TTI Desak APH Bongkar Dalang Rantai Pasok BBM Tambang Ilegal di Aceh

- Editor

Kamis, 9 Juli 2026 - 09:19

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH | TribuneIndonesia.com – Transparansi Tender Indonesia (TTI) mendesak aparat penegak hukum (APH) tidak hanya menindak para pekerja atau operator alat berat di lokasi tambang ilegal, tetapi juga mengusut tuntas pihak-pihak yang diduga menjadi aktor utama di balik rantai pasok bahan bakar minyak (BBM) yang menopang operasional tambang ilegal di Aceh.

Koordinator TTI, Nasruddin Bahar, menegaskan bahwa aktivitas tambang ilegal yang menggunakan excavator dalam jumlah besar tidak mungkin berlangsung tanpa pasokan BBM yang rutin dan terorganisasi.

> “Puluhan hingga ratusan alat berat tidak mungkin beroperasi tanpa pasokan solar setiap hari. Pertanyaan besarnya adalah, siapa yang memasok BBM tersebut, dari mana asalnya, dan siapa yang membiayai distribusinya?” tegas Nasruddin.

 

Menurut TTI, aparat perlu menelusuri seluruh rantai pasok logistik, mulai dari sumber BBM, jalur distribusi, tempat penyimpanan, hingga pihak yang mengoordinasikan pengiriman ke lokasi tambang ilegal.

TTI juga menyoroti bahwa Polda Aceh sendiri pernah menyatakan akan memutus distribusi BBM sebagai salah satu strategi menghentikan aktivitas tambang ilegal, termasuk melalui pengawasan SPBU di wilayah rawan. Langkah tersebut menunjukkan bahwa pasokan BBM merupakan faktor penting yang memungkinkan tambang ilegal terus beroperasi.

Baca Juga:  Ormas DPC (GBNN) Silaturahmi Dan Meyerahkan Dokumen Legalitas ,Ke Kesbangpol Kabupaten Aceh Tenggara.

TTI meminta penyelidikan difokuskan pada beberapa pertanyaan penting:

Siapa pemasok BBM ke lokasi tambang ilegal?

Dari mana asal BBM yang digunakan alat berat?

Apakah terdapat penyalahgunaan distribusi BBM?

Siapa yang membiayai operasional alat berat dan logistik?

Apakah terdapat gudang atau jaringan distribusi yang memasok BBM ke lokasi tambang ilegal?

> “Penegakan hukum tidak boleh berhenti pada operator excavator. Jika rantai pasok BBM tidak diungkap, tambang ilegal akan terus hidup meskipun lokasi tambang ditutup. Putuskan logistiknya, maka aktivitasnya akan lumpuh,” ujar Nasruddin.

 

TTI menegaskan bahwa pihaknya tidak menuduh pihak tertentu sebagai pemasok BBM ataupun pelaku pelanggaran. Namun, TTI mendesak agar penyelidikan dilakukan secara menyeluruh terhadap seluruh jaringan yang diduga mendukung operasional tambang ilegal. Apabila ditemukan keterlibatan individu, badan usaha, atau oknum dari institusi mana pun, penegakan hukum harus dilakukan berdasarkan alat bukti dan tanpa pandang bulu.

“Tambang ilegal bukan hanya soal alat berat yang bekerja di lapangan, tetapi juga soal jaringan logistik, pendanaan, dan distribusi yang memungkinkan aktivitas itu terus berlangsung. Mengungkap dalang rantai pasok BBM adalah kunci untuk memutus praktik tambang ilegal secara permanen,” tutup Nasruddin.

Berita Terkait

Komisi III DPR Minta Polri Cari Pihak Bertanggung Jawab di Korupsi Batu Bara yang Picu Blackout: Bongkar Seluruh Jaringannya!
Pemda Simeulue: Melalui Dinsos Pentingnya Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Dalam Menangani Masalah Sosial Di Simeulue
Pemerintah Kabupaten Simeulue Melalui Dishub, Pelabuhan Sibigo Serta 5 Program Prioritas Berkelanjutan”
KEBAKARAN HANGUSKAN 5 RUMAH DI SIMPANG LIMA DESA SINABANG KABUPATEN SIMEULUE
Desak Copot Direksi Akibat Pemadaman Listrik Bergilir, Front Pemuda Kalimantan & Sumatera ‘Segel’ Kantor PLN Pusat
Terkait Kasus Silmy Karim Nyoman Parta Minta Sistem Visa Diperketat, Desak Oknum Imigrasi di Bali Dibersihkan
Tersengat Arus Listrik Saat Perbaiki Atap, Warga Batang Kuis Meninggal Dunia
Penuh Nostalgia : Ratusan Alumni Under 1990 Tahun 2026 Gelar Reuni Akbar Part 3 di Pantai Busung Indah Teupah Tengah
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 07:22

Coffee Morning Babinsa Bersama Warga Cegah Kebakaran di Musim Kemarau

Kamis, 9 Juli 2026 - 07:13

Babinsa Komsos dengan Pedagang Ikan, Ajak Jaga Kebersihan Pasar Tradisional

Kamis, 9 Juli 2026 - 07:11

Babinsa Bantu Program Padat Karya Tunai, Wujudkan Sinergi Bangun Infrastruktur Desa

Rabu, 8 Juli 2026 - 07:22

Babinsa Bantu Warga Turunkan Sembako di Kantor Camat, Wujud Kepedulian kepada Masyarakat

Rabu, 8 Juli 2026 - 07:18

Babinsa Ajak Warga Tingkatkan Kepedulian Terhadap Kebersihan Lingkungan

Rabu, 8 Juli 2026 - 07:16

Babinsa Jalin Silaturahmi dengan Pemilik Bengkel, Ajak Warga Jaga Keamanan dan Kerukunan Desa

Rabu, 8 Juli 2026 - 07:07

Babinsa Jalin Dialog dengan Pekerja Bangunan, Bahas Dampak Cuaca Panas terhadap Aktivitas Kerja

Selasa, 7 Juli 2026 - 07:50

Babinsa Koramil 09/Makmur Pererat Sinergi dengan Penyuluh Pertanian Melalui Komsos

Berita Terbaru

Feature dan Opini

Saling Sandera di Cipete: Ketika Hukum Jadi Alat Barter

Kamis, 9 Jul 2026 - 08:25