Warga Binaan Lapas Banyuwangi Kembali Dapatkan Kesempatan Untuk Pelatihan Pembuatan Kaligrafi

- Editor

Senin, 3 Maret 2025 - 07:50

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banyuwangi|Tribunindonesia.com

Banyuwangi- Warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi kembali mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan keterampilan melalui pelatihan pembuatan kaligrafi, pada hari Senin (3/3/2025)

Kegiatan ini diadakan sebagai upaya untuk memberikan bekal keterampilan baru yang dapat dimanfaatkan oleh para warga binaan setelah menjalani masa pidana. Pelatihan melibatkan pengrajin kaligrafi lokal Banyuwangi yang telah berpengalaman dalam seni menulis indah tersebut.

Dalam hal ini, Kepala Lapas Banyuwangi, Mochamad Mukaffi menjelaskan bahwa dalam pelatihan kaligrafi itu tidak hanya sekedar untuk mengajarkan teknik menulis, tetapi juga bertujuan untuk membentuk karakter dan kemandirian warga binaan.

“Dengan mempelajari seni kaligrafi, diharapkan mereka dapat memiliki keterampilan yang bernilai ekonomis dan menjadi modal untuk memulai kehidupan baru setelah bebas nantinya,” ujarnya.

Baca Juga:  TMMD ke-123 Hadirkan Solusi Air Bersih; Pembuatan Sumur Bor untuk Masyarakat Desa Hagu.

Mukaffi menambahkan, pelatihan pembuatan kaligrafi juga menjadi bagian dari program pembinaan yang outputnya adalah untuk meningkatkan kualitas hidup warga binaan.

“Kami upayakan untuk memberikan pembinaan kemandirian yang bergaram bagi warga binaan agar ketika mereka telah kembali ke masyarakat dapat memanfaatkan keterampilan yang mereka miliki,” ungkapnya.

“Kami ingin mereka tidak hanya bebas secara fisik, tetapi juga siap secara mental dan memiliki keterampilan yang bisa digunakan untuk mencari nafkah,” imbuhnya.

Sementara itu, Mahmud seorang pengrajin kaligrafi yang terlibat dalam pelatihan tersebut mengatakan seni kaligrafi tidak hanya tentang keindahan tulisan, tetapi juga tentang kesabaran, ketekunan dan ketelitian.

“Semoga teman-teman warga binaan ini dapat mengambil nilai positif dari seni kaligrafi dan dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.

Berita Terkait

Pembayaran Asrama Mahasiswa Raja Ampat Tertunda, Dinas Pendidikan Akui Salah Input Kode Rekening
PFM Desak Kapolda Baru Tuntaskan Dugaan Korupsi Sekretariat DPR PBD: “Itu Uang Rakyat”
Masyarakat Raja Ampat Kecam Dugaan Penangkapan Penyu oleh WNA Menggunakan Senapan
Tiket Sorong–Waisai Diduga Dikenai Tambahan Rp12 Ribu, DPRK Raja Ampat Didesak Memanggil Pengelola
“Waiwo Diburu, Tahura Ditantang Dibuka! Warga: Jangan Ada Aset Pemda yang ‘Kebal’ Disentuh”
Keluarga Sawoy Bongkar Riwayat Pengakuan Richard: “Sudah Diangkat Sejak 2009, Bukan Karena IPDN”
“DDS Tahap I 2025, Rehab Jembatan Wejim Timur Baru Dikerjakan 2026: Warga Minta Inspektorat Turun!”
Sidang TP-TGR Raja Ampat: 7 OPD Disidangkan, Batas Pengembalian Ditegaskan 90 Hari
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 11:06

Sinergi Pemkot Bitung dan TP PKK: Sekolah Lansia Laskar Bintang Hadir Wujudkan Lansia Tangguh

Selasa, 15 September 2026 - 09:42

GRPK Soroti Progres Penanganan 1.677 Batang Kayu, Gakkum Kehutanan Diminta Ungkap Aktor Utama

Selasa, 15 September 2026 - 08:03

Pembayaran Asrama Mahasiswa Raja Ampat Tertunda, Dinas Pendidikan Akui Salah Input Kode Rekening

Selasa, 15 September 2026 - 07:08

PFM Desak Kapolda Baru Tuntaskan Dugaan Korupsi Sekretariat DPR PBD: “Itu Uang Rakyat”

Senin, 14 September 2026 - 16:04

Lebih Inklusif, Perayaan HUT Negeri Aertembaga Dorong Ekonomi UMKM dan Edukasi Sejarah

Senin, 14 September 2026 - 12:42

Masyarakat Raja Ampat Kecam Dugaan Penangkapan Penyu oleh WNA Menggunakan Senapan

Senin, 14 September 2026 - 11:09

Lima Pegawai Dihukum Berat, Disiplin ASN Disorot

Senin, 14 September 2026 - 07:09

Tiga Tahun Tanpa Kepastian, GRPK Adukan Dugaan Pelanggaran Etik Penyidik Harda ke Propam Polresta Deli Serdang

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x