Angin Kencang Terjang Bitung, Kapolsek Matuari Pimpin Evakuasi Pohon Tumbang di Dua Kelurahan

- Editor

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:39

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bitung, Sulut | TribuneIndonesia.com

Cuaca ekstrem berupa angin kencang yang menerjang wilayah Kota Bitung memicu terjadinya musibah pohon tumbang di dua titik berbeda, yakni Kelurahan Tanjung Merah, Kecamatan Matuari dan Kelurahan Girian Permai, Kecamatan Girian, Rabu (7/1/26).

Menanggapi situasi darurat tersebut, Kapolsek Matuari AKP Feriantina Dwi Arahmayani, S.Tr.K., M.H., langsung turun ke lokasi untuk meninjau kerusakan rumah warga yang terdampak material pohon.

​Aksi cepat tanggap ditunjukkan jajaran Polsek Matuari di bawah komando AKP Feriantina dengan segera mengerahkan personel ke titik bencana.

Bersama warga setempat, aparat kepolisian bahu-membahu melakukan proses evakuasi batang pohon yang menimpa hunian masyarakat.

Selain membersihkan puing-puing kayu, petugas juga membantu mengamankan barang-barang berharga milik korban agar tidak mengalami kerusakan lebih lanjut.

​Meski terjangan angin kencang kali ini menyebabkan kerugian materil yang cukup signifikan pada bangunan warga, pihak kepolisian memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Baca Juga:  Desa Tumpatan Nibung Gelar Gebyar Kemerdekaan, Hadirkan Karnaval, Lomba, dan Hadiah Spektakuler

Sementara itu, kondisi di lapangan berhasil dikendalikan dengan cepat berkat sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam penanganan pascabencana, sehingga akses di area pemukiman kembali kondusif.

Di sela-sela proses evakuasi, AKP Feriantina memberikan imbauan langsung kepada masyarakat mengenai fenomena perubahan iklim yang memicu cuaca buruk belakangan ini.

Ia menekankan agar warga tetap waspada terhadap potensi ancaman pohon tumbang maupun struktur bangunan yang rapuh saat angin kencang melanda, demi menghindari risiko kecelakaan yang tidak diinginkan.

​Selain kewaspadaan di darat, Kapolsek juga memberikan peringatan khusus bagi warga yang berprofesi sebagai nelayan terkait tingginya gelombang laut.

Ia meminta para nelayan untuk sementara waktu menunda aktivitas melaut hingga kondisi cuaca benar-benar membaik.

“Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama bagi kami,”

Tegas AKP Feriantina menutup arahannya di lokasi kejadian. (Kiti)

Berita Terkait

HUT RI ke-81, Panitia Tetapkan Pemenang Lomba Karya Foto dan Karya Tulis Jurnalistik Aceh Tengah–Bener Meriah
Proyek P3-TGAI Desa Kuning I Disorot, Plang Tak Terlihat dan TPM Diduga Membiarkan
Program Banyak, Guru Tertunda — Keadilan Harus Sampai ke Ujung Negeri
Komisi V DPRA Serahkan Bantuan, Dorong Solusi Hunian bagi Korban Kebakaran
Polres Aceh Tenggara Diminta Panggil dan Periksa Kades Kampung Baru, Terkait Dugaan Korupsi DD Tahun 2025
Eks Kombatan GAM Pidie Tegaskan Perdamaian Harus Dijaga, Masyarakat Diminta Waspadai Provokasi
HRD Dukung Terobosan Presiden Prabowo Hadirkan Infrastruktur Dasar bagi Masyarakat
HUT ke-81 RI, TKN Kompas Nusantara dan KAMADA LMP Sumut Gelar Hiburan Rakyat
Berita ini 25 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 03:11

Jangan Jadi Pemimpin Ambisius — Peradaban Bangsa Dibangun oleh Guru

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 01:51

Maju ke Listrik, Tetapi Jangan Hilangkan Minyak Sebelum Siap

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 01:49

Janji Manis Tanpa Bukti — Kesejahteraan Guru yang Selalu Ditunda

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:18

Transisi Energi: Yang Listrik Silakan, Yang Minyak Tetap Berjalan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:50

Jangan Paksa Rakyat Pilihan Kendaraan, Bangunlah Kemandirian dan Pilihan yang Adil

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:47

Bangunlah Transportasi Umum yang Memadai, Bukan Memaksa Rakyat Mengganti Kendaraan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:54

Kelangkaan Semen di Aceh, Pemerintah Jangan Biarkan Masyarakat Berjuang Sendiri

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:25

Saling Sandera di Cipete: Ketika Hukum Jadi Alat Barter

Berita Terbaru