humas Polres).
Polres Bener Meriah Berhasil Tangkap Pelaku Pembunuhan Pasangan Suami Istri (Foto Humas Polres).

Bener Meriah – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Bener Meriah mengapresiasi kinerja Polres Bener Meriah yang berhasil mengungkap dan menangkap pelaku pembunuhan terhadap sepasang suami istri di Kampung Blang Tampu, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah, dalam waktu kurang dari 24 jam.

Apresiasi tersebut disampaikan oleh anggota GMNI Bener Meriah, Wina Selisih Mara. Ia menilai kepolisian bertindak sigap, cepat, dan profesional dalam menangani kasus pembunuhan yang sempat menghebohkan masyarakat tersebut.

anggota GMNI Bener Meriah, Wina Selisih Mara. (Foto TribunIndonesia/ist)
anggota GMNI Bener Meriah, Wina Selisih Mara. (Foto TribunIndonesia/ist)

“Terima kasih kepada Polres Bener Meriah karena berhasil menangkap pelaku dalam waktu kurang dari 24 jam. Langkah cepat ini memberikan rasa aman kepada masyarakat dan menunjukkan profesionalisme aparat kepolisian,” ujar Wina, Selasa (6/1/2026).

Ia menambahkan, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari langkah penyelidikan yang cepat, pengumpulan bukti yang matang, serta pemeriksaan keterangan saksi hingga akhirnya pelaku dapat diamankan.

Pelaku pembunuhan ditangkap oleh tujuh personel Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bener Meriah pada Senin (5/1/2026) sekitar pukul 16.15 WIB. Penangkapan dilakukan di sebuah rumah perkebunan kopi di kawasan kaki Gunung Merapi Bur Ni Telong, tepatnya di Kampung Bale Atu, Kecamatan Bukit.

Baca Juga:  Masa Tahanan Habis, Kasus Cabul di Lampung Selatan Penyidikan Tetap Berlanjut, Pelaku Lain Diselidiki

Sebelumnya, sepasang suami istri ditemukan berlumuran darah di dalam kamar rumah mereka di Kampung Blang Tampu. Kedua korban diketahui merupakan pasangan pengantin baru. Korban laki-laki ditemukan meninggal dunia di tempat dengan luka pada bagian kepala depan atau wajah, sementara korban perempuan mengalami luka di bagian kepala belakang dan ditemukan dalam kondisi kritis sambil memeluk suaminya.

Korban perempuan sempat dilarikan ke Rumah Sakit Muyang Kute Bener Meriah dan kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Fauziah Bireuen. Namun, korban meninggal dunia dalam perjalanan menuju RSUD Bireuen.

Kapolres Bener Meriah AKBP Aris Cai Susanto melalui Kasatreskrim AKP Supriadi menjelaskan bahwa peristiwa tersebut bermula saat pelaku melakukan aksi pencurian kopi di dalam rumah korban. Namun, aksi tersebut diketahui oleh korban yang terbangun dari tidurnya.

“Pelaku panik karena aksinya diketahui korban, sehingga melakukan pembunuhan terhadap kedua korban,” kata AKP Supriadi.

Saat ini, pelaku telah diamankan di sel tahanan Polres Bener Meriah untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut dan pengembangan kasus.

Berita Terkait

Propam Polda Aceh Turun ke Simeulue Selidiki Dugaan Keterlibatan Oknum Polisi Bermain Proyek
Ketum TKN Kompas Nusantara Bela 14 Eks Karyawan RPH Kota Medan
Arief Martha Rahadyan Sambut KUHP Baru sebagai Langkah Besar Reformasi Hukum
Abdul Hadi Laporkan Sejumlah Media ke Polda Sumut, Tuding Pemberitaan Sesat dan Menghakimi
Garang ke Rakyat, Lembek ke Kepentingan Asing: TNI dalam Krisis Moral
Narapidana Narkotika Dipindahkan Tanpa Dokumen, Keluarga Kecewa Kinerja Lapas Pancur Batu
Korupsi Penjualan Aluminium Rp133 Miliar, Kejati Sumut Tahan Dua Pejabat Inalum
Korban Kekerasan TNI Gugat UU Peradilan Militer ke Mahkamah Konstitusi
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:00

​Wakapolda Sulut dan Wali Kota Bitung Gelar Panen Jagung Serentak di Matuari

Kamis, 8 Januari 2026 - 02:34

Bireuen Becomes the First District in Aceh to Begin Permanent Housing Construction After Disaster

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:39

Angin Kencang Terjang Bitung, Kapolsek Matuari Pimpin Evakuasi Pohon Tumbang di Dua Kelurahan

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:19

Tangis Kecil Pagi Itu, Dijawab Kepedulian Polisi

Rabu, 7 Januari 2026 - 13:41

Bireuen Jadi Daerah Pertama di Aceh Bangun Hunian Tetap Pascabencana

Rabu, 7 Januari 2026 - 09:45

HRD Tinjau Jembatan Pante Lhoong yang Putus Diterjang Banjir, Warga Berharap Dibangun Jembatan Bailey

Rabu, 7 Januari 2026 - 09:42

Sahuti Permintaan Warga, Pemerintah Bireuen Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Hunian Tetap Korban Banjir.

Rabu, 7 Januari 2026 - 05:03

​Bahu-Membahu di Bahu Sondang: Personel Ditsamapta Polda Sulut Percepat Evakuasi Pasca-Banjir Sitaro

Berita Terbaru

Feature dan Opini

Proyek Akhir Tahun dan Anggaran yang Terus Berulang

Kamis, 8 Jan 2026 - 13:08