Tangis Kecil Pagi Itu, Dijawab Kepedulian Polisi

- Editor

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:19

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN | TribuneIndonesia.comPagi itu, hiruk-pikuk Persimpangan Kampung Lalang, Kecamatan Sunggal, Rabu (7/1/2026), tiba-tiba terasa berbeda. Di tengah kesibukan pengaturan arus lalu lintas saat kegiatan strong point pagi, Kapolsek Sunggal, Kompol Bambang Gunanti Hutabarat, S.H., M.H., dihampiri seorang anak kecil yang hendak berangkat ke sekolah.

Dengan suara polos dan wajah penuh harap, anak itu menyampaikan permintaan sederhana namun sarat makna.

“Pak Polisi, sini lah. Tolong bantu ibu saya, kereta kami mogok,” ucapnya lirih.

Kalimat singkat itu seketika menghentikan langkah sang Kapolsek. Tanpa ragu, Kompol Bambang mendekat dan menanyakan apa yang terjadi.

“Mogok? Kok bisa,” tanyanya lembut.

Tak jauh dari lokasi, sang ibu tampak kebingungan. Tangannya terus berusaha menyalakan sepeda motor yang tak kunjung hidup.

“Kenapa, Bu, keretanya?” tanya Kapolsek Sunggal sambil mendekat.

“Gak tahu, Pak,” jawab sang ibu singkat, dengan raut cemas.

Baca Juga:  HRD Gelar Sosial Empat Pilar Kebangsaan di Bireuen

Kompol Bambang kemudian memeriksa kendaraan tersebut. Tak butuh waktu lama, penyebabnya pun ditemukan. Tangki bahan bakar motor itu ternyata kosong.

“Ooo, minyaknya habis,” ujarnya sambil tersenyum.

Tanpa banyak bicara, Kapolsek Sunggal langsung mengulurkan bantuan. Ia memberikan uang kepada sang anak untuk membeli bahan bakar, seraya menepuk bahunya dengan penuh kehangatan.

“Ini untuk beli minyak ya, Nak. Rajin-rajin sekolah,” ucapnya.

Sederhana, namun penuh arti. Di tengah rutinitas tugas menjaga ketertiban, aksi kecil Kompol Bambang Gunanti Hutabarat pagi itu menjadi potret nyata wajah humanis Polri. Sebuah kepedulian yang lahir bukan dari kewajiban, melainkan dari hati.

Pagi di Kampung Lalang pun kembali bergerak. Sang ibu melanjutkan perjalanan, sang anak menuju sekolah, dan satu pelajaran berharga tertinggal di persimpangan itu: bahwa kepedulian tulus mampu menghangatkan siapa saja, bahkan di tengah lalu lintas yang padat.

Ilham Gondrong

 

Berita Terkait

Guru: Satu-satunya Tonggak Sejati Masa Depan Bangsa
Google dan Sistem Kecerdasan: Membangun Peradaban Bangsa Melalui Pengetahuan
Hilangnya Semangat Gotong Royong dan Pentingnya Membangun Kecerdasan Bangsa
Patroli Babinsa Koramil 03/Jeunieb, Pastikan Kondisi Jembatan Bailey Aman
Babinsa Koramil 10/Pandrah Latih PBB Siswa SMA Pandrah Jelang HUT ke-81 RI
Babinsa Koramil 09/Makmur Bersama Warga Gotong Royong Timbun Halaman Meunasa
Babinsa Posramil Peulimbang Latih PBB Siswa SMAN 1 Peulimbang
Babinsa Koramil 05/Juli Dampingi Warga Olah Limbah Tempurung Kelapa Jadi Arang
Berita ini 92 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:41

Patroli Babinsa Koramil 03/Jeunieb, Pastikan Kondisi Jembatan Bailey Aman

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:33

Babinsa Koramil 09/Makmur Bersama Warga Gotong Royong Timbun Halaman Meunasa

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:30

Babinsa Koramil 05/Juli Dampingi Warga Olah Limbah Tempurung Kelapa Jadi Arang

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 05:57

Kodam IX/Udayana Bersama Kogabwilhan II Mantapkan Kesiapsiagaan Bencana di Bali

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 05:36

Polsek Jangka Imbau Masyarakat Gunakan Layanan 110 Jika Ada Gangguan Keamanan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 05:17

Polantas Karib, Satlantas Polres Bireuen Edukasi Masyarakat Tentang Ketertiban Berlalu Lintas

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 04:42

​Bermula dari Laporan Warga, Polisi Bitung Bongkar Bisnis Ilegal Obat Keras di Matuari

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:21

​Sambut HUT RI ke-81, Sat Lantas Polres Bitung Bagikan Bendera Merah Putih dan Helm Gratis ke Pengendara

Berita Terbaru

Sosial

Guru: Satu-satunya Tonggak Sejati Masa Depan Bangsa

Sabtu, 8 Agu 2026 - 15:39

Hukum dan HAM

Misteri Kematian Winda Lorenza Gowasa

Sabtu, 8 Agu 2026 - 12:41