MEDAN I TribuneIndonesia.com– Membangun demokrasi yang sehat dan partisipatif terus digaungkan di Kota Medan. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan menerima kunjungan Parliament Tour dari Ikatan Mahasiswa Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara (IMIP USU), Senin (20/04/2026), dalam sebuah agenda edukatif yang sarat nilai kebangsaan dan kesadaran politik.
kunjungan ini bukan runitas seremonial, melainkan menjadi ruang belajar langsung bagi mahasiswa untuk memahami denyut nadi lembaga legislatif daerah. dalam kegiatan tersebut, mahasiswa diperkenalkan secara mendalam pada tiga fungsi utama DPRD, yakni fungsi pembentukan peraturan daerah, fungsi penganggaran, dan fungsi pengawasan pilar penting dalam menjaga keseimbangan pemerintahan daerah yang transparan dan berintergritas
Acara yang berlangsung di Ruang Rapat Badan Anggaran DPRD Kota Medan itu dibuka oleh Anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi PDI Perjuangan, Agus Setiawan, S.S., M.H. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan yang harus memahami sistem demokrasi secara utuh.
Mahasiswa bukan hanya penonton dalam demokrasi. mereka adalah kekuatan moral dan intelektual yang harus mampu mengawal jalannya pemerintahan agar tetap berada di rel kepentingan rakyat,” tegasnya dengan nada penuh semangat.
turut hadir dalam kegiatan tersebut, Pelaksana Tugas Sekretaris DPRD Kota Medan yang diwakili oleh Kepala Bagian Persidangan dan Perundang-undangan, Andres Willy Simanjuntak, S.H., M.H., yang memberikan pemaparan teknis terkait mekanisme kerja dewan, termasuk proses pembahasan kebijakan hingga pengambilan keputusan di tingkat legislatif.
Rangkaian kegiatan semakin menarik ketika para mahasiswa diajak mengunjungi ruang-ruang alat kelengkapan DPRD serta Ruang Rapat Paripurna. Di sana, mereka tidak hanya melihat, tetapi juga merasakan langsung atmosfer parlemen melalui simulasi jalannya rapat paripurna—sebuah pengalaman yang memberikan gambaran nyata tentang dinamika pengambilan keputusan politik di tingkat daerah.
Kegiatan Parliament Tour ini juga menjadi wadah untuk membangun komunikasi yang sehat antara mahasiswa dan lembaga legislatif. Dialog yang terjalin membuka ruang diskusi kritis, sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya partisipasi publik dalam proses demokrasi.
Lebih dari itu, kegiatan ini membawa pesan kuat bahwa masa depan pembangunan daerah tidak terlepas dari keterlibatan aktif generasi muda. Dengan pemahaman yang baik tentang sistem pemerintahan, mahasiswa diharapkan mampu menjadi motor penggerak perubahan yang konstruktif, kritis, namun tetap berlandaskan semangat kebangsaan.
DPRD Kota Medan melalui kegiatan ini menunjukkan komitmennya untuk membuka ruang edukasi politik yang inklusif, sekaligus memperkuat sinergi antara lembaga legislatif dan kalangan akademisi.
Di tengah tantangan demokrasi yang semakin kompleks, langkah ini menjadi penting bahwa membangun bangsa tidak hanya melalui kebijakan, tetapi juga melalui pendidikan politik yang mencerahkan.
Parliament Tour IMIP USU hari itu bukan hanya kunjungan biasa. Ia adalah cermin harapan bahwa dari ruang-ruang parlemen, lahir generasi muda yang siap menjaga demokrasi, mengawal keadilan, dan membawa daerah menuju masa depan yang lebih bermartabat.
Ilham Gondrong


















