Gelar Pangeran Acarya untuk Arief Martha Rahadyan, Amanah Adat Bali bagi Pengabdian Bangsa

- Editor

Sabtu, 27 Desember 2025 - 08:12

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bali|Tribuneindonesia.com

Sebuah momentum bersejarah terus terukir dalam perjalanan pelestarian adat dan budaya Bali. Puri Jro Gde Pemayun Sidemen, Karangasem, sebelumnya secara resmi menganugerahkan Gelar Pangeran Acarya kepada Y.M.R Arief Martha Rahadyan, B.Sc., M.Sc., sebagai bentuk penghormatan tertinggi atas dedikasi, pengabdian, serta kontribusi nyata beliau dalam bidang pendidikan, sosial kemanusiaan, budaya, dan pariwisata.

Penganugerahan tersebut disampaikan langsung oleh Tjokorda Suteja Pemahyu. Raja Sidemen Karangasem sekaligus Pengelingsir Puri Jro Gde Pemayun Sidemen, melalui prosesi adat yang sakral, khidmat, dan sarat makna filosofis Bali.

Gelar Pangeran Acarya yang dianugerahkan kepada saudara Arief Martha Rahadyan merupakan simbol kepercayaan adat, sekaligus amanah untuk terus menjaga keseimbangan antara pengetahuan, kepemimpinan, dan keteladanan dalam kehidupan bermasyarakat serta untuk penegasan nilai warisan leluhur Bali yang menjunjung tinggi dharma kebajikan, pengabdian, tanggung jawab moral, serta kebermanfaatan bagi semesta.

Dalam kearifan budaya Nusantara khususnya Bali dan tradisi Jawa Kuno nama bukan sekadar identitas, melainkan doa, tanggung jawab, dan jalan hidup. Nama Rahadyan berasal dari tradisi Jawa Kuno yang bermakna gelar kehormatan atau kebangsawanan, mencerminkan keutamaan budi, kebijaksanaan, kemakmuran, serta kesejahteraan.

Makna tersebut selaras dengan falsafah Bali yang memandang manusia utama sebagai insan yang mampu menghadirkan Tri Hita Karana guna manfaat kebajikan dan harmoni bagi sesama manusia, dan alam.

Baca Juga:  MPLS Hari Kelima, SMA Negeri 1 Langsa Gelar Berbagai Kegiatan Edukatif dan Inspiratif

Nilai inilah yang dinilai melekat dalam perjalanan pengabdian Arief Martha Rahadyan, baik di ranah intelektual, sosial, maupun kontribusi kebangsaan.

Raja Sidemen Karangasem, Tjokorda Suteja Pemahyun menyampaikan, Arief Martha Rahadyan kami pandang sebagai sosok yang mampu menyatukan ilmu pengetahuan, pengabdian sosial, serta kepedulian terhadap budaya dan kemanusiaan.Semoga amanah ini terus dijaga dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat, bangsa, dan negara,”ujarnya.

Raja Sidemen menegaskan bahwa kebangsawanan dalam pandangan Bali bukanlah soal garis keturunan semata, melainkan laku hidup, etika, serta kesediaan mengabdi demi keseimbangan dan keharmonisan jagat raya.sebagai kepercayaan adat dan tanggung jawab moral.Arief Martha Rahadyan diterima sebagai bagian dari nilai luhur kebangsawanan Bali.

Momentum menjadi catatan dalam sejarah, inspirasi bagi generasi muda Indonesia untuk terus berkarya, menjaga akar budaya, serta menghadirkan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa tanpa meninggalkan nilai-nilai kearifan lokal.Adat dan budaya Bali senantiasa hidup, adaptif, dan terbuka dalam memberikan penghormatan kepada siapa pun yang dengan tulus mengabdikan diri demi kemaslahatan bersama.

Berita Terkait

Pangkormar Hadiri Rapim TNI-Polri 2026, Perkuat Sinergi di Bawah Arahan Presiden
Manuver Politik di Tengah Krisis: Analisis Reputasi Ruslan Daud dalam Pemulihan Pascabencana Bireuen
Deklarasi Pers Nasional 2026 Tegaskan Penolakan terhadap Kriminalisasi Jurnalis
PTUN Jakarta Tegaskan Gugatan Kubu Murjoko Gugur, Legalitas PSHT di Bawah Kepemimpinan Taufiq Tak Terbantahkan
​KPK Bongkar Skandal Jalur Merah Bea Cukai, Direktur P2 dan Lima Orang Ditetapkan Tersangka
Resmi Menjabat Kasi Datun Bitung, Noldi Sompi Diminta Jaga Marwah Korps Adhyaksa
Ketua DPC Demokrat Bireuen : H. T. Ibrahim Kader yang Tumbuh dari Bawah dan Loyal terhadap Partai
Warga Tualang Baro Butuh Pemimpin Transparan demi Percepatan Perubahan Desa
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 23:21

Pangkormar Hadiri Rapim TNI-Polri 2026, Perkuat Sinergi di Bawah Arahan Presiden

Senin, 9 Februari 2026 - 15:18

Deklarasi Pers Nasional 2026 Tegaskan Penolakan terhadap Kriminalisasi Jurnalis

Senin, 9 Februari 2026 - 13:14

PTUN Jakarta Tegaskan Gugatan Kubu Murjoko Gugur, Legalitas PSHT di Bawah Kepemimpinan Taufiq Tak Terbantahkan

Senin, 9 Februari 2026 - 10:09

Resmi Menjabat Kasi Datun Bitung, Noldi Sompi Diminta Jaga Marwah Korps Adhyaksa

Senin, 9 Februari 2026 - 08:32

Ketua DPC Demokrat Bireuen : H. T. Ibrahim Kader yang Tumbuh dari Bawah dan Loyal terhadap Partai

Senin, 9 Februari 2026 - 06:55

Jejak Sejarah, Menelusuri Akar Kelahiran Hari Pers Nasional

Senin, 9 Februari 2026 - 02:27

Wagub Aceh Ambil Alih Kendali, Polemik Huntara Bireuen Resmi Diakhiri

Senin, 9 Februari 2026 - 01:58

​Jaga Kondusivitas Wilayah, Tim PANTERA Polsek Matuari Sambangi Markas Manguni Muda

Berita Terbaru