Desa Snb Baro Memanas Warga Tuntut Transparansi Penyaluran BLT dan Dana Desa

- Editor

Senin, 24 November 2025 - 09:49

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Manyak Payed, Aceh Tamiang | TribuneIndonesia.com

Suasana Desa Snb Baro memanas setelah sejumlah warga melayangkan protes keras terkait dugaan ketidakterbukaan perangkat desa dalam penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa. Warga menilai Datok Penghulu (Dn) dan aparat desa tidak transparan serta diduga melakukan penyalahgunaan kewenangan dalam menentukan penerima manfaat.

Sejumlah warga mengaku kecewa karena bantuan yang selama ini mereka terima, kini tiba-tiba dihentikan tanpa penjelasan jelas. Salah seorang warga mengungkapkan kebingungannya terkait pemberhentian BLT kepada dirinya.

“Biasanya saya menerima BLT, tapi kali ini tidak. Saat saya tanya ke perangkat desa, mereka hanya bilang ada pengurangan. Tapi tidak pernah ada musyawarah atau pemberitahuan resmi. Kami bingung dan kecewa,” ujar salah seorang warga dengan nada kesal.

Tidak hanya itu, warga juga mengaku mendengar kabar bahwa daftar penerima BLT mengalami perubahan sepihak. Menurut mereka, jika memang ada pengurangan atau perubahan kriteria penerima, seharusnya dilakukan musyawarah desa serta sosialisasi terbuka, bukan hanya informasi dari mulut ke mulut.

Baca Juga:  Night Angel Bangkitkan Kembali Nuansa Gothic Metal dari Batang Kuis

Lebih jauh, muncul dugaan bahwa penyaluran BLT di Desa Snb Baro tidak tepat sasaran. Beberapa warga menuding penerima bantuan justru banyak berasal dari keluarga Datok dan perangkat desa.

“Aneh sekali, ada warga yang baru menikah malah dapat BLT. Sementara warga yang lebih membutuhkan justru tidak lagi menerima. Jangan-jangan karena ada hubungan kedekatan dengan aparat desa,” ujar warga lainnya yang ikut menyampaikan keluhan serupa.

Warga mendesak pihak Kecamatan Manyak Payed untuk turun tangan melakukan verifikasi ulang data penerima BLT agar bantuan benar-benar tepat sasaran. Mereka berharap adanya intervensi pemerintah kecamatan demi memastikan proses pembagian bantuan berjalan adil, transparan, dan sesuai ketentuan.

“Kami hanya ingin keadilan. Berikan BLT sesuai kondisi ekonomi warga, bukan berdasarkan kedekatan dengan perangkat desa,” tegas salah seorang warga.

Hingga berita ini diturunkan, Datok Penghulu Snb Baro (Dn) belum memberikan tanggapan meski telah dihubungi melalui telepon dan pesan WhatsApp.

Berita Terkait

Arief Martha Rahadyan: Presiden Prabowo Menunjukkan Dedikasi Kepemimpinan yang Bertanggung Jawab terhadap Rakyat
Tekan Angka Kecelakaan, Jasa Raharja Pasang Spanduk Edukasi di Jakarta Utara
Jalan Rusak Dua Tahun Dikeluhkan Warga, Wakil DPRD Deli Serdang meminta Gubernur Sumut Segera Turun Tangan
Pembangunan Huntara di Pidie Jaya Disorot, Kontraktor dan Buruh Asal Luar Daerah. Diduga Abaikan Pekerja Lokal
Jalan Galang Berubah Kuburan hidup
Diduga Main Mata BBM Subsidi di SPBU 14 203-1103 Batang Kuis
Warga Terutung Payung Hilir Geruduk Kejari Aceh Tenggara, Soroti Dugaan Kejanggalan Dana Desa dan Minta Audit Ulang
BPBD Aceh Tamiang Bekali 180 Enumerator, Percepat Validasi Data Kerusakan Rumah Pasca-Bencana
Berita ini 119 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 23 Februari 2026 - 10:41

Arief Martha Rahadyan: Presiden Prabowo Menunjukkan Dedikasi Kepemimpinan yang Bertanggung Jawab terhadap Rakyat

Senin, 23 Februari 2026 - 08:00

Tekan Angka Kecelakaan, Jasa Raharja Pasang Spanduk Edukasi di Jakarta Utara

Sabtu, 21 Februari 2026 - 16:01

Pembangunan Huntara di Pidie Jaya Disorot, Kontraktor dan Buruh Asal Luar Daerah. Diduga Abaikan Pekerja Lokal

Sabtu, 21 Februari 2026 - 05:41

Jalan Galang Berubah Kuburan hidup

Sabtu, 21 Februari 2026 - 04:19

Diduga Main Mata BBM Subsidi di SPBU 14 203-1103 Batang Kuis

Jumat, 20 Februari 2026 - 08:47

Warga Terutung Payung Hilir Geruduk Kejari Aceh Tenggara, Soroti Dugaan Kejanggalan Dana Desa dan Minta Audit Ulang

Jumat, 20 Februari 2026 - 08:41

BPBD Aceh Tamiang Bekali 180 Enumerator, Percepat Validasi Data Kerusakan Rumah Pasca-Bencana

Jumat, 20 Februari 2026 - 04:53

Rangkap Jabatan Pejabat Publik Picu Krisis Kepercayaan dan Etika Negara

Berita Terbaru

Sosial

​Kapal Jaring Terbakar di Perairan Lembeh

Senin, 23 Feb 2026 - 07:49