Tragedi Demi Al Washliyah Deli Serdang: Anak-Anak Jadi Tameng Hidup! 

- Editor

Rabu, 28 Mei 2025 - 07:36

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Deli Serdang | Tribuneindonesia.com

Senin kelam, 26 Mei 2025. Hari yang seharusnya menjadi hari belajar bagi para pelajar Madrasah Tsanawiyah dan Aliyah, berubah menjadi panggung ketegangan dan kekhawatiran. Aksi demonstrasi yang digelar oleh Al Washliyah di depan Kantor Bupati Deli Serdang menyeret anak-anak ke dalam pusaran konflik dewasa, menjadikan mereka tameng hidup dalam pertarungan kepentingan yang membara!

Sorotan tajam datang dari berbagai penjuru negeri. Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), Seto Mulyadi alias Kak Seto, mengecam keras tindakan ini.

“Dalam UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, tegas disebutkan bahwa anak-anak dilarang terlibat dalam unjuk rasa. Ini jelas pelanggaran serius dan berpotensi menjadi bentuk eksploitasi anak,” ujar Kak Seto dengan nada prihatin melalui sambungan WhatsApp pribadinya. “Walaupun mereka terdampak langsung, itu tidak bisa jadi pembenaran. Anak-anak tidak boleh jadi korban konflik orang dewasa,” tegasnya lagi.

Ketua Komnas Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Deli Serdang, Junaidi Malik, ikut menyampaikan pernyataan pedas:

“Kami sangat menyesalkan keterlibatan anak-anak berseragam dalam aksi demo tersebut. Hak pendidikan mereka telah dirampas hari itu! Mereka seharusnya berada di kelas, bukan di barisan massa!” “Jangan korbankan anak-anak untuk urusan politik atau sengketa lahan. Itu keji!” lanjutnya lewat pesan singkat.

Baca Juga:  DPC Macan Asia Deli Serdang Satukan Tujuan dalam Rapat Persiapan Pendaftaran ke Kesbangpol

Suasana semakin tegang saat sejumlah tokoh masyarakat dan pemuda Deli Serdang berkumpul membahas insiden ini di Kopi Siang Malam, Lubuk Pakam. Di antara mereka hadir H. Sugeng Sugiharto, Herman Nauli Nasution, SH, Edi Hartono (Edi Kulkas), Iwan Nugroho, dan Ferdinan Purba, SH.

Dengan nada penuh kecaman, mereka menyuarakan kegeraman:

“Ini sudah melampaui batas! Anak-anak bukan alat perjuangan! Mereka bukan pion politik! Ini eksploitasi terang-terangan yang tidak bisa ditoleransi!” “Seharusnya mereka berada di sekolah, bukan berbaris dalam teriakan massa! Jangan liburkan mereka demi kepentingan organisasi!”

Meski akhirnya Bupati dr. H. Asri Ludin Tambunan dan Wakil Bupati Lom Lom Suwondo menerima perwakilan Al Washliyah untuk berdialog, belum ada solusi konkrit yang ditemukan. Konflik masih membara di balik senyum diplomasi.

Namun, satu hal yang pasti: Aksi ini telah meninggalkan luka dalam — tidak hanya pada sistem pendidikan, tapi juga pada jiwa-jiwa muda yang dipaksa dewasa terlalu dini.

Ilham Tiruneindonesia.com

Berita Terkait

Demi Keselamatan Raja Ampat, Kepala BPBD Ingatkan Warga Hentikan Pembakaran Lahan
Puluhan Titik Api Kepung Waisai, Empat Pulau Besar Raja Ampat Mulai Terancam Kebakaran
Panggil BKPSDM Soal IPDN Dipertanyakan, Warga: Jangan Salah Sasaran!
Ketua DPRK Raja Ampat Tegaskan APBD Perubahan 2026 Harus Tepat Sasaran
21,6 Ton Beras Digelontorkan ke Waisai, 720 Warga Masuk Daftar Penerima
Miras Ilegal Diduga Marak di Waisai, Penertiban Dipertanyakan
Kepala Distrik Waigeo Barat Kepulauan Salurkan Bantuan Presiden 3T, Warga Kampung Jadi Sasaran
Tahura Raja Ampat di Pusat Waisai Disorot, Warga Minta Pemda Serius Benahi Kebersihan
Berita ini 97 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 07:25

GEGER! Kantor Desa Paya Metah Karang Baru Diduga Numpang di Rumah Pribadi Datok, Dana Sewa Kemana?

Selasa, 29 September 2026 - 05:42

Eks GAM Denmark: Aceh Harus Melegalisasi Izin Tambang Emas Rakyat

Selasa, 29 September 2026 - 04:03

MENYAMBUT INDONESIA EMAS 2045: WISUDA DIES NATALIS KE-31 UBHARA JAYA

Selasa, 29 September 2026 - 03:56

Arief Martha Rahadyan: Menatap Pasar Eropa, IEU-CEPA Momentum Perluas Pasar Ekspor

Selasa, 29 September 2026 - 02:50

Akreditasi RSUD dr. Fauziah, Wabup Tekankan Pelayanan Aman dan Bermutu

Selasa, 29 September 2026 - 02:37

Polres Bireuen Tingkatkan Patroli Cegah Gangguan Keamanan dan Kriminalitas

Senin, 28 September 2026 - 16:33

Demi Keselamatan Raja Ampat, Kepala BPBD Ingatkan Warga Hentikan Pembakaran Lahan

Senin, 28 September 2026 - 15:29

BREAKING NEWS: Lonobi Membara, Tim Gabungan Berjibaku di Tebing Terjal

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x