Medan I TribuneIndonesia.com–Acara pisah sambut Komandan Kodim (Dandim) 0201/Medan yang digelar di Grand Mercure Medan, Sabtu malam (25/04/2026). Tongkat estapet pergantian kepemimpinan ini tidak hanya seremoni belaka melainkan menjadi sebuah kekuatan sinergi antar unsur pemerintahan, TNI, dan masyarakat dalam menjaga kondusivitas kota.
hadir dalam acara tersebut, Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap bersama sang istri, Martinijal Zakiyuddin Harahap. Kehadiran keduanya menambah nuansa kekeluargaan yang terasa kental sepanjang kegiatan berlangsung.
Prosesi adat menjadi salah satu momen paling berkesan dalam acara tersebut. Zakiyuddin Harahap bersama istri secara langsung memakaikan tanjak dan kain songket kepada Dandim 0201/Medan yang baru, Delli Yudha Adi Nurcahyo, beserta istri. Penyematan ini bukan sekadar simbol penyambutan, tetapi juga bentuk penghormatan serta harapan akan keberlanjutan pengabdian di Kota Medan.
Sementara itu, suasana haru turut menyelimuti saat penyerahan cenderamata kepada pejabat lama, Muhammad Radhi Rusin. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan selama menjabat sebagai Dandim 0201/Medan.
dalam sambutannya, Zakiyuddin Harahap menegaskan bahwa hubungan antara Pemerintah Kota Medan, TNI, dan Polri telah melampaui sekadar koordinasi formal. Ia menyebut, kebersamaan yang terjalin selama ini menjadi kekuatan utama dalam menghadapi berbagai tantangan di tengah masyarakat.
Ketika kita berjalan bersama, setiap tantangan terasa lebih ringan,” ujarnya dengan penuh keyakinan.
Ia juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada Muhammad Radhi Rusin atas pengabdian yang tidak hanya berfokus pada stabilitas keamanan, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
kami merasakan betul kehadiran beliau di tengah masyarakat. Terima kasih atas pengabdian yang tulus, semoga menjadi ladang amal dan sukses di tempat tugas yang baru,” ucapnya.
Kepada Dandim yang baru, Zakiyuddin Harahap menitipkan harapan besar agar sinergi yang telah terbangun dapat terus diperkuat dan ditingkatkan. Ia menilai, Kota Medan dengan segala keberagamannya membutuhkan kolaborasi yang solid dari seluruh elemen.
Medan ini kota besar dengan keberagaman yang luar biasa. Kuncinya adalah kebersamaan. Kami di Pemko Medan siap berjalan beriringan dengan TNI dan seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kondusivitas dan mendorong pembangunan,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk keterlibatan tokoh masyarakat dan tokoh agama, sebagai fondasi dalam menjaga keharmonisan kota.
kalau kebersamaan ini terus kita jaga, Medan bukan hanya aman, tapi juga semakin nyaman untuk semua,” pungkasnya.
Sementara itu, Delli Yudha Adi Nurcahyo menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat yang diterimanya. Ia menegaskan komitmennya untuk melanjutkan sinergi yang telah terbangun dengan baik selama ini.
kami siap melanjutkan kolaborasi yang sudah baik ini dan bekerja bersama seluruh elemen untuk kemajuan Kota Medan,” ujarnya.
acara pisah sambut tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, serta jajaran perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Medan. Kehadiran berbagai elemen ini semakin memperkuat pesan bahwa kebersamaan dan sinergi adalah fondasi utama dalam menjaga stabilitas serta mendorong kemajuan Kota Medan ke depan.
Ilham Gondrong


















