Tasyakuran HUT Ke 18 DPC Partai Gerindra Kabupaten Blitar, Ingin Kompak Bergerak Dan Berdampak Bagi Rakyat

- Editor

Sabtu, 7 Februari 2026 - 05:13

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blitar/Tribuneindonesia.com

Partai Gerindra resmi merayakan hari ulang tahun (HUT) ke-18 pada hari ini, Jumat, 6 Februari 2026. Partai yang didirikan pada tahun 2008 ini mengusung tema “Kompak, Bergerak, Berdampak” untuk peringatan tahun ini. Di tengah kondisi bangsa yang masih diwarnai berbagai bencana dan persoalan sosial, Gerindra Blitar menilai refleksi dan rasa empati jauh lebih penting ketimbang kemeriahan seremonial.

Momentum refleksi perjalanan panjang menjadi tonggak penting perjalanan Partai Gerindra sebagai salah satu kekuatan politik nasional yang tidak hanya bertahan tetapi juga berhasil mencapai puncak pencapaian politik dengan memenangkan Pemilihan Presiden 2024.

Peringatan HUT ke-18 Partai Gerindra Kabupaten Blitar diikuti oleh jajaran pengurus DPC, badan dan sayap partai, pengurus PAC, serta kader. Pengajian diisi oleh H. Hubbi Ali Rochmat (Gus Boby), Pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Uluum Jatinom, yang menyampaikan pesan persatuan dan keikhlasan dalam berjuang. Jumat (06/02/2026).

Sekretaris DPC Partai Gerindra Kabupaten Blitar, Sugianto, menegaskan bahwa, peringatan HUT ke-18 memang diarahkan agar dilaksanakan secara religius dan tidak berlebihan.

“Kami mendapat arahan dari pimpinan agar perayaan HUT dilakukan sederhana. Banyak saudara kita di luar daerah sedang menghadapi musibah, jadi lebih elok jika kita memperbanyak doa,” ungkap Sugianto seusai acara tasyakuran di kantor DPC Gerindra Kanigoro Blitar.

Menurutnya, peringatan HUT ini menjadi momentum internal untuk memperkuat komitmen kader dalam mendukung program-program strategis pemerintah yang diusung Partai Gerindra.

“Sebagai partai pengusung Presiden Prabowo, kami wajib mendukung dan mengawal program-program seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), Sekolah Rakyat, dan program lainnya agar benar-benar dirasakan masyarakat,” tandas pria yang akrab disapa Mas Sugik ini.

Baca Juga:  Kisruh Data Bantuan Banjir, SOMASI Ancam Surati BNPB Pusat

Pandangan serupa disampaikan Penasihat DPC Partai Gerindra Kabupaten Blitar, Mujib, Ia menilai kekompakan internal menjadi kunci utama bagi Gerindra sebagai partai pemenang pemilu.

“Kompak itu bukan sekadar slogan. Bergerak artinya melakukan sesuatu yang konkret dan punya kontribusi bagi pembangunan. Semua kader harus bergandengan tangan di wilayahnya masing-masing,” jelas Mujib.

Mujib yang juga anggota Komisi I DPRD Kabupaten Blitar ini, juga menekankan tanggung jawab politik Gerindra dalam menyuarakan serta menyukseskan program-program pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah.

“Sebagai partai yang memiliki presiden, Gerindra harus menjadi garda terdepan dalam menjelaskan dan mengawal kebijakan pemerintah kepada masyarakat,” imbuh Mujib.

Tak hanya soal konsolidasi, Mujib turut mengungkapkan target politik Gerindra Blitar pada Pemilu mendatang. Ia optimistis perolehan kursi legislatif bisa melonjak signifikan.

“Saat ini kami punya tujuh kursi. Target ke depan dua kali lipat, menjadi empat belas kursi. Ini hasil kesepakatan dan diskusi bersama pengurus,” jelasnya.

Wakil Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Blitar, Hj. Ratna Dewi Nirwana Sari, S.S., S.H., M.Kn. Menurutnya, momentum ini menjadi refleksi perjalanan panjang partai sejak didirikan pada 2008, sekaligus penguatan komitmen untuk terus memperjuangkan kepentingan rakyat Indonesia.

“Hal ini ditegaskan posisi Gerindra sebagai partai pemenang pilpres dengan terpilihnya Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, sebagai Presiden Republik Indonesia periode 2024–2029. Partai Gerindra siap mengawal dan menyukseskan program-program pemerintah,” kata Ratna yang juga Wakil Ketua DPRD Kabupaten.(Kodok).

Berita Terkait

HUT RI ke-81, Panitia Tetapkan Pemenang Lomba Karya Foto dan Karya Tulis Jurnalistik Aceh Tengah–Bener Meriah
Proyek P3-TGAI Desa Kuning I Disorot, Plang Tak Terlihat dan TPM Diduga Membiarkan
Program Banyak, Guru Tertunda — Keadilan Harus Sampai ke Ujung Negeri
Komisi V DPRA Serahkan Bantuan, Dorong Solusi Hunian bagi Korban Kebakaran
Polres Aceh Tenggara Diminta Panggil dan Periksa Kades Kampung Baru, Terkait Dugaan Korupsi DD Tahun 2025
Eks Kombatan GAM Pidie Tegaskan Perdamaian Harus Dijaga, Masyarakat Diminta Waspadai Provokasi
HRD Dukung Terobosan Presiden Prabowo Hadirkan Infrastruktur Dasar bagi Masyarakat
HUT ke-81 RI, TKN Kompas Nusantara dan KAMADA LMP Sumut Gelar Hiburan Rakyat
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 03:11

Jangan Jadi Pemimpin Ambisius — Peradaban Bangsa Dibangun oleh Guru

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 01:51

Maju ke Listrik, Tetapi Jangan Hilangkan Minyak Sebelum Siap

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 01:49

Janji Manis Tanpa Bukti — Kesejahteraan Guru yang Selalu Ditunda

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:18

Transisi Energi: Yang Listrik Silakan, Yang Minyak Tetap Berjalan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:50

Jangan Paksa Rakyat Pilihan Kendaraan, Bangunlah Kemandirian dan Pilihan yang Adil

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:47

Bangunlah Transportasi Umum yang Memadai, Bukan Memaksa Rakyat Mengganti Kendaraan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:54

Kelangkaan Semen di Aceh, Pemerintah Jangan Biarkan Masyarakat Berjuang Sendiri

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:25

Saling Sandera di Cipete: Ketika Hukum Jadi Alat Barter

Berita Terbaru