Akses Maut Menuju Tol Semayang: Jalan Rusak Parah Ancam Nyawa, Pemerintah Tutup Mata?”

- Editor

Sabtu, 24 Mei 2025 - 14:40

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Medan I Tribuneindonesia.com

 Kerusakan jalan parah di akses masuk Gerbang Tol Semayang bukan lagi sekadar persoalan infrastruktur—melainkan ancaman nyata terhadap keselamatan warga. Jalan sepanjang satu kilometer yang menjadi urat nadi mobilitas warga dan jalur utama menuju tol kini berubah menjadi medan berbahaya: lubang-lubang besar menganga, aspal hancur tak beraturan, dan genangan air mengintai setiap datang hujan.

Situasi ini mengancam nyawa. Banyak pengendara nyaris kehilangan kendali, beberapa bahkan mengalami kecelakaan. Gus Syahputra, pengemudi mobil yang rutin melintas di jalur ini, menceritakan pengalamannya nyaris celaka: “Kalau malam dan hujan, lubang-lubangnya tak terlihat. Ban saya pernah terperosok dalam, hampir saja terguling. Untung bisa dikendalikan,” katanya, Sabtu malam (24/05/2025).

Keluhan serupa datang dari banyak warga. Mereka sudah berulang kali melaporkan kondisi ini kepada pihak berwenang. Namun hingga kini, respons yang ditunggu tak kunjung datang. “Sudah banyak yang jatuh. Ban kendaraan sobek, velg penyok, motor terjungkal. Tapi tak ada yang peduli. Seolah-olah nyawa kami tak berharga,” ucap seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Baca Juga:  Mahasiswa Gempur Narkoba dan Judi, Polresta Deli Serdang Didesak Bersih-bersih

Lebih ironis lagi, jalan ini adalah akses penting tidak hanya bagi warga, tetapi juga untuk distribusi logistik dan jalur menuju Binjai. Meski menjadi simpul strategis konektivitas, pemerintah seolah abai. Tak satu pun pihak—baik Pemerintah Daerah, Provinsi, hingga Jasa Marga sebagai pengelola tol—mau secara tegas mengambil tanggung jawab.

Di tengah jargon pembangunan dan konektivitas, fakta ini menyayat: jalan rusak dibiarkan, rakyat dibiarkan berjudi dengan maut setiap hari.

Ketika Infrastruktur Diabaikan, Nyawa Dipertaruhkan Jalan bukan hanya urusan aspal dan beton. Ia adalah urat nadi kehidupan rakyat. Ketika dibiarkan rusak tanpa perbaikan, itu adalah cermin dari ketidakpedulian yang mematikan.

Kini, masyarakat menuntut lebih dari sekadar janji. Mereka menuntut tindakan nyata. Sebelum jalan maut ini merenggut korban berikutnya.

Ilham Tribuneindonesia.com

Berita Terkait

TAMPERAK : Jika Tak Mampu Tuntaskan Jadup, Plt Kadinsos Aceh Tamiang Sebaiknya Diganti Saja
Bayi 3 Minggu Diduga Tewas di Tangan Ayah Kandung, Luka Kecil yang Mengguncang Hati Nurani
Babinsa Hadir Dukung Pendidikan, SMK Magadha 1 Gianyar Siap Cetak Generasi Unggul
Setengah Abad Mengabdi, Dilepas Tanpa Negara Ketidakpedulian Camat Hamparan Perak dan Kades Bulu Cina Dipertanyakan
PEMILIHAN KETUA OSIS SMP NEGERI 1 MANYAK PAYED JADI IMPLEMENTASI P5 TEMA SUARA DEMOKRASI
Arief Martha Rahadyan Serahkan Wakaf Al-Qur’an di Bogor, Dorong Penguatan Pendidikan Pesantren
*Tolak Persidangan Online, Kuasa Hukum Kadri Amin Minta Persidangan Secara Langsung di Pengadilan Tipikor*
BIMTEK PEMILIHAN GEUCHIK DI LANGSA BATAL, DIDUGA TERKENDALA ANGGARAN Penggunaan Dana Desa Disorot, SOMASI Kritik Keterlibatan Pihak Ketiga
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 12:52

UMKM Central Deli Serdang Resmi Dibangun Langkah Nyata Menata Ekonomi Rakyat dari Jantung Lubuk Pakam

Kamis, 30 April 2026 - 08:12

PWKI Deli Serdang Hadirkan Edukasi Strategis di Desa Sumberjo

Rabu, 29 April 2026 - 15:52

Wabup Deli Serdang Hadiri Penutupan Satgas Pemulihan Bencana Aceh, Tegaskan Komitmen Bangkit Bersama

Selasa, 28 April 2026 - 23:58

Dari Rumah Reyot ke Harapan Baru Sentuhan hati Bupati Deli Serdang di Hamparan Perak

Selasa, 28 April 2026 - 16:06

Deli Serdang Perkuat Perang Melawan Narkoba, Sinergi dengan BNN Didorong hingga Desa

Selasa, 28 April 2026 - 15:49

Dari Tanah Sengketa hingga Irigasi Kritis, Bupati Deli Serdang “Ketuk Pintu” Pusat di Reses NasDem

Selasa, 28 April 2026 - 00:08

Lahan Eks HGU Lonsum 75 Hektare Resmi Diserahkan, Pemkab Deli Serdang Prioritaskan Kepentingan Rakyat

Senin, 27 April 2026 - 09:09

Bupati Asri Ludin Tegaskan Arah Baru Otonomi Daerah  Kerja Nyata, Bukan Sekedar Seremonial

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x