HRD Tinjau Jembatan Pante Lhoong yang Putus Diterjang Banjir, Warga Berharap Dibangun Jembatan Bailey

- Editor

Rabu, 7 Januari 2026 - 09:45

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tek Foto : Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, H Ruslan Daud (HRD) didampingi Surya Dharma Wakil Ketua DPRK Bireuen dan Nanda Rizka (Abi Nanda) Ketua Fraksi PKB DPRK Bireuen dan tim, meninjau jembatan Pante Lhoong, di Desa Kubu, Peusangan Siblah Krueng, Bireuen, Rabu (7/1/2026). (Foto FERIZAL HASAN)

 

 

BIREUEN – Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), H Ruslan Daud (HRD), meninjau langsung jembatan putus akibat banjir bandang yang menghubungkan Gampong Pantee Lhong Kecamatan Peusangan dengan Desa Kubu Peusangan Siblah Krueng, Bireuen, Rabu (7/2/2026).

Jembatan tersebut merupakan akses vital yang menghubungkan tiga kecamatan sekaligus yaitu Peusangan, Peusangan Siblah Krueng hingga Kecamatan Makmur.

Putusnya jembatan ini membuat aktivitas masyarakat lumpuh, terutama distribusi hasil pertanian dan akses pendidikan.

Zulfikar Muhammad, warga Desa Kubu menyampaikan, jembatan tersebut sangat dibutuhkan masyarakat. Hampir seluruh aktivitas ekonomi warga di kawasan itu bergantung pada akses Jembatan Pante Lhoong.

“Jembatan ini sangat vital bagi masyarakat untuk mengangkut hasil sawah dan hasil perkebunan ke pasar, kalau jembatan ini tidak dibangun kembali, ekonomi warga ikut terhenti,” ujar Zulfikar.

Hal senada juga dikatakan Keuchik Desa Kubu, Razali. Menurut dia, sebagai pengganti jembatan rangka baja yang putus tersebut, warga Peusangan Siblah Krueng berharap dapat dibangun jembatan bailey.

Baca Juga:  ​Polres Bitung Kawal Aksi Damai Buruh KSBSI Secara Humanis

“Alhamdulillah dalam kunjungan tersebut, HRD menyampaikan komitmennya untuk mengupayakan pembangunan jembatan bailey agar aktivitas masyarakat bisa segera kembali normal,” ujar Razali.

Selain berdampak pada perekonomian, kata Razali, putusnya jembatan tersebut juga sangat mengganggu anak-anak sekolah yang bersekolah di Kecamatan Peusangan.

Warga juga berharap pembangunan jembatan sementara segera direalisasikan agar akses pendidikan kembali aman.

“Kalau jembatan tidak segera dibangun kembali, kami harus memutar lewat Kutablang melalui lintas nasional Medan-Banda Aceh yang jaraknya mencapai 20 Km ke Matang Geulumpangdua, sedangkan lewat jembatan Pante Lhoong hanya berjarak 3 Km,” ujar Razali.

Selain masalah jembatan, warga di sana juga mengharapkan pemerintah segera menurunkan alat berat guna membersihkan material lumpur yang menumpuk di kawasan permukiman. Ketinggian lumpur hampir mencapai dua meter, terutama di Desa Kubu.

“Kami sangat membutuhkan bantuan alat berat untuk membersihkan perkampungan warga yang tertimbun lumpur,” pinta Keuchik Razali.

Kunjungan HRD ke jembatan tersebut, diharapkan menjadi langkah awal percepatan penanganan infrastruktur terdampak banjir. Hal itu juga sekaligus untuk mencegah terjadinya isolasi wilayah dan krisis sosial ekonomi yang lebih luas di Peusangan Siblah Krueng dan sekitarnya. (Ferizal Hasan)

Berita Terkait

Kapolres Bitung Imbau Warga Terdampak Tol Tak Blokir Jalan: Silakan Aspirasi, Tetap Taat Hukum
Dukung Program Ketahanan Pangan, Rutan Cipinang Dorong Kemandirian Warga Binaan melalui Produksi Tempe
KRI SRIWIJAYA RESMI PERKUAT ARMADA TNI AL, PANGKORMAR HADIRI PERESMIAN KAPAL INDUK PERTAMA INDONESIA
Jum’at Berkah Berbagi Bersama BRI Pondok Gede
Kasus Dugaan Pencabulan Dinilai Jalan di Tempat, Keluarga Korban Minta Atensi Kapolresta Deli Serdang
Menjaga Marwah Jurnalisme: Mengembalikan Fakta di Atas Dominasi Narasi
Pemda Raja Ampat Bayar Tiga Asrama Mahasiswa di Manado, Jogja dan Manokwari
21,6 Ton Beras Digelontorkan ke Waisai, 720 Warga Masuk Daftar Penerima
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 21:22

Kapolres Bitung Imbau Warga Terdampak Tol Tak Blokir Jalan: Silakan Aspirasi, Tetap Taat Hukum

Jumat, 25 September 2026 - 11:22

KRI SRIWIJAYA RESMI PERKUAT ARMADA TNI AL, PANGKORMAR HADIRI PERESMIAN KAPAL INDUK PERTAMA INDONESIA

Jumat, 25 September 2026 - 11:17

Jum’at Berkah Berbagi Bersama BRI Pondok Gede

Jumat, 25 September 2026 - 11:06

Kasus Dugaan Pencabulan Dinilai Jalan di Tempat, Keluarga Korban Minta Atensi Kapolresta Deli Serdang

Jumat, 25 September 2026 - 07:44

Menjaga Marwah Jurnalisme: Mengembalikan Fakta di Atas Dominasi Narasi

Jumat, 25 September 2026 - 07:29

Pemda Raja Ampat Bayar Tiga Asrama Mahasiswa di Manado, Jogja dan Manokwari

Jumat, 25 September 2026 - 06:22

21,6 Ton Beras Digelontorkan ke Waisai, 720 Warga Masuk Daftar Penerima

Jumat, 25 September 2026 - 02:30

Kapolsubsektor Simpang Mamplam Ngopi Bersama Muspika dan Tokoh Masyarakat, Pererat Silaturahmi dan Komunikasi

Berita Terbaru

Petugas BPS saat melakukan Kunjungan Kerumah Warga di wilayah Girian Permai.  (ft. talia)

Pemerintahan dan Berita Daerah

Jamin Pendataan Menyeluruh, BPS Bitung Sisir Ulang Sensus Ekonomi 2026 di Girian Permai

Jumat, 25 Sep 2026 - 22:04

‎Walikota Hengky Honandar, S.E, Sast membagikan Sertifikat kepada warga.  (Dok. Istimewa)

Pemerintahan dan Berita Daerah

Perjelas Status Hukum Warga dan Aset Daerah, Bitung Bagikan Sertifikat PTSL

Jumat, 25 Sep 2026 - 13:58

Walikota Bitung, Hengky Honandar, S.E, saat memimpin Rapat Forkopimda dan  Forum Lintas Sektoral. (ft. talia)

Pemerintahan dan Berita Daerah

Rapat Forkopimda Bitung Gelar Forum Lintas Sektoral Bahas Hak Warga Terdampak Tol

Jumat, 25 Sep 2026 - 13:26