Kemenag Gelar Silatnas FKUB, 350 Tokoh Agama Bahas Kerukunan Umat

- Editor

Minggu, 3 Agustus 2025 - 16:37

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Manado, Sulut | Tribuneindonesia.com,

Kementerian Agama RI siap menggelar Silaturahmi Nasional (Silatnas) Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan Lembaga Keagamaan pada 5-7 Agustus 2025. Minggu (03/07/25).

Acara yang berlangsung di Serpong ini akan dihadiri lebih dari 350 peserta, meliputi tokoh agama, Kepala Kanwil Kemenag se-Indonesia, serta ketua tim kerja Kerukunan Umat Beragama (KUB) daerah.

Tema besar “Merawat Kerukunan Umat Menuju Indonesia Emas 2045” menjadi landasan forum tersebut. Menteri Agama Nasaruddin Umar dijadwalkan membuka acara dengan menekankan pentingnya kerukunan sebagai pondasi spiritual pembangunan bangsa.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kemenag, Kamaruddin Amin, menegaskan bahwa Silatnas bukan sekadar seremoni.

“Silatnas ini menjadi panggung kolaborasi dan refleksi. Kita ingin para tokoh agama, pemerintah daerah, dan FKUB seluruh Indonesia bergerak bersama menjaga harmoni sosial. Sebab tanpa kerukunan, sulit membayangkan masa depan Indonesia yang maju dan damai,”

tegasnya di Jakarta, Minggu (3/8).

Menurut Kamaruddin, kolaborasi antar-tokoh agama, pemerintah daerah, dan FKUB mutlak diperlukan.

“Tanpa kerukunan, mustahil kita membayangkan Indonesia yang maju dan damai,”

ujarnya. Ia berharap forum ini melahirkan rekomendasi konkret yang bisa diimplementasikan hingga tingkat daerah.

“Pembangunan fisik saja tidak cukup. Indonesia Emas 2045 membutuhkan peradaban yang rukun dan inklusif,”

tambahnya. FKUB, lanjut Kamaruddin, harus aktif mencegah konflik melalui dialog, bukan hanya merespons saat masalah muncul.

Baca Juga:  MTSN 5 Bireuen, menjadikan sekolah unggul dan lebih Modern Di Era Digital.

Sementara itu, Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Kemenag, Muhammad Adib Abdushomad, menyebut acara ini akan diisi sejumlah agenda strategis.

Salah satunya adalah brainstorming bersama pimpinan lembaga keagamaan nasional, seperti MUI, PGI, KWI, hingga MATAKIN, dengan topik “Agama, Kedamaian, dan Harmoni Indonesia”.

“Kami juga akan meluncurkan Deklarasi Damai Nasional sebagai komitmen bersama memperkuat toleransi,”

jelas Gus Adib, sapaan akrabnya. Deklarasi ini diharapkan menjadi pedoman moral bagi seluruh pemangku kepentingan.

Selain itu, forum tersebut akan membahas empat isu krusial melalui sidang komisi, meliputi: inklusivitas keberagaman, peran pemerintah daerah, penguatan kapasitas lembaga kerukunan, serta harmonisasi pendirian rumah ibadah dan praktik keagamaan.

Sejumlah tokoh nasional turut diundang, antara lain Menko PMK, Menko Polhukam, Mendagri, dan Alissa Wahid. Hadir pula perwakilan dari Muhammadiyah, NU, serta akademisi seperti PPIM UIN Jakarta.

Silatnas ini sekaligus menjadi momentum evaluasi delapan program prioritas (Asta Protas) Kemenag, termasuk penguatan kelembagaan keagamaan dan kolaborasi lintas iman.

“Kerukunan adalah fondasi perdamaian nasional,”

pungkas Gus Adib.

Dengan sinergi lintas sektor, Kemenag optimistis forum ini akan memperkuat relasi antara tokoh agama, pemerintah, dan masyarakat sipil untuk mewujudkan Indonesia yang berkeadaban. (Talia)

Berita Terkait

Keluarga Sawoy Bongkar Riwayat Pengakuan Richard: “Sudah Diangkat Sejak 2009, Bukan Karena IPDN”
Sidang TP-TGR Raja Ampat: 7 OPD Disidangkan, Batas Pengembalian Ditegaskan 90 Hari
Siapa Berhak Menentukan OAP di Raja Ampat? Carles Imbir: Kembalikan kepada Marga dan Suku
Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus: Jangan Ada Standar Ganda OAP
Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus: Jangan Ada Standar Ganda dalam Penerapan Otsus
Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus, Baharudin: Jangan Hanya Satu Anak yang Disorot
​Resmi Berganti Pemimpin, Hengky Honandar Dorong Sinergi Pemkot dan GMIM Sion Madidir
Jejak Isyarat Langit dan Peristiwa Agung Menyambut Kelahiran Nabi Muhammad SAW
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 07:06

ANTISIPASI KECELAKAAN DAN PELANGGARAN LALU LINTAS, POLRES BIREUEN GELAR PATROLI DAN PAM DI JEMBATAN KUTA BLANG

Senin, 14 September 2026 - 12:42

Masyarakat Raja Ampat Kecam Dugaan Penangkapan Penyu oleh WNA Menggunakan Senapan

Senin, 14 September 2026 - 12:31

​Jaga Kondusifitas Kota Bitung, Kapolres Rangkul Pengurus Kerukunan Keluarga Jawa

Minggu, 13 September 2026 - 12:56

Tiket Sorong–Waisai Diduga Dikenai Tambahan Rp12 Ribu, DPRK Raja Ampat Didesak Memanggil Pengelola

Sabtu, 12 September 2026 - 05:12

Polres Bireuen Tingkatkan Ilmu Kehumasan Polri 

Jumat, 11 September 2026 - 10:24

Keluarga Sawoy Bongkar Riwayat Pengakuan Richard: “Sudah Diangkat Sejak 2009, Bukan Karena IPDN”

Jumat, 11 September 2026 - 06:59

“DDS Tahap I 2025, Rehab Jembatan Wejim Timur Baru Dikerjakan 2026: Warga Minta Inspektorat Turun!”

Kamis, 10 September 2026 - 13:39

Polres Aceh Tenggara Musnahkan Puluhan Gram Sabu dan Ribuan Gram Ganja

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Pesisir 65 Km Jadi Jalur Rawan, Pengamanan Laut Diperkuat

Selasa, 15 Sep 2026 - 13:00

Pemerintahan dan Berita Daerah

ASN Gugur di Jayawi jaya, Apel Kesadaran Soroti Integritas Aparatur

Selasa, 15 Sep 2026 - 11:21

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x