Akreditasi RSUD dr. Fauziah, Wabup Tekankan Pelayanan Aman dan Bermutu

- Editor

Selasa, 29 September 2026 - 02:50

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN/Tribuneindonesia.com

Wakil Bupati Bireuen, Ir. Razuardi, M.T., menghadiri sekaligus membuka kegiatan Survei Akreditasi UPTD Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Fauziah Bireuen, Selasa (29/9/2026), di Aula UPTD RSUD dr. Fauziah Bireuen.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bireuen, Direktur RSUD dr. Fauziah Bireuen beserta jajaran, Ketua Komite Rumah Sakit, Tim Surveior Akreditasi Rumah Sakit, para dokter, perawat, tenaga kesehatan, tenaga penunjang, serta seluruh pegawai UPTD RSUD dr. Fauziah Bireuen.

Kegiatan diawali dengan safety briefing melalui video tutorial yang memberikan pengarahan mengenai prosedur keselamatan, potensi risiko atau bahaya, serta langkah-langkah pencegahannya di lingkungan rumah sakit.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bireuen menyampaikan selamat datang kepada Tim Surveior LARS DHP yang terdiri dari dr. Arifatul Khorida, M.P.H., FISQua, dr. Suheir Muzakkir, Sp.PD, dan Ns. Saiful Riza, S.Kep., M.Kes., MARS.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bireuen, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan atas waktu, perhatian, serta proses penilaian dan pendampingan yang diberikan kepada UPTD RSUD dr. Fauziah Bireuen,” ujar Wakil Bupati.

Menurutnya, akreditasi tidak semata-mata merupakan proses penilaian untuk memperoleh pengakuan, tetapi menjadi momentum penting bagi rumah sakit untuk melihat secara terbuka dan menyeluruh sejauh mana pelayanan yang diberikan telah memenuhi prinsip keselamatan pasien, mutu pelayanan, tata kelola yang baik, serta kebutuhan masyarakat.

“Ukuran keberhasilan rumah sakit bukan hanya terpenuhinya dokumen atau indikator, tetapi hadirnya pelayanan yang aman, bermutu, manusiawi, profesional, dan mudah diakses oleh masyarakat,” katanya.

Baca Juga:  Dugaan Korupsi Rp37,1 Miliar di RSUD H Sahudin Kutacane: Pengawasan Lemah, Pelayanan Kesehatan Terancam

Wakil Bupati juga meminta seluruh jajaran RSUD dr. Fauziah mengikuti proses survei dengan terbuka, tenang, dan penuh tanggung jawab. Setiap kekurangan yang ditemukan, menurutnya, harus dijadikan sebagai peluang untuk melakukan perbaikan secara berkelanjutan.

“Tidak perlu menutupi kekurangan, karena setiap kekurangan yang ditemukan merupakan peluang bagi kita untuk memperbaiki diri. Terimalah setiap masukan dan rekomendasi sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola dan meningkatkan mutu pelayanan,” tegasnya.

Ia turut memberikan apresiasi kepada Direktur, para dokter, perawat, tenaga kesehatan, tenaga penunjang, serta seluruh pegawai RSUD dr. Fauziah Bireuen atas persiapan dan komitmen dalam mendukung pelaksanaan survei akreditasi.

Pemerintah Kabupaten Bireuen, lanjutnya, berkomitmen untuk terus memberikan dukungan terhadap upaya peningkatan mutu dan keselamatan pasien di UPTD RSUD dr. Fauziah Bireuen sesuai kewenangan, kemampuan, dan prioritas pembangunan daerah.

“Kami berharap proses survei yang dilaksanakan pada 29 sampai 30 September 2026 dapat berjalan lancar, objektif, dan konstruktif. Semoga seluruh masukan dan rekomendasi yang diberikan nantinya menjadi arah perbaikan yang konkret bagi RSUD dr. Fauziah Bireuen,” pungkasnya.

Survei akreditasi tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk mewujudkan RSUD dr. Fauziah Bireuen yang semakin maju, dipercaya masyarakat, serta mampu memberikan pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, dan berkeadilan.

Berita Terkait

Polres Bireuen Tingkatkan Patroli Cegah Gangguan Keamanan dan Kriminalitas
Demi Keselamatan Raja Ampat, Kepala BPBD Ingatkan Warga Hentikan Pembakaran Lahan
BREAKING NEWS: Lonobi Membara, Tim Gabungan Berjibaku di Tebing Terjal
Rp1,27 Triliun di APBD Perubahan 2026, Wabup Raja Ampat Ajak Semua Pihak Kawal Pembangunan
Ketika Sensasi Menggeser Etika: Geuchik Aron Geulumpang VII Disudutkan Berita Pungli Diduga Tanpa Konfirmasi
Saweu Keude Kopi, Kapolsek Idi Tunong Ajak Warga Waspadai Hoaks dan Narkoba
Minimalisir Dampak Banjir, BWS Diminta Bangun Tanggul Pengaman Lawe Bula
APBD Perubahan Raja Ampat Tembus Rp1,27 Triliun, Belanja Naik Rp134 Miliar
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 03:44

Video TikTok Dipersoalkan, GRPK Desak TikTok Beri Klarifikasi

Selasa, 29 September 2026 - 02:50

Akreditasi RSUD dr. Fauziah, Wabup Tekankan Pelayanan Aman dan Bermutu

Selasa, 29 September 2026 - 02:37

Polres Bireuen Tingkatkan Patroli Cegah Gangguan Keamanan dan Kriminalitas

Selasa, 29 September 2026 - 01:56

Subuh Keliling, Langkah Kapolres Aceh Timur Merawat Harkamtibmas

Selasa, 29 September 2026 - 01:45

​Gubernur Yulius Selvanus dan Menteri ESDM Bahas Percepatan Izin Tambang Rakyat Sulut

Senin, 28 September 2026 - 15:29

BREAKING NEWS: Lonobi Membara, Tim Gabungan Berjibaku di Tebing Terjal

Senin, 28 September 2026 - 14:25

Imigrasi Ngurah Rai Deportasi 18 WNA dalam Sepekan, Diantaranya Terlibat Prostitusi

Senin, 28 September 2026 - 12:21

Tiga Aplikasi, Ujian Baru Perizinan

Berita Terbaru

Headline news

Video TikTok Dipersoalkan, GRPK Desak TikTok Beri Klarifikasi

Selasa, 29 Sep 2026 - 03:44

TNI dan Polri

Subuh Keliling, Langkah Kapolres Aceh Timur Merawat Harkamtibmas

Selasa, 29 Sep 2026 - 01:56