Bitung, Sulut | Tribuneindonesia.com
Semangat untuk membangun generasi muda yang religius dan kompetitif menghangatkan Balai Pertemuan Umum (BPU) S.H. Sarundajang, Sabtu (20/09/25).
Perhelatan akbar yang memadukan peringatan Milad ke-78 Alkhairaat dan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H tersebut mengusung tema strategis: “Revitalisasi Pendidikan Alkhairaat untuk Membangun Generasi Religius dan Kompetitif Menuju Bitung Maju.”
Acara yang penuh khidmat ini menjadi magnet bagi para pemimpin daerah.
Sementara itu, tampak hadir Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, SE, dan Walikota Bitung, Hengky Honandar, SE, memberikan dukungan politik dan moral.
Kehadiran mereka disampingi oleh Kakanwil Kemenag Provinsi Sulut, Drs. H. Ulyas Taha, M.Pd, serta perwakilan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulut, menyiratkan kolaborasi erat antara pemerintah dan otoritas keagamaan.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kota Bitung, H. Yahya W. Pasiak, hadir sebagai bagian integral dari acara.

Momentum ini bukan sekadar seremoni, melainkan sebuah pernyataan sikap kolektif.
Dukungan dari seluruh lapisan, mulai dari tingkat provinsi hingga kota, menjadi bukti nyata pengakuan terhadap kontribusi Alkhairaat selama 78 tahun dalam mencetak kader bangsa yang tidak hanya unggul secara intelektual tetapi juga berkarakter kuat dan berdaya saing global.
Pada akhirnya, peringatan ini diharapkan menjadi katalis untuk percepatan terwujudnya visi “Bitung Maju”.
Melalui revitalisasi sistem pendidikan yang berlandaskan nilai-nilai keislaman, Alkhairaat diproyeksikan terus melahirkan generasi yang siap menjawab setiap tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri religiusnya. (Kiti)



















