Prof Dr H Sumaryoto: Pemerintah Indonesia Mulai Meningkatkan Kesejahteraan Guru

- Editor

Selasa, 2 Desember 2025 - 10:41

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta | TribuneIndonesia.com

Pemerintah Indonesia saat ini sudah lebih memperhatikan kesejahteraan para guru. Rektor Universitas Indraprasta PGRI (UNINDRA) Prof. Dr. H. Sumaryoto mengatakan kepada awak media ketika ditemui di Kampus UNINDRA Jalan Nangka Raya, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Senin, 1/12/2025.

“Pertama untuk kesejahteraan pendidikan memang sudah menjadi tekadnya Presiden, yang bicara Presiden tapi yang melaksanakan Menteri. Presiden sebagai pemimpin tertinggi pemegang kebijakan tapi yang melaksanakan Menterinya. Setahu saya perkembangan dengan kondisi perhatian terhadap pendidik itu sudah mulai berjalan dan cukup positif terutama dengan sertifikasi guru dan sebagainya,” katanya dengan semangat.

Termasuk guru- guru yang belum sertifikasi, sambungnya, sekarang dikejar dan dituntaskan.
“Supaya bisa menjadi guru yang profesional bersertifikasi berarti mendapat undangan profesi sebagei guru dan ini sudah berjalan. Alhamdulillah untuk tahun 2025 ini guru-guru dalam jabatan yang belum bersertifikasi sudah tuntas untuk mengikuti di kompetensi. ini semua merupakan suatu bukti bahwa anggapan orang hanya bicara saja saya kira belum tentu benar ya.maka ini menjadi suatu peringatan untuk kita kalau mendengar berita langsung ( skeptis) menganggap bahwa pemerintah tidak merasakan itu. Kita lihat dulu ya jadi kalau hal seperti ini langsung dipublish ini kan menimbulkan masalah yang menyangkut nama baik dan sebagainya,” bebernya.

Kemudian untuk masalah akses pemerintah Presiden Prabowo sudah jelas dengan program sekolah rakyat.
“Segala macam itu artinya memperluas akses bagi masyarakat untuk pendidikan ini walaupun mereka yang tidak mampu jadi didirikan sekolah rakyat ini memang dibentuk untuk membantu masyarakat yang memang terkena wajib belajar tapi tidak mampu untuk mendanai contoh untuk beli sepatu, beli seragam dan sebagainya. yang pemerintah hanya membebaskan sebatas dana pendidikan untuk tidak bisa ditampung di sekolah rakyat. Mereka yang tidak mampu semuanya nanti akan ditanggung oleh pemerintah. Ini suatu bukti bahwa pemerintah konsisten didalam membuat suatu kebijakan dan ucapan-ucapan itu makanya kita harus bersabar, harus menilai bahwa ini bukan perkara mudah,” urainya.

Baca Juga:  Data Dampak Banjir Dipersoalkan, Warga Nilai Pendataan BNPB Tidak Akurat

Prof. Dr H. Sumaryoto juga mengatakan untuk melihat perkembangannya.
“Terus seperti program yang lain ya kita dukung dalam artian sambil kita lihat bagaimana perkembangannya sehingga nanti pada suatu ketika apa yang diharapkan oleh pemerintah maupun masyarakat bisa terwujud walaupun memang tidak sempurna karena namanya manusia,” tuturnya kepada awak media.

Beliau juga mengatakan harapannya.
“Harus optimis apalagi ini yang saya benar-benar luar biasanya. Tekad memberantas korupsi ini tidak main-main jadi selama ini Presiden belum berani membuat ucapan seperti itu ya karena memang beliau ini tidak punya visi apa-apa. Sebagai pemimpin Presiden ya betul-betul dicurahkan untuk memajukan bangsa Indonesia melalui peningkatan setara masyarakat dan sebagainya,” pungkasnya.

Berita Terkait

Jelang HUT Ke-19 PPWI di Bandar Lampung, Perwakilan Aceh Tamiang Siap Hadir
Keluarga Inaku-Moputi Gelar Ritual Bale lo Paesa Kenang 40 Hari Wafatnya Indrawati Arsyad
Puluhan Nakes RSUD Raja Ampat Refreshing di Pantai, Direktur Bangun Kekompakan dan Sinergitas
MN KAHMI Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden Prabowo, Singgung Potensi Makar
Polres Jembrana Ajak Generasi Muda Bersatu Cegah Narkoba dan Balapan Liar
PEPABRI dan LSM KPK RI Serukan Jaga Perdamaian Aceh: Jangan Terprovokasi, Bijak Bermedia Sosial!
Hengky Honandar Sabet Penghargaan Kepala Daerah Terbaik Penggerak Ekspor di PWI Sulut Awards 2026
Peringati 40 Hari Wafatnya Pendiri Komunitas Tasumaro, Keluarga Besar Manuel Gelar Doa Bersama di Wangurer Bitung
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 10:50

Jelang HUT Ke-19 PPWI di Bandar Lampung, Perwakilan Aceh Tamiang Siap Hadir

Minggu, 8 November 2026 - 09:09

Keluarga Inaku-Moputi Gelar Ritual Bale lo Paesa Kenang 40 Hari Wafatnya Indrawati Arsyad

Minggu, 8 November 2026 - 05:19

Puluhan Nakes RSUD Raja Ampat Refreshing di Pantai, Direktur Bangun Kekompakan dan Sinergitas

Minggu, 8 November 2026 - 03:45

Polres Jembrana Ajak Generasi Muda Bersatu Cegah Narkoba dan Balapan Liar

Minggu, 8 November 2026 - 03:29

PEPABRI dan LSM KPK RI Serukan Jaga Perdamaian Aceh: Jangan Terprovokasi, Bijak Bermedia Sosial!

Sabtu, 7 November 2026 - 13:20

Hengky Honandar Sabet Penghargaan Kepala Daerah Terbaik Penggerak Ekspor di PWI Sulut Awards 2026

Sabtu, 7 November 2026 - 12:43

Peringati 40 Hari Wafatnya Pendiri Komunitas Tasumaro, Keluarga Besar Manuel Gelar Doa Bersama di Wangurer Bitung

Sabtu, 7 November 2026 - 01:09

PENCURIAN PERANGKAT BTS XL SMART KEMBALI TERULANG! JARINGAN ACEH TAMIANG TERGANGGU, WARGA TERANCAM TERISOLASI KOMUNIKASI

Berita Terbaru

Peristiwa, kecelakaan dan bencana Alam

Tiga Hari Syawaludin Hilang Ditelan Sungai Sena, Pencarian Tim SAR Berpacu dengan Arus Deras

Minggu, 8 Nov 2026 - 06:29