​Tim Hotman 911 Tembus Penjagaan Ketat RS Bhayangkara Mataram, Siap Bawa Korban ke DPR RI

- Editor

Minggu, 12 Juli 2026 - 04:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mataram | Tribuneindonesia.comUpaya keras Tim Hotman 911 bersama para relawan untuk menemui korban dugaan tindak kekerasan akhirnya membuahkan hasil, Minggu (12/07/26).

Setelah melalui serangkaian prosedur tetap (protap) yang dinilai sangat birokratis, tim hukum tersebut akhirnya berhasil memasuki kawasan Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Mataram demi memantau langsung kondisi para korban kasus Ponpes Lombok.

​Kendati demikian, ketatnya pengamanan di fasilitas medis milik Polri tersebut menyisakan tanda tanya besar bagi pihak kuasa hukum.

Perwakilan tim menyatakan keheranan mereka atas barikade penjagaan yang begitu masif terhadap para korban, yang dinilai tidak mencerminkan keterbukaan informasi, Seperti dilansir dari Hotman Paris Show.

​Pihak Hotman 911 mendesak agar Aparat Penegak Hukum (APH) bersikap lebih transparan dan tidak membatasi akses komunikasi bagi pihak-pihak yang ingin memberikan bantuan hukum.

Alasan faktor kesehatan yang sempat dilontarkan petugas dinilai kurang relevan, mengingat kondisi fisik kedua korban justru menunjukkan tren pemulihan yang signifikan.

​Sementara luka bakar yang diderita oleh kedua korban dilaporkan sudah mulai mengering. Saat ini, salah satu anak korban bernama Devin hanya tinggal menjalani pengobatan lanjutan, sementara korban lainnya yang berinisial Al melalui Hotman Paris Show sudah cukup lancar dalam berkomunikasi.

Baca Juga:  Kapolres Pidie Jaya Tinjau Pengamanan Sidang Pleno Dewan Hakim MTQ Aceh XXXVII di Aula Cot Trieng

​Meski demikian, suasana di ruang perawatan dilaporkan berlangsung cukup tegang dengan adanya pengawasan yang melekat.

Selama proses interaksi, korban Al dijaga ketat serta didokumentasikan melalui video oleh dua orang polisi wanita (Polwan), dengan pengawalan tambahan dari sejumlah anggota Polri serta perwakilan Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Mataram.

​Ketatnya barikade pengamanan ini menimbulkan kekhawatiran tersendiri bagi tim hukum terkait kondisi psikologis korban.

Pihak Hotman 911 berharap pengawalan tersebut bukan merupakan bentuk intimidasi terselubung, karena pada dasarnya para korban di bawah umur ini membutuhkan ruang publik yang ramah anak dan bebas dari rasa takut untuk menyuarakan kebenaran.

​Guna mengusut tuntas kejanggalan tersebut, kasus ini dipastikan akan dibawa ke tingkat nasional.

Rencananya Pada Senin, (13/07), tim hukum dijadwalkan bertolak ke Jakarta untuk mendampingi kedua korban, orang tua mereka, serta keluarga dari almarhum Sobirin dalam agenda penting di parlemen.

​Rombongan tersebut dijadwalkan menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi III DPR RI di Senayan pada pukul 14.30 WIB.

Melalui momentum ini, tim hukum bersama masyarakat Indonesia berharap adanya titik terang agar keadilan dapat ditegakkan secara transparan tanpa ada fakta hukum yang ditutup-tutupi.

(∗-talia)

Berita Terkait

Ketua Asrama Raja Ampat di Manado Desak Dinas Pendidikan Segera Bayar Kontrak Asrama
TPP ASN Rp104,5 Miliar Tak Kunjung Cair, Ketua DPRK Raja Ampat Desak Pemda Buka-bukaan
Wakil Bupati Ir. H. Razuardi, M.T. Pimpin Upacara Peringatan Hardikda Aceh ke-67
SKPA di Aceh Diminta Publikasikan Setiap Kegiatan dan Proyek kepada Publik
LEWAT NGOPI KAMTIBMAS, POLSEK GANDAPURA SEBAR PESAN-PESAN KEPOLISIAN DAN TAMPUNG ASPIRASI
Kapolres Bireuen Tegaskan, Personel Jangan Terlibat Narkoba, Judol, Pinjol hingga Pelanggaran Kode Etik
Laka Maut Subuh di Madidir Bitung: Pemotor Meninggal Dunia Usai Tabrak Truk Box Parkir
Aqila Mirzani Amir,usia 12 Tahun ke Maluku Utara Demi Menggapai Prestasi
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 13:47

Ketua Asrama Raja Ampat di Manado Desak Dinas Pendidikan Segera Bayar Kontrak Asrama

Senin, 7 September 2026 - 08:35

TPP ASN Rp104,5 Miliar Tak Kunjung Cair, Ketua DPRK Raja Ampat Desak Pemda Buka-bukaan

Minggu, 6 September 2026 - 15:28

Amputasi Andri dan Masa Depan yang Dipertaruhkan

Minggu, 6 September 2026 - 10:26

UMKM Center dan Hitungan Omzet Pedagang

Minggu, 6 September 2026 - 07:15

Jati Merah dan Tobat Ekologis

Minggu, 6 September 2026 - 04:03

Johan Jalla Desak Depo Pertamina dan Pemda Simeulue Responsif Atasi Kelangkaan BBM

Minggu, 6 September 2026 - 02:27

Beras Bantuan dan Data Penerima

Sabtu, 5 September 2026 - 03:13

​Wujudkan Bitung Bebas Sampah, Tim Rompi Hijau Sterilkan Area Depan SPBU Giper

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

TPP ASN Rp104,5 Miliar Tak Kunjung Cair, Ketua DPRK Raja Ampat Desak Pemda Buka-bukaan

Senin, 7 Sep 2026 - 08:35